Kehidupan Setelah Pernikahan

Kehidupan Setelah Pernikahan
Ep 04- Perasaan Memiliki


__ADS_3

Setelah kejadian dimana Ryan menyatakan perasaannya kepada Erica, dia merasa sangat lega.


Perasaan ingin memilikinya pun semakin kuat.


Ketika seorang pria sedang mengejar cintanya, dia benar-benar merasakan harus memiliki seutuhnya wanita itu, dia menunjukan segala yang ada dalam dirinya yang terbaik, tidak yang buruk.


Pov Erica


Erica pulang dalam keadaan sangat senang, walau tidak terang-terangan ia tunjukan kepada Ryan, karena ia ingin Ryan benar-benar menunjukan cintanya.


Keadaan sudah malam, mama, papa dan Kenzo abang Erica pun telah berada dikamar, kluarganya tidak mengkhawatirkannya, karena mereka tau jika Erica bersama orang yang tadi malam juga sempat berbicara dengannya.


Paginya mereka telah berkumpul di meja makan, "bagaimana Ca" tanya Kenzo.


"Ya, benar kata abang!" jawab Erica.


"Tebakanku selalu benar" bangga Kenzo pada dirinya sendiri.


"Apanya benar Kenzo?" tanya mamanya


"Itu ma, Ica kita ini sudah menemukan pasangannya dan yang semalam itu" jawab Kenzo.


"Benar itu Ica?" tanya mamanya.

__ADS_1


"Benar ma" sambil malu-malu Erica menjawabnya.


"Papa tidak masalah kamu dengan nak Ryan, yang papa harapkan kamu jalanin dengan serius tidak untuk main-main, ingat usia mu, bukanlah usia yang muda lagi untuk bermain dalam hal perasaan, saling percaya kunci utama, jika orangnya mau bekerja dan menyayangimu lebih dari mama papa menyayanginmu, itu sudah cukup, tidak perlu laki-laki itu yang mapan, karena rejeki sudah di tempatnya masing-masing dan kalian bisa cari bersama" pesan dari papanya.


"Iya pa, Ica akan berusaha untuk jadi yang baik lagi, ingat kata papa" jawab Erica.


Papa Erica bukanlah orang yang suka mengekang anak-anaknya, dia ingin anaknya memilih jalan hidupnya sendiri, tetapi tetap ia arahkan dan bantu.


"Baik, pa, ma, Ica mau berangkat kantor dulu" sambil mengambil tasnya yang ia letakkan di bawah meja.


"Ayo bang, berangkat nanti telat ini!"


"Iya adek bawel, yang mau ketemu pacarnya cepat-cepat" goda Kenzo.


"Pajak jadian mana ni!" goda Yuli.


"Enggak ada lah pajak Yul, ini udah makan pajak setiap hari" kata Erica.


"Selamat ya Ica, semoga kalian langgeng sampai kakek nenek" doa dari Yuli.


"Amin"


"Ini belum nikah Yul, doanya gitu amat?" kata Erica.

__ADS_1


"Biar cepat merrid!" kata Yuli


"Nah kamu sendiri gimana dengan Budi?" tanya Erica.


"Mau santai dulu" jawab Yuli.


Sebelum ke kantor pun Yuli di jemput oleh Budi untuk diantar ke kantor, setiap hari mereka bertemu, setelah mereka menjadi sepasang kekasih.


Ryan pun sampai ke kantor, dia melihat Erica dan hanya tersenyum pada Erica, Erica pun tersenyum balik pada Ryan.


"Pagi sayang, semangat bekerja ya!" tiba-tiba ada pesan masuk di hpnya Erica, ketika Erica baru masuk keruangannya.


Di balas nya "Ok"


"Kog, ok aja enggak ada panggilan sayangnya" goda Ryan membalas pesan dari Erica.


"Ok, sayangggg!!! puas!!" pesannya langsung di kirim. Dalam batin Erica, dia berkata "gini amat ni cowok, padahal cool, formal?".


Erica pun melanjutkan kerjaan yang ia tinggalkan, semalam yang tidak dia selesaikan, setelah melihat pesannya tidak ada balasan lagi dari Ryan.


Di ruangannya Ryan sedang tersenyum sendiri, membaca pesan Erica, dia merasa sangat senang dengan tanggapan Erica.


"Erica pasti sedang memerah mukanya, pasti lucu" batin Ryan.

__ADS_1


__ADS_2