Keraguan Mencintaimu

Keraguan Mencintaimu
Ter-ikat


__ADS_3

Hari berganti bulan.. Tidak terasa hampir satu tahun kami menjalani hubungan 'pacaran' ini. Akupun sedikit demi sedikit telah jatuh hati dengan Kak Angga. Dan kini aku telah menyandang gelar strata satu. Beruntungnya sebelum diwisuda, aku telah diterima bekerja di salah satu perusahaan swasta. Aku bekerja sebagai arsitek di sana. Orang yang paling bahagia adalah ibuku. Yaaa, ibuku telah melaksanakan permintaan terakhir almarhum ayahku untuk menyekolahkan kami berempat hingga lulus strata satu. Tadinya kami lima bersaudara, kini tinggal empat bersaudara, adikku meninggal dunia karena sakit. Padahal saat itu almarhum sudah diterima di salah satu universitas negeri di kota ini. Umur manusia memang tak ada yang tahu. Itu takdir Tuhan Yang Maha Kuasa.


Pikiranku melayang mengingat apa yang dikatakan mamanya Kak Angga semalam.


"Nak Anita...", sapanya memulai pembicaraan.


"Tante lihat kamu dan Angga sudah cukup lama menjalin hubungan kan..? Lalu mau dibawa kemana hubungan kalian ini?" lanjutnya.


Aku dan Kak Angga saling bertatapan. Aku menunggu supaya Kak Angga saja yang menjawab pertanyaan mamanya itu.


"Yaa.. Kita serius menjalani hubungan ini, Ma.. Tapi kami belum punya rencana untuk kejenjang berikutnya. Anita sepertinya masih ingin fokus dengan karirnya, Ma.. Karena dia baru beberapa bulan terjun di dunia kerja. Dan Anggapun secara finansial belum siap, Ma..", jawab Angga panjang lebar diikuti dengan anggukanku.


"Hhmmm.. Baiklah, mama punya usul bagaimana kalau kalian lamaran dulu?" Usul mama Angga.


Kembali kami saling bertatapan dan Kak Angga mengerdipkan mata kanannya kepadaku. Akhirnya kami setuju akan saran dari beliau.

__ADS_1


Tepat satu minggu kemudian, Angga beserta kekuarga besarnya datang untuk melamarku. Sekarang terdapat cincin emas di jari manisku tanda aku telah 'diikat' oleh kekasihku.


Sebelum tidur kupandang - pandang cincin itu. Aku bahagia sekali. Setelah kedua keluarga kami berunding, diputuskan pernikahan kami dilakukan tahun depan. Itu artinya, kami punya waktu satu tahun untuk mempersiapkan segalanya. Satu tahun itu kami harus pandai menjaga diri, menjaga hati serta menjaga nama baik keluarga masing - masing.


Baru saja aku hendak terlelap tiba - tiba ....


"tiitt.. tiiitt.. tiittt...", bunyi pesan masuk di handphone-ku. Ternyata pesan dari Kak Angga.


"Kamu lagi ngapain? Sudah tidur belum?" Isi pesannya.


"He.. he.. he.. Kamu suka? Nanti aku belikan lagi yang lebih bagus dan mahal untuk mas kawin ya.. Aku nabung dulu... hahaha...", Balasnya.


"Oke, Kak... enggak perlu yang gimana - gimana.. Yang penting sah nanti.. hahahaa...", balasku lagi.


Kami berdua memang bukan berasal dari keluarga kaya raya tujuh turunan. Namun, kami sangat mensyukuri apa yang kami punya.. Keluarga yang harmonis, harta yang cukup serta teman - teman yang baik. Karena hidup di dunia bukan hanya soal harta. Bersyukur karena diberikan kesehatan supaya dapat melakukan pekerjaan halal untuk memenuhi kebutuhan hidup.

__ADS_1


"Iya deeehh.. Semoga Allah lancarkan niat baik kita ya.. Aku janji, aku akan memberikan pernikahan yang indah untuk kamu..", kata Angga melalui pesan singkatnya.


Lalu kubalas, "Iya, Kak.. Akupun akan turut membantumu semampuku untuk mewujudkannya."


"Iya, honey.... bobok yuk..!!" Angga mengirimiku pesan lagi. Pesan itu baru kubaca keesokan harinya. Ternyata semalam aku ketiduran sebelum dia membalas pesanku.


...****************...


Prov Robi Sang Mantan


Aku mendengar dari sahabat Anita bahwa mantan kekasihku itu malam ini telah dilamar oleh kekasihnya.


"Begitu cepatkah dia melupakanku? Sedangkan aku di sini selama satu tahun belum juga dapat melupakannya. Segala yang kami lalui dulu masih sering muncul diingatanku. Mungkin ini yang disebut mantan terindah? Wanita lain yang kutemui tidak ada yang sepengertian dia. Mungkin aku juga yang salah, selalu mengekangnya. Namun aku tak dapat merubah sifatku. Aku selalu merasa ketakutan bahwa aku akan ditinggalkan olehmu, Anita.. Kau cantik, mandiri, pintar dan pastinya banyak lelaki yang jatuh hati padamu.... Dan kudengar satu tahun lagi mereka akan menikah. Itu artinya masih ada waktu satu tahun lagi untuk membuat dia merubah fikirannya menikah dengan lelaki itu", batinnya.


"Aku harus segera menemukan caranya... Cara untuk membuat Anita kembali padaku..", sambil kukepalkan tanganku.

__ADS_1


Prov Robi END


__ADS_2