Keraguan Mencintaimu

Keraguan Mencintaimu
Bermain Api..??


__ADS_3

Angga Prov


Aku merasa semenjak Rahma ada, Anita tidak memperhatikan aku lagi.. Segala perhatiannya tertuju kepada Rahma. Apakah aku cemburu dengan anakku sendiri?


Malam ini aku bertengkar lagi dengannya. Malas aku mendengar ocehannya, ku jalankan saja motorku. Belum tahu kemana, yang penting aku keluar dari rumah ini.


Dan di sinilah aku berada sekarang. Club malam. Bukan berarti aku akan mabuk-mabukan di sini. Aku hanya memesan minuman bersoda dan camilan saja. Sambil mendengar deru musik disko aku mencoba menenangkan fikiranku.


Tak lama kemudian, seorang wanita menghampiriku. Dalam suasana lampu temaram, aku masih mengenali wajah wanita itu.


"Ritaaa...!!"


"Hai Ngga... Sama siapa?" tanya Rita


"Sendiri, Rit... Hhmmm.. Kamu sendiri di sini sama siapa?" tanya Angga


"Sama teman - teman aku.. Tuh mereka ada di sana..", jawab Rita sambil menunjuk ke arah teman - temannya. " Kamu apa kabarnya?"


"Aku baik...", jawab Angga.


Setelah basa - basi dan ngobrol ngalur ngidul, Ritapun mengatakan hal yang tak terduga.


" Kamu tahu, Angga.. Sebenarnya aku sangat kecewa padamu.."

__ADS_1


Angga mengerti arah pembicaraan Rita.


"Aku tidak menyangka kamu akhirnya lebih memilih menikah dengan Anita daripada kembali padaku." Lanjut Rita.


Maafkan aku, Rit. Asal kamu tahu, waktu itu sebenarnya aku akan kembali padamu. Namun, keluargaku, terutama mamaku tidak merestui hal itu, Batin Angga.


Angga hanya terdiam mendengar perkataan Rita.


"Ya sudahlah.. Mungkin aku juga yang salah. Aku terlambat menyadari kalau aku mencintai dan menginginkanmu", Lanjut Rita sambil tersenyum kecut.


"Apakah sekarang kamu masih mengharapkanku..?" Tanya Angga.


"Maksudmu..??" tanya Rita tidak mengerti.


Apakah ini bisa disebut aku selingkuh?? ah sudahlah.. Lagipula sekarang mama sudah tiada.. Tidak akan ada yg bisa menghalangi hubunganku dengan Rita lagi. Batin Angga.


"Heeiii.. Kamu bermaksud selingkuh di belakang Anita, Ngga..?!!" jawab Rita terkekeh.


"Aku tidak bahagia dengan pernikahan kami..." jawab Angga.


Rita merasa kasihan dengan Angga.


"Baiklah.., Kita mulai kisah kita dari sini..", jawab Rita sambil tersenyum.

__ADS_1


**Angga Prov END**


Sementara itu di rumah. Jam sudah menunjukkan pukul 23.30 wib. Anita masih menunggu Angga yang belum pulang. Setelah menidurkan Rahma yang dari tadi sudah beberapa kali bangun karena haus minta susu.


Perutnya merasa lapar. Ia berjalan ke dapur dan membuka kulkas. Diambilnya sebuah apel merah, lalu dikupasnya.. Beberapa potong apel sudah masuk ke perutnya. Namun ketika hendak memotong apel lagi, jarinya tidak sengaja terkena pisau. Darah langsung menetes dari jari Anita. Cepat- cepat ia mencari kotak P3K dan mengobati jarinya.


"Mudah - mudahan tidak terjadi sesuatu yang buruk dengan Mas Angga.", lirih Anita. Banyak hal yang ia fikirkan. Angga, Rahma, pernikahan ini.. Kembali ia teringat pertengkaran mereka beberapa jam yang lalu.


"Apakah perkataanku terlalu menyakitkan untuknya??? Ah tidak.. Aku hanya membela diriku sendiri.. Lagian mengapa dia harus merasa cemburu dengan anaknya sendiri. Itu aneh bukan..?? Harusnya ia ikut serta dalam merawat anaknya.. Namun mengapa Mas Angga terlihat belum siap memiliki anak.." Batin Anita.


Bangam hal yang difikirkan Anita hingga ia terlelap di pembaringannya yang kempuk.


...****************...


TBC


Hai.. hai.. hai...


Gimana nih ceritanya,..??


aku harapkan kritik dan saran dari kalian semua ya...


kiss banyak - banyak buat kalian...

__ADS_1


__ADS_2