
...🍀🍀🍀...
Kastil hijau adalah salah satu kastil di istana Raja iblis yang dibangun oleh Kainer khusus untuk tamu kehormatan. Saat ini, Zefanya dan ayahnya Raja Vairas adalah tamu kehormatan di istana iblis.
Mengapa Raja Vairas menjadi tamu kehormatan di istana iblis? karena Raja Vairas telah berjasa banyak di masa lalu untuk membantu Kainer alias Lucifer untuk naik tahta sebagai Raja iblis dan membantunya membangun pasukan iblis untuk berkembang pesat.
Kainer dan Keith menemui Raja Vairas di kastil hijau. Disana Kainer disambut dengan baik oleh Raja Vairas dan Zefanya.
"Salam kepada Baginda Raja Vairas" Kainer memberikan hormatnya pada Raja itu meski posisinya lebih tinggi dari Vairas.
"Tidak perlu bersikap formal seperti itu padaku wahai raja iblis, kau ini seperti sedang bicara pada siapa saja", kata Raja Vairas dengan suara yang rendah dan lembut. Di sebelah tempat duduknya ada Zefanya, putri nya satu satunya yang sangat ia sayangi.
"Baiklah, kalau begitu aku tidak akan berbasa-basi lagi pada mu Raja Vairas. Sebenarnya ada apa kau tiba-tiba datang kemari?" tanya Kainer langsung pada intinya, bibirnya menunjukkan senyum tapi matanya menatap tajam.
"Rupanya kau cepat tanggap juga Raja iblis. Aku kesini datang untuk menagih janji dan memperjuangkan hak putriku" jelas Raja Vairas dengan senyuman tipis di bibirnya
DEG!
Hati Kainer terusik saat mendengar bahwa Raja itu ingin menagih janjinya. Padahal selama beratus-ratus tahun Raja Vairas tidak pernah sekalipun membahas soal janji yang pernah mereka buat di masa lalu. Kainer sempat berfikir kalau Raja itu sudah lupa dengan janji yang pernah mereka buat.
Kainer mulai terganggu dan khawatir dengan kata menagih janji itu. Kira-kira janji apakah yang dibuat olehnya dan Raja Vairas hingga membuatnya sangat terusik?
"Kenapa kau diam saja? kau akan memenuhi janji mu bukan?" tanya Raja Vairas sambil meminum air berwarna merah pekat yang berada di dalam cangkir.
Memang benar Kainer pernah membuat perjanjian dengan Raja Vairas yang telah menolong nya dari ambang kematian dan membantunya membangun kerajaan iblis. Kainer pernah berjanji akan mengabulkan tiga keinginan Raja Vairas.
Dia tidak akan meminta hal yang macam-macam kan? batin Kainer resah
"Aku akan menggunakan keinginan kedua ku hari ini, karena keinginan pertamaku sudah kau wujudkan yaitu membangun istana klan serigala dan rubah. Keinginanku yang kedua ini, aku ingin kau menjadikan putriku sebagai Ratu mu" jelas Raja Vairas
Sudah kuduga, dia akan menagih janji yang ini.
__ADS_1
"Bukankah kita sudah sepakat untuk membatalkan perjodohan ku dan putri Zefanya? kau juga sudah setuju sebelumnya tentang pembatalan itu!" seru Kainer tegas
BRAK
Wajah Raja Vairas yang sebelumnya lembut, langsung berubah menjadi wajah yang marah dan penuh emosi. Raja Vairas bahkan menghancurkan meja yang ada di depannya dengan satu tangan.
"Raja iblis! ini keinginan ku dan kau harus menepati janjimu. Aku ingin kau menikahi putriku, itu artinya kau harus menikahinya!" ucap Raja Vairas sambil menatap tajam Raja iblis yang sudah di depannya itu.
Diam-diam Keith menyembunyikan senyuman kepuasan di dalam hatinya dan ia yakin bahwa rajanya akan menikah dengan Putri Zefanya. Keith berkata dalam hatinya seandainya saja Camelia ada di sini dan mendengarkan pembicaraan mereka, pasti gadis itu akan sakit hati. Keith membayangkan bagaimana reaksi Camelia nantinya, ia jadi tidak sabar untuk memberitahukan berita ini kepada Camelia.
"Maaf, aku tidak bisa menikahi putrimu. Tapi, aku bisa memberikan dan mengabulkan permintaanmu yang lain asal jangan pernikahan" Kainer bicara dengan penuh ketenangan meski Raja Vairas terlihat berapi-api.
Ternyata dia benar-benar menentang pernikahan ini karena manusia rendahan itu. batin Zefanya kesal
Aku tidak bisa menikahi Zefanya, tempat Ratu dan istriku satu satunya adalah untuk Camellia.
"Jadi kau mau seperti ini? kau tidak tau balas budi" Raja Vairas murka. Ia tidak mau tahu, kalau Kainer yang sudah berjanji akan mengabulkan semua permohonannya. Dan Kainer harus menepati janjinya.
"Yang mulia, boleh saya tahu mengapa anda menolak pernikahan dengan Putri Zefanya? bukankah pernikahan itu membawa pengaruh yang baik untuk kerajaan kita. Contohnya memperkuat kekuatan dunia iblis dan juga Putri Zefanya sangatlah cantik juga kuat, cocok untuk menjadi Ratu di kastil ini"
Keith berbicara seolah membujuk agar Kainer menyetujui pernikahan nya dengan Zefanya.
"Keith, apa aku pernah memintamu untuk berpendapat? kau mulai berani ya akhir-akhir ini, sebaiknya jaga mulutmu itu!" Kainer mendengus kesal, matanya menatap tajam Keith yang ada di sampingnya.
"Maafkan hamba, yang mulia.." Keith menunduk takut pada Raja nya itu
Bagaimanapun juga pernikahan yang mulia raja dan Putri Zefanya pasti akan terjadi. Yang mulia Raja tidak akan bisa menolak kalau ada tekanan dari bangsa iblis yang lain.. Yang mulia pasti akan mendengarkan kata-kata rakyat nya. Ya, benar! aku harus membuat iblis lain mendesak pernikahan ini. Toh, mereka jelas tidak akan setuju jika manusia rendahan itu menjadi ratu mereka. Keith tersenyum sinis seolah merencanakan sesuatu yang buruk di kepalanya
"Keith! aku ingin sendirian, kau pergilah pada Camellia. Siapa tau dia membutuhkan mu" ucap Kainer sambil memegang kepalanya yang terasa berat
"Yang mulia tidak akan menemui nya?"
__ADS_1
"Tidak untuk hari ini" jawab Kainer sambil masuk ke dalam kamarnya untuk menenangkan diri.
Keith senyum-senyum dan melangkah dengan semangat untuk menemui Camellia di kamarnya. Hanya butuh beberapa detik untuk Keith sampai di depan istana Pragma yang hanya dijaga beberapa iblis kelas menengah.
"Saya datang yang mulia" Keith menunduk memberikan hormat dan senyuman ramahnya pada Camellia yang sedang duduk di kursi.
Ada apa dengannya? apa kepalanya terbentur sesuatu? mengapa dia yang selalu memasang ekspresi marah dan benci padaku, sekarang malah tersenyum ramah dan memanggilku yang mulia dengan penuh hormat? Camellia menatap tajam Keith yang menurutnya bertingkah sangat aneh dari biasanya. Iblis selalu menatapnya dengan penuh kebencian itu, tiba-tiba memberi hormat dan tersenyum ramah padanya? sungguh mengherankan dan membingungkan.
Monia juga keheranan dengan sikap Keith yang tiba-tiba berubah. Sikapnya yang selalu sinis pada Camellia, menjadi ramah.
"Oh kau sudah datang, kebetulan sekali aku lapar" ucap gadis itu dengan berani menatap tajam Keith.
"Yang mulia ingin makan apa? saya akan bawakan" jawab Keith
"Aku mau makam ayam panggang yang ada di dunia manusia, tepatnya di toko ayam panggang Marice"
"Baik, akan saya laksanakan" jawab Keith patuh
Eh? reaksi macam apa ini? bukannya biasanya dia akan menggerutu dan marah jika di suruh suruh seperti ini olehku? aneh!
Kali ini Camellia dibuat terpana oleh sikap Keith dan keramahannya. Ia yakin bahwa ada sesuatu di dalam keramahannya itu.
"Tunggu! aku mau minuman soda dan wine, bawakan juga itu untukku dari cafe yang ada disebelah toko ayam itu!" seru Camellia memerintah
"Baik, mohon tunggu sebentar yang mulia" jawab Keith sambil tersenyum ramah
Ya benar, manusia rendahan. Kau memang harus menunggu sebentar lagi, aku akan menyenangkan dulu hatimu lalu aku akan menjatuhkannya.
Ada apa dengan tuan Keith? dia terlihat aneh. batin Monia bingung
...---***---...
__ADS_1