
...🍀🍀🍀...
Untuk pertama kali dalam hidupnya ,perasaan Leon alias Lucifer menjadi campur aduk. Violet hamil? bagaimana bisa secepat ini? mereka baru melakukan nya semalam dan pada pagi hari nya Violet dinyatakan hamil? apa yang sebenarnya terjadi?
Tubuh Leon gemetar, dia berjalan dengan gelisah mondar-mandir di depan ruangan tempat Violet di rawat. Dia bingung dengan apa yang harus dia katakan pada Violet.
"Aku sangat yakin, aku adalah ayah bayi itu! Tapi mengapa Violet hamil secepat ini? bukankah manusia itu baru bisa ketahuan selama satu minggu atau mungkin lebih?" Leon masih memikirkan hal yang tidak masuk akal ini.
Leon mondar-mandir sambil melirik ke arah ruangan Violet. Gadis itu masih belum sadarkan diri dan terbaring di ranjang.
SLING!
Wushhh----
Gloria menghentikan waktu selama beberapa detik, dia tiba-tiba muncul di depan Leon menggunakan gulungan teleportasi nya.
"Aku tau kau akan membuat ulah" Gloria menggelengkan kepalanya
"Bagus karena kau ada disini! aku memang membutuhkan mu!" seru Leon seperti mendapatkan bantuan tidak terduga
"Apa yang kau lakukan kali ini Raja iblis? Pasti ada alasan mengapa kau menggunakan kekuatan penghenti waktunya? Dan kenapa aku merasakan hal aneh disini?" tanya Gloria merasakan hal yang aneh disana, dia mencium aroma kehidupan.
"Gloria, aku sudah tidur dengan Violet.. semalam dan sesuatu terjadi padanya hari ini" kata Leon dengan wajah serius
"Kau? menghancurkan prinsip nya?! jadi semalam kalian sudah melakukan nya? bagaimana bisa kau melakukan itu?! cinta suci kalian sudah tidak suci lagi! hah kecewa aku!" Gloria tak percaya bahwa Leon akan kehilangan kendalinya, padahal di masa lalu Leon alias Lucifer bisa menahan diri terhadap Camellia dan selalu menjaga kesucian cinta mereka.
"Aku benar-benar tidak tau apa yang terjadi semalam, aku benar-benar tidak sadarkan diri. Padahal itu hanya alkohol biasa yang selalu aku minum. Namun, saat itu aku merasakan ada seseorang yang datang padaku. Ketika aku mengejarnya, orang itu menghilang. Aku yakin pasti orang itu yang mencampurkan sesuatu ke dalam alkohol ku" Jelas Leon yakin bahwa ada seseorang yang menjebaknya
"Hem...semalam aku merasakan kekuatan iblis di sekitar rumahmu. Mungkinkah ada iblis lain selain dirimu yang berada di dunia ini?" tanya Gloria menebak-nebak
__ADS_1
Leon terperangah mendengar pertanyaan Gloria. Benarkah ada iblis lain selain dirinya yang berada di dunia itu? lalu apa tujuan nya mencelakai Leon?
Mereka mengesampingkan tentang iblis itu, kemudian pembahasan kembali menjadi tentang Violet. "Mengapa nona Violet bisa hamil secepat itu? tentu saja karena dia mengandung anakmu"
"Tunggu! bukankah kehamilan manusia tidak secepat ini? Apakah dulu saat ibu mengandung kau dan kakak mu, bagaimana dan apa yang terjadi?" tanya Leon penasaran
"Ibu ku adalah bangsa iblis, kehamilan seseorang dari iblis hanya berlangsung selama 3 bulan. Tapi, karena bayi yang dikandung nya saat itu adalah setengah manusia.. saat itu ibu ku mengandung kami selama 6 bulan" jelas Gloria tentang ibunya dulu
"Apakah Violet juga akan seperti itu? dalam waktu 6 bulan dia akan melahirkan?" tanya Leon
"Seperti nya begitu" Gloria sedikit tidak yakin karena dia belum pernah menemukan ada wanita dari bangsa manusia mengandung bayi dari bangsa iblis
"Lalu apa yang harus aku lakukan?Dia pasti akan curiga karena kehamilan yang sangat cepat!" Leon bingung karena perut Violet yang akan membesar dalam waktu cepat juga melahirkan tidak seperti manusia biasa.
"Kau ingin dia tidak curiga dan tidak terkejut kan? kalau begitu, beritahukan kepada nya bahwa kau adalah Raja iblis dan dia sedang hamil anak Iblis. Jelaskan juga perbedaan antara hamil anak manusia dan hamil anak iblis" kata Gloria dengan mudahnya
"Lalu harus bagaimana? cepat atau lambat dia pasti akan ingat semuanya. Kau takut dia membencimu kan? itu seperti nya memang akan terjadi, tapi tidak selamanya dia akan membenci mu karena kau mengandung anaknya. Jika dia tau nanti, bukankah itu akan membuat nya semakin membencimu.. Raja iblis" jelas Gloria memberitahu pada Leon pendapatnya
Dia benar juga, cepat atau lambat Violet akan mengingat masa lalu nya sebagai Camellia. Dia juga akan ingat denganku. Tapi dia sedang hamil anakku.. bagaimana aku menjelaskan nya?
"Kalau kau tidak mau dia tau, maka nikahilah dia secepatnya. Bilang saja kelahiran bayinya prematur, sebelum dia tau semuanya" Gloria memberi saran pada Raja iblis yang terlihat bingung itu
"Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi!" Leon menggaruk-garuk kepalanya, ia sangat bingung dan takut.
Menikahinya? aku ingin sekali melakukan itu, tapi dia tidak akan menerima ku dengan mudah. Sekarang saja hubungan ku dengannya sedang memanas. Leon bingung karena Violet masih marah padanya karena kejadian semalam juga Violet yang mencurigainya.
"Aku akan mencari tau tentang manusia yang hamil anak iblis, selama pencarian itu. Aku harap kau tidak mencari ku dulu" kata Gloria yang ingin membantu Leon memecahkan masalahnya.
"Sebelumnya terimakasih atas saran mu dan bantuan mu juga" ucap Leon tulus kepada wanita tua itu.
__ADS_1
"Aku bukan membantumu, tapi aku membantu gadis manusia yang malang itu! Jadi, tidak perlu berterimakasih padaku" ucap Gloria ketus seperti biasanya jika berhadapan dengan Leon, "Oh ya, jangan lupa kalau kehamilan manusia itu sangat rentan.. apalagi dia sedang mengandung anak mu, Raja iblis. Mungkin kehamilan nya tidak biasa, berkonsultasi lah dengan dokter manusia" Gloria tersenyum seraya mengingatkan Leon agar menjaga Violet.
Gloria terpaksa pergi menaiki mobil dengan uang yang diberikan Leon, karena dia tidak bisa menggunakan sihir nya dalam satu waktu.
Leon memberanikan dirinya untuk masuk ke dalam ruangan Violet. Fakta tentang dirinya yang sudah menodai kesucian gadis itu dan membuatnya hamil, membuat Leon merasa bersalah.
"Pak Leon?" tanya Violet sambil memegang kepalanya yang masih terasa pusing
"Sudahlah, jangan banyak bergerak! kau sedang sakit" Leon kembali membaringkan tubuh mungil Violet di ranjang itu
Bagaimana ini? apa yang harus aku katakan untuk membujuknya agar dia mau menikahi ku?
"Aku berada di rumah sakit?" tanya Violet menebak-nebak dimana dirinya berada. Violet memegang perutnya. "Ugh..."
Mengapa aku merasa seperti ada sesuatu yang menendang perutku?. Violet terheran-heran dengan gerakan yang ada di perutnya
"Kau kenapa? apa perutmu sakit lagi?" tanya Leon cemas mendengar rintihan gadis itu
"Aku.. aku merasa ada sesuatu yang menendang perutku" jawab Violet bingung dengan apa yang menendang perutnya.
Kedua mata Leon terbuka lebar, dia menelan saliva nya, terbelalak dengan kata-kata Violet.
Deg!
Deg!
Jantung Leon berdegup dengan kencang, apakah mungkin tendangan yang dikatakan oleh Violet itu adalah calon anaknya?
...---***---...
__ADS_1