Kekasihku Raja Iblis

Kekasihku Raja Iblis
Pernyataan Annelise


__ADS_3

...🍀🍀🍀...


Kerajaan Brilla dunia manusia, sudah satu Minggu sejak Camellia dibawa ke dunia iblis. Padahal di dunia iblis Camellia baru tidak satu hari.


Keadaan kerajaan Brilla sudah mulai aman, tidak ada lagi Bangsa iblis yang menyerang dunia mereka. Dan kini kegalauan malah melanda kedua kakak Camellia dan juga Theodore yang kehilangan Camellia.


Derrick dan Darren terlihat sedang mengobrol di lorong istana Brilla. Mereka membicarakan tentang keadaan negeri mereka yang sudah mulai membaik. Sekalian Darren berpamitan pada Derrick untuk kembali ke kerajaan nya.


"Seperti nya kami harus segera kembali ke kerajaan Ilios"


"Ya..kau benar. Sudah terlalu lama kau disini, terimakasih atas bantuan mu Raja Darren" ucap nya pada Darren sambil tersenyum


"Sama-sama, tapi apa kau baik-baik saja Raja Derrick?" tanya Darren yang melihat kecemasan di wajah Derrick.


Derrick menghela napas, ia mengatakan bahwa dirinya dalam keadaan yang gelisah dan sedih karena Camellia. Camellia mengorbankan dirinya untuk dibawa ke dunia iblis agar dunia manusia bisa selamat. Sedangkan Gloria dan kedua kakak Camellia sudah berkali-kali mencoba menembus dunia iblis, tapi tidak berhasil.


Portal dunia iblis dan dunia manusia sudah ditutup oleh Kainer dan Raja neraka. Tidak ada celah maupun cara agar mereka bisa bertemu dengan Camellia apalagi menyelamatkan nya dari sana. Karena bertemu pun tidak bisa. Mereka hanya berharap kalau Kainer akan membawa Camellia menemui mereka di dunia manusia. Gloria juga sedang bertapa, melakukan meditasi, untuk memulihkan kondisinya dan mencari cara agar bisa menembus portal dunia iblis dan dunia manusia. Gloria pergi meninggalkan kerajaan Brilla.


Disisi lain, Theodore sedang berpamitan pada Dimitri dan Arthur yang sedang bersama para prajurit kerajaan Brilla di tempat latihan.


"Terimakasih untuk semuanya Putra mahkota Theodore, kau sudah banyak membantu kami selama ada disini" ucap Dimitri tulus pada Theodore


"Tidak usah sungkan, jika kalian membutuhkan bantuan ku kalian bisa mengirim surat padaku atau datang langsung ke istana Ilios" Theodore tersenyum pahit.


"Baik, kami akan mengirim surat" jawab Arthur


"Omong-omong, apa yang akan kalian lakukan setelah ini?" tanya Theodore


"Kami akan kembali juga ke kerajaan Fostiarus, dan membangun kembali kerajaan kami" jelas Dimitri yang memang memiliki rencana untuk membangun kembali kerajaan nya yang hancur pada perang iblis pertama.

__ADS_1


Theodore berada di dalam jurang kekecewaan dan kesedihan. Pada saat hari yang harusnya bahagia, pengantinnya malah dibawa pergi oleh Raja iblis. Setiap malam setelah Camellia dibawa pergi, Theodore selalu mabuk mabukan, merasa frustasi, stress, karena cintanya mungkin tak bisa tergapai pada Camellia. Ataukah Tuhan memang tidak mentakdirkan mereka untuk bersama? Selama Theodore frustasi, Annelise selalu ada untuk menghiburnya dan menemaninya.


Hatinya sangat perih walau dari luar ia tersenyum seolah semua baik-baik saja. Karena luka yang berada di dalam itu memang tidak terlihat dengan mata, tapi dengan hati. Niat hati nya ingin melupakan Camellia tapi sepertinya ia tak bisa melakukan itu dengan mudah.


Setelah selesai berpamitan dengan kedua pangeran dari kerajaan Fostiarus itu, Theodore, ayahnya Raja Darren berpamitan pada semua orang di kerajaan Brilla.


Detik-detik terakhir saat Theodore naik menunggangi kudanya untuk segera berangkat, Annelise datang dan menghadang jalannya.


"Putri Annelise! apa yang kau lakukan?!!"tanya Zayana yang kaget melihat putrinya menghadang jalan Theodore.


Aku harus berani, kalau aku tidak berani. Aku tidak akan mendapatkan kesempatan ini lagi, setidaknya aku harus berusaha lebih dulu. Annelise menajamkan pandangannya ke arah Theodore yang masih berada di atas kudanya


Theodore pun turun dari kudanya dan menghampiri Annelise yang ada di depan jalannya itu. Semua orang disana melihat tingkah Annelise dengan terheran-heran.


"Ada apa putri Annelise?" tanya Theodore sambil menatap gadis cantik berambut pirang di depannya itu.


"A-aku.. aku..." Annelise memegang tangan nya, terlihat sekali kalau gadis itu sedang gugup


Theodore menatap Annelise , menantikan apa yang akan dikatakan oleh Annelise.


"Putra mahkota Theodore, selama ini aku menyukai mu!!" akhirnya kalimat yang selama ini ia simpan dalam hatinya, lolos meluncur dari bibirnya


DEG!


Zayana, Derrick, Dimitri, Darren, dan Arthur juga yang berada di sana kaget mendengar pengakuan cinta Annelise. Theodore sendiri langsung membeku setelah mendengar nya, ia terkejut bukan main. Tak menyangka bahwa gadis yang selalu ada untuknya itu, menyukainya.


"Aku mengatakan ini bukan karena apa-apa. Aku hanya ingin mengungkapkan perasaan mengganjal di hatiku, jika tidak diungkapkan maka hatiku akan sakit sendiri. Tolong jangan anggap pernyataan ku ini sebagai beban untukmu, putra mahkota Theodore" Annelise tersenyum seolah beban dihatinya telah ia lepaskan.


Annelise kau hebat, kau berhasil. Akhirnya mulut mu sudah mengatakan nya, bagus Annelise kau sudah berani.

__ADS_1


Jadi pria yang selalu dibicarakan oleh Annelise selama ini adalah putra mahkota Theodore? sejak kapan Annelise menyukainya?. Batin Derrick terkejut dengan pengakuan putrinya


Aku tidak percaya, ternyata kak Annelise menyukai putra mahkota Theodore. Pantas saja selama ini putri Annelise selalu marah melihat Camellia bersama nya. Dimitri melihat ke arah Annelise yang sedang bersama Theodore


Sulit dipercaya! selama ini pria yang selalu dibicarakan Annelise, jadi itu adalah putra mahkota Theodore. batin Arthur tak percaya kalau ternyata Annelise menyukai Theodore


Anakku Annelise, kau sangat berani menyatakan perasaan mu. Zayana merasa bangga dengan putrinya yang pemberani itu.


Theodore tidak tau harus berkata apa, ia kehabisan kata-kata. Ia memuji keberanian Annelise menyatakan cintanya di depan orang banyak. Di dalam kepalanya muncul banyak pertanyaan tentang gadis yang bernama Annelise itu.


Theodore pun memberikan sebuah pelukan pada Annelise. Putri itu terkejut menerima pelukan yang tiba-tiba dari Theodore. Jantungnya berdegup dengan kencang, hatinya sangat gembira dengan pelukan Theodore.


DEG


DEG


Tolong hentikan ini, jantungku tidak bisa menahannya lagi.


"Yang mulia putra mahkota Theodore.." lirih nya kebingungan


"Terimakasih sudah mengatakan perasaan mu. Kau sangat berani.. mari kita saling berkirim surat untuk mengetahui kabar satu sama lain" ucap Theodore berbisik di telinga Annelise


Aku sendiri tidak tau apa perasaanku padanya, tapi aku senang menerima pernyataan cinta ini. Annelise membuatku nyaman, dia selalu ada untukku selama ini. batin Theodore mulai merasakan sesuatu yang aneh di dalam hatinya


Bisikan Theodore dan kata-kata nya yang lembut, membuat Annelise terpana semakin berdebar oleh Theodore. Annelise pun tersenyum senang, ya setidaknya ia tidak menerima penolakan dari Theodore. Masih ada kesempatan untuknya berada di hati Theodore.


"Iya mari kita berkirim surat" ucap Annelise senang


Theodore, Raja Darren dan rombongan nya kembali ke negeri mereka.

__ADS_1


...---***----...


__ADS_2