Keraguan Mencintaimu

Keraguan Mencintaimu
Dosa


__ADS_3

Anita merasa kejadian pagi tadi mungkin tidak perlu dipermasalahkan kembali.. Apalagi setelah melihat suaminya bertingkah biasa saja setelah itu.


Setelah membersihkan diri, Anita ikut bergabung dengan anak serta suaminya. Mereka melewati makan malam seperti hari - hari sebelumnya. Sungguh terlihat seperti keluarga yang harmonis.


Setelah makan malam, rutinitas Anita adalah menidurkan sang buah hati, Rahma. Setelah itu biasanya Anita akan menyiapkan segala kebutuhan untuk besok, seperti bahan - bahan makanan untuk dimasak esok hari, pakaian kerja suami dan pakaian kerjanya sendiri.


Ketika sedang bersibuk ria dengan itu semua, Anggapun datang menghampiri.


''An, aku keluar sebentar ya.. Diajak nongkrong sama Dino, temen SMA-ku..", pamitnya.


"Dino yang mana, Mas..? Sepertinya aku belum pernah dengar kamu punya teman namanya Dino..?", jawab Anita kemudian.


"Hhmmm.. Iya, Dino itu emang bukan teman sekelas aku.. Dia beda kelas, tapi dia juga salah satu teman akrabku dulu dan setelah lulus, dia lanjut kuliah di Bandung.. Makanya aku belum punya keaempatan buat ngenalin ke kamu.. Boleh kan?" jelas Angga.


''Iya.. boleh... Tapi pulangnya jangan larut ya.. Kami di rumah hanya berdua loh Mas.." Anita merasa bolehlah sesekali Angga ketemu sama teman - temannya. Toh suaminya pun tak pernah melarangnya quality time dengan kedua sahabatnya.


"Oke.. Siap.." seraya mengacungkan ibu jarinya.

__ADS_1


Terdengar deru knalpot motor suaminya yang semakin menghilang menjauh dari rumah. Anita pun melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.


Angga Pov


Sementara itu di sisi lain ternyata Angga bukanlah menemui temannya yang bernama Dino, namun ia malah menemui Rita yang sudah menunggunya di sebuah cafe.


"Hai sayang..." sapa Rita kemudian mereka saling cipika cipiki.


"Nih, minum dulu.. Aku udah pesanin jus jeruk ini buat kamu." kata Rita.


Entah apa yang mereka bicarakan sambil sesekali mereka saling berpegangan tangan. Tiba - tiba Angga merasa tubuhnya panas. Melihat gelagat Angga, Rita pun seketika menjadi cemas.


"Badanku tiba - tiba panas. Aku gerah banget sayang, rasanya pengen buka baju. Aku juga pusing." jelas Angga sambil gelisah.


"Aku antar kamu pulang ya.. Kamu ikut mobil aku aja, nanti motormu dititipin sama security cafe", ajak Rita.


Setelah menitipkan motor ke security, sekarang mereka sudah berada di dalam mobil Rita.

__ADS_1


Sementara Angga semakin gelisah dan seperti terbakar gairah. "Sayang, jangan antar aku ke rumah. Nanti Anita akan tahu dan pastinya dia akan marah." pinta Angga.


"Baiklah, kita akan ke apartemenku saja. Nanti kalau kamu udah baikan, kamu boleh pulang ya..", dengan cepat mobil Rita melaju ke apartemennya.


Setelah menutup pintu apartemennya, Angga merintih, "Sayaaaanngg.. tolong aku.. aku butuh kamu.."


"Iya sayang.. Sebentar.. Aku akan cari obat buat kamu.." kata Rita hendak pergi mencari kotak P3K. Namun Angga secepat kilat menarik tangan Rita.


"Bukan obat yang aku butuhkan, tapi kamu.. Tak tahu mengapa tiba - tiba gairahku menjadi besar seperti ini, aku ingin kamu...", racau Angga.


Seketika Angga mencium paksa Rita. Seperti hilang kesadaran, ia begitu rakus ******* bibir Rita. Dan anehnya Rita tak sedikitpun menolak. Keduanya serta merta terbakar gairah.


Tak hanya bibir yang saling bermain, tangan mereka pun ikut bekerja, menyentuh apapun yang bisa disentuh, meremas segala yang bisa diremas. Tak lama mereka sudah berpindah ke kamar tidur Rita, tepatnya di atas ranjang, dengan tubuh polos masing - masing. Dan dosa itupun tercipta. Dosa yang bagi beberapa orang adalah dosa yang indah.. Hhmm.. karena ada juga yang mengatakan selingkuh itu indah, bukan?


...****************...


tbc yes...

__ADS_1


Apakah yang akan terjadi selanjutnya...??


tunggu saja ya...


__ADS_2