Kehidupan Setelah Pernikahan

Kehidupan Setelah Pernikahan
Ep 20. Kebahagiaan


__ADS_3

1 bulan pun berlalu, Erica menjalanin hari-hari seperti biasa, dia lebih membuka pikirannya, sehingga kondisi tubuhnya lebih baik berserta janinnya.


Hari ini Ryan menyempatkan diri untuk menemanin Erica memeriksa kandungannya.


"Sudah siapa, ayo berangkat" kata Ryan saat melihat Erica telah berpakaiaan rapi.


Mereka memasukin mobil, dan Ryan membawanya dengan kecepatan sedang, karena rumah sakit tempat Erica periksa itu tidak begitu jauh.


Seperti biasa Erica mendaftarkan diri atas kehadirannya untuk memeriksakan kandungannya, dan menjalanin aturan seperti biasa. Setelah selesai semuanya Erica keruangan tunggu, menuju tempat dimana Ryan telah duduk.


"Hai" sapa Erica kepada seseorangan dan seketika Ryan pun melihat kebelakangan karena mendengar suara yang tidak asing baginya.


"Erica, kita ketemu lagi, apa kabar?" Sapa wanita tersebut.


"Baik Mita, kamu sendiri apa kabar sudah nampak besar sekali perut mu" kata Erica riang, Mita yang melihat hal tersebut beda dengan waktu lalu.


"Iya ini, sudah masuk 7 bulan ini kan, lalu kamu sudah 4 bulan tu mulai nampakkan!" Jawab Mita.


"Iya ya" kata Erica.


"Kamu sendirian hari ini?" Tanya Mita.


"Enggak sama suamiku" jawab Erica sambil menunjuk dengan telunjuknya dimana Ryan sedang duduk dan kebetulan Ryan melihat kebelakang.


Dan betapa terkejutnya Ryan dan Mita karena mereka merupakan teman masa kecil.


Ketika Ryan dan Mita kecil pernah berkata bahwa mereka ingin nikah jika sudah besar, tetapi kenyataannya mereka terpisah karena orang tua masing-masing memilih daerah yang berbeda, tetapi yang mereka alami hanya cinta monyet, cinta anak kecil.


"Mita" sapa Ryan, Mita yang masih diam mematung karena kaget bertemu kembali.

__ADS_1


"Ryan, benar ini kamu?" Tanya Mita seperti tidak yakin dengan pandangannya.


"Iya ini aku loh!" Jawab Ryan.


"Yak ampun Ryan, aku gak nyangka kita bakal bertemu kembali" kata Mita.


Erica yang berada disitu heran mengapa kedua orang ini seperti orang lama yang tidak bertemu.


"Iya, aku kangen loh sama kamu!" Kata Ryan


Dan ketika Erica mendengarnya terasa jantungnya sejenak berhenti, "deg" begitu, bagi Erica bisa-bisanya Ryan bilang kangen terhadap wanita lain didepan istrinya.


"Iya aku juga kangen sakin lama tidak bertemu, ow iya, Erica ini istri mu ya!" Tanya Mita.


"Iya, kenalin ini Erica istri ku, dan kami baru kog di daerah ini!" Kata Ryan.


Erica tersenyum lebar, walau binggung apa yang terjadi.


Ryan pun memberitahu kepada Erica, bahwa Mita adalah teman masa kecilnya.


"Bu Erica" panggil susternya ketika mereka sedang asik-asiknya mengobrol.


"Kami duluan ya" kata Erica dan Ryan hampir bersamaan.


Erica melakukan pemeriksaan seperti biasa dan memuji Erica, karena Erica berhasil memperbaiki gizi ditubuhnya, dan tensinya sudah mulai stabil.


Dokter juga memberitahu bahwa bayi dalam perut Erica, mulai menampakkan perkembangan yang baik.


Erica yang mendengar hal tersebut sangat lah senang, karena memang begitu la yang dia harapkan.

__ADS_1


Ryan yang berada disana pun sangat bahagia melihat anaknya langsung, dan Ryan juga susah puas dengan penjelasan Dokter.


"Asalkan istri anda bahagia, maka anak kalian akan bahagia, jika istri anda menangis begitu jg sebaliknya" kata Dokternya.


"Iya Dok" jawab Jesica.


Ryan yang mendengar perkataan Dokter pun mulai mengerti, apa yg terjadi beberapa bulan ini.


"Untuk jenis kelaminnya bulan depan ya" kata Dokter tersebun.


"Iya kah Dok, gak sabar nunggu bulan depan" jawab Erica.


Ryan menyimpulkan semua ini tergantung bagaimana ibu si bayi, dan si bayi pun berkembang.


Ketika selesai dari pemeriksaan, mereka bertemu Mita lagi di luar.


"Kamu sudah berapa bulan usia kandungannya, anak pertama juga ya?" Tanya Ryan.


"Baru memasukin bulan ke 7, ini anak ketiga lo, aku punya 2 anak cewek dan mereka dirumah berserta papanya, makanya aku sendirian" bagi Ryan, Mita mandiri.


"Wah! Kamu nikah muda ya dari aku dan kamu masing-masing pindah tidak mengetahui kabar lagi!" Kata Ryan.


"Iya ini, anak ku berusia 6 tahun paling besar dan yang ke 2 baru berusia 4 tahun" jawab Mita lagi.


Setelah sekian lama mengobrol, Erica pun ingin mengajak Ryan agar cepat pulang dia hanya capek saja


"Mit, kami duluan ya mau ke kasir?" Ajak Erica.


"Iya, Mit kami mau pulang dulu, lain kali kita ketemu lagi!" Jawab Ryan.

__ADS_1


Mereka pun berpisah dan Mita memasuki ruangan pemeriksaan.


Erica pun segera kekasir membayar segala tagihannya.


__ADS_2