
...🍀🍀🍀...
Tidak pernah terpikirkan sebelumnya olehku, bahwa aku akan bertemu lagi denganmu di kehidupan kali ini. Ini seperti mimpi indah yang menjadi nyata, aku bisa melihatmu di dalam wujud Violetta. Meski, mau kau berwujud seperti apapun.. kau tetaplah Camelia ku, Violet ku.
Leon menatap Violet dengan penuh cinta dan kasih, ia merindukan Violet/Camellia. Leon sangat bersyukur karena Tuhan masih mengizinkan nya melihat Camellia. Walau harus menunggu selama ratusan tahun.
"Aku pasti akan menjaganya. Tapi kenapa kau ada disini? dan kenapa kau masih hidup sampai sekarang?!!' Leon baru ngeh, mengapa wanita tua yang hidup di zaman dahulu masih hidup sampai sekarang.
Bukankah ratusan tahun sudah berlalu? lalu kenapa Gloria masih sama seperti sebelumnya dan masih hidup? Hal ini tentu saja membuat Leon kebingungan.
"Panjang kalau ku ceritakan semuanya. Intinya aku menemui mu dan tuan putri untuk memastikan bahwa kalian sudah bertemu. Ternyata kalian baik-baik saja dan telah bertemu syukurlah" Gloria tersenyum di wajah keriput nya itu
"Aku pikir kau adalah orang jahat, lalu kenapa dia tidak sadarkan diri? kau apakan dia wanita tua?!" Leon marah dan cemas karena Violet masih belum sadar.
"Tenanglah Raja iblis, dia baik-baik saja. Sebentar lagi dia akan sadar. Tapi maafkan aku, aku tidak bisa membantumu membuatnya mengingat apa yang sudah terjadi sebelumnya dan kehidupan nya sebelum nya" jelas Gloria pada Leon. Dia tidak bisa membantu Violet mengingat ingatannya tentang Camellia yang ada di dalam dirinya. Karena hal ini bertentangan dengan hukum alam.
"Tidak apa, lebih baik seperti ini. Lebih baik dia tidak mengingat ku, jika dia mengingatku dan masa lalunya. Dia hanya akan membenciku karena aku pernah membunuhnya" ucapnya sambil menoleh ke arah Violet yang masih belum sadarkan diri di pelukan nya.
"Aku tidak yakin kalau dia membencimu Raja iblis. Namun, semangat lah! penuhi janjimu padanya di kehidupan yang lalu" Gloria mengingatkan Leon tentang janjinya di masa lalu.
"Ya aku tau, aku akan menjaga janjiku. Aku akan melindungi nya walau dari kejauhan dan sebisa mungkin aku akan menjauh darinya"
"Aku tidak yakin kau bisa menjauh darinya, kau sudah jatuh cinta lagi dengannya kan? makanya kau kemari karena kau ingin menyelamatkan nya" tebak Gloria setelah melihat Leon pergi dengan menggunakannya kekuatan nya untuk menolong Violet.
"Aku tidak jatuh cinta padanya" sangkal Leon
Aku sudah berjanji tidak akan dekat denganmu di kehidupan kali ini, tapi kenapa aku masih dekat denganmu?
"Baiklah, karena tugasku mengingatkan mu sudah selesai. Aku akan pergi"
"Tunggu! kemana kau akan pergi?" tanya Leon pada Gloria
"Aku pergi kemanapun, disini aku hanyalah pengemis yang tidak punya apa-apa. Aku berprofesi sebagai peramal disini yang nomaden" jelas Gloria pada Leon
"Kau bisa tinggal disisi ku"
"Haha, ada apa ini? apa kau sedang menguji ku? atau bagaimana?" Gloria tertawa kecil, dia tak percaya pada si Raja iblis itu akan memintanya tinggal disisinya. Padahal Raja iblis itu tidak menyukai Gloria dan selalu menyebutnya wanita tua.
"Aku serius, tinggal di sisiku. Aku membutuhkan mu" pinta Leon pada Gloria, si penyihir itu.
__ADS_1
Jika si wanita tua ini tinggal di sisiku, aku bisa meminta bantuan nya setiap saat.
"Jadi apa kau baru sadar kalau aku berguna?" tanya Gloria
"Aku bisa memberikan apa yang kau mau, di dunia ini kau bisa hidup bahagia. Tidak seperti hidupmu ratusan tahun yang lalu" Leon memberikan penawaran yang menarik untuk Gloria agar dia bisa tinggal disisinya.
"Apapun yang ku mau? kau akan mengabulkan nya?" tanya nya serius
"Tentu saja" jawab Leon santai
"Aku mau tempat tinggal seperti istana"
"Bisa"
"Uang berlimpah?"
"Akan aku berikan" jawab Leon santai
"Serius?"
"Ya" jawab Leon singkat
"Ya janji"
Gloria menyetujui tawaran dari Leon, wanita tua itu tersenyum lebar pada Leon. Setelah itu Leon membawa Violet yang belum sadarkan diri juga ke rumahnya untuk sementara waktu. Gloria juga ikut kesana.
"Wah.. aku tau dari luar kalau rumahmu itu besar, tapi ternyata dalam rumahmu juga besar sekali ya Raja iblis" Gloria terkagum-kagum dengan senyum lebar di bibirnya, melihat rumah yang luas seperti istana itu.
"SST.. disini jangan panggil aku begitu, aku adalah Leonardo" jawab Leon sambil membekap mulut si wanita tua itu. Leon takut kalau ada yang mendengar ucapannya.
Leon membaringkan tubuh Violet di ranjang kamarnya. Pria itu menatap Violet dengan penuh kasih sayang.
Bilangnya tidak akan jatuh cinta lagi, tapi lihatlah dia. Dia masih saja sama, sebelum atau sesudah ingatan nya kembali. Perasaan memang tidak bisa dibohongi. Gloria bisa merasakan kalau Leon alias Kainer masih mencintai Violet alias reinkarnasi Camellia, kekasihnya.
"Wanita tua, apa kau yakin dia baik-baik saja? kenapa dia tertidur begitu lama? aku harus panggil dokter untuk memeriksanya!" seru Leon cemas, melihat Violet yang pingsan lumayan lama.
"Tidak perlu panggil dokter, dia baik-baik saja. Sekarang dia hanya sedang tidur karena sihir tidurku padanya. Dalam waktu 30 menit lagi, dia akan sadar" jelas Gloria yang meyakinkan bahwa Violet baik-baik saja.
"Haah.. syukurlah, kalau begitu kau ikut aku. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu" ajak Leon pada si wanita tua bernama Gloria tersebut.
__ADS_1
"Baiklah" Gloria mengangguk
Leon dan Gloria keluar dari kamar tempat Violet tidur. Kemudian beberapa pelayan disana membungkuk penuh hormat di depan Leon.
Keren sekali! ratusan tahun yang lalu dia iblis yang kuat, sekarang dia juga masih berjaya. Gloria kagum dengan orang-orang yang ada di sekeliling Leon. Dan tentunya harta yang dibawa Leon.
"Salah satu dari kalian harus ada yang menjaga gadis itu. Beritahu aku kalau dia sudah sadar, dan salah satu dari kalian juga harus menyiapkan kamar tamu untuk nenek penyelamat ku ini " jelas Leon kepada para pelayannya
"Nenek?! hei aku bukan.."
"Kau adalah nenek" Leon tersenyum menyeringai ke arah Gloria seolah mengisyaratkan sesuatu
"Iya aku adalah nenek" jawab Gloria malas
Huuh! aku benci di panggil nenek. Aku ini kan masih muda!. Umpat Gloria di dalam hatinya
"Baik tuan muda, akan kami siapkan" jawab para pelayan nya patuh.
"Bagus. Dan kau Smith!" seru Leon pada kepala pelayan di rumahnya itu
"Ya, tuan muda?"
"Siapkan cemilan dan minuman untuk tamu kita" titah nya pada si pria tua yang dipanggil Smith itu.
Sambil menunggu Violet bangun dari tidurnya, Gloria dan Leon mengobrol di halaman depan rumah mereka. Leon menggunakan sihir pelindung nya agar tidak ada orang yang bisa mendengar pembicaraan mereka.
Leon sangat penasaran kenapa Gloria bisa berumur panjang. Akhirnya Gloria angkat bicara tentang alasan nya berumur panjang itu.
Sebenarnya Gloria memiliki rahasia mengapa dia bisa berumur panjang dan hidup sampai ratusan tahun. Hal ini berkaitan dengan orang tuanya.
"Orang tua saya sebenarnya berasal dari bangsa manusia dan bangsa iblis"
"A-Apa?!" Leon terpana kaget, ia baru mengetahui kalau Gloria adalah setengah iblis. Leon tidak pernah mencium aroma iblis pada diri Gloria. Itulah yang membuatnya heran.
"Benar Raja iblis, itulah alasan mengapa saya berumur panjang" ucap Gloria jujur
"Lalu kenapa.. kenapa kau tidak mengatakannya pada ku? pada semua orang dulu?!" Leon menantikan apa yang akan dijelaskan Gloria padanya.
...----****----...
__ADS_1