
Ryan telah sampai di kantor barunya, setelah 4 jam perjalanannya. Dia pun segera menghubungi Erica.
Dengan cara mengirim pesan, jika melalui telepon dia takut akan menganggu kerjaannya Erica.
"Sayang, aku sudah sampai ya!" Chatnya di kirim ke Erica.
Ada bunyi chat masuk, Erica segera melihatnya, dan dia sangat senang karena orang yang di tunggunya telah menghubunginya.
"Kamu sudah sampai, capek tidak berjam-jam kamu dalam perjalanan, aku uda kangen kamu" balas Erica.
"Aku juga kangen kamu, pengen keruangan mu dan memeluk mu sekarang" balas Ryan.
"Iihh, uda agh sana istirahat aja, kamu pasti capek dan jangan nakal-nakal ya disana, jaga hati mu!" Balas Erica.
"Iya, aku juga capek mau istirahat, tenang aja sayangku, hati ini cuma untukmu!" Balas Ryan.
Setelah itu Erica tidak membalas chat Ryan lagi, kalau di lanjutkan membalas Ryan tidak akan istirahat.
Sudah berjam-jam berlalu Erica menunggu Ryan menghubunginnya, Erica pun sudah pulang dan berada di rumahnya.
"Tumben kamu pulang dan pergi tidak di antar oleh Ryan" tanya mamanya.
"Ryan mutasi kerjanya ma, ke daerah lain" jawab Erica.
__ADS_1
Mereka sekeluarga telah berkumpul di meja makan, siap untuk makan malam.
"Lalu kamu bagaimana lah dek?" Kata Kenzo.
"Ya abang lagi lah antar jemput" kata Erica.
"Ogah" kata Kenzo bercanda.
"Iih, abang jahat ma, pa!" Teriak Erica.
"Hubungan kalian baik-baik saja kan" kata mamanya.
"Baik ma"
"Iya pa, Ica percaya"
"Tapi tidak harus 100% percaya padanya juga" kata papa.
"Kenapa pa?" Tanya Kenzo.
"Kamu juga tau Ken, kamu cowok" kata papa.
Mama hanya tersenyum dan mengangguk mengiyakan apa yang suaminya bilang, dan mamanya juga berkata, dia juga tidak percaya 100% ke suaminya. Tetapi kepercayaan tetap di jaga di masing-masing pihak dan itu lah yang membuat bertahan.
__ADS_1
Sekali saja kepercayaan itu hilang, maka sulit untuk percaya lagi.
Selesai mereka makan malam, Erica kembali ke kamarnya, melihat apakah sudah ada chat dari Ryan, ternyata belum. Erica pun menulis pesan untuk mengirim kepada Ryan, "sayang kamu lagi ngapaen kog gak hubungin aku" kata Erica.
Erica meneleponnya pun tidak di angkat.
Rindu kian membara di hati Erica, bagaimana gak rindu ini kali pertamanya dia, dia d tinggal pisah jauh dari Ryan, baginya cobaan dalam hubungan.
Ryan yang disana baru selesai dari pekerjaannya dan melihat hp, setelah dilihatnya ada beberapa panggilan dari Erica dan pesan masuk. Dia membukanya dan melihatnya, " aku sibuk sangat sayang, disini benar-benar banyak pekerjaan!" Balas Ryan.
"Tapi setidaknya hubungin aku, masak semenit aja chat aku gak bisa" balas Erica lagi dengan sedikit kesal, dia belum bisa mengotrol emosinya.
"Lain kali, gak begitu lagi kog!" Balas Ryan.
"Ya uda aku mau tidur, besok kerja, kamu juga tidur uda jam 11 malam lo!" Balas Erica.
"Iya, bye sayang! Love you" balas Ryan.
Erica yang membaca pesan dari Ryan pun merasa senang karena sejak pertama mereka jadian tidak pernah mengatakan love you, hanya bilang menyayangin Erica.
"Love you too" balas Erica dan mengirim kan emoticon cium.
Ryan pun mengirim kabar ke mamanya kalau dia sudah sampai, dia lupa memberi kabar ke mamanya.
__ADS_1