
Setelah ayah dan ibu mertuanya pulang, Angga pun pulang ke apartemennya. Keluarga tidak ada yang mengetahui bahwa ia memiliki istri lain, selain Anita.
''Kamu yang tabah ya..", ucap Rita menguatkan Angga. Angga tak bergeming.
"Kamu kenapa?'' Tanya Rita melihat wajah suaminya yang nampak sedih bercampur kesal.
''Anita minta pisah..", jawab Angga.
''Teruuusss...??'' tanya Rita. Di dalam hatinya senang bukan main karena merasa Angga akan seutuhnya menjadi miliknya.
"Ya aku nggak mau lah..'', jawab Angga.
''Loh...?? Kenapa kamu nggak mau..?? Dia minta cerai itu tandanya dia sudah tidak mau lagi sama kamu.. Jadi buat apa kamu pertahankan..", Kata Rita dengan juteknya.
''Kamu masih cinta dia??"
Angga bangkit dari duduknya lalu berjalan menuju kamar. Mendengar ocehan Rita membuat kepalanya makin pusing.
......................
Satu minggu semenjak kepergian Rahma. Anita memutuskan untu masuk kantor hari ini setelah satu minggu kemarin ia izin tidak bekerja.
''Are you okey..??" Kata Selly bertanya pada Anita. Mengetahui Anita sudah masuk kerja, Selly dan Anggi buru - buru menemui sahabat mereka itu.
Anita Tersenyum menjawab pertanyaan Selly.
''I'm oke.. Aku sudah ikhlas kok.."
"Syukurlah kalau seperti itu.. Kalau ada apa - apa, cerita sama kita ya..", lanjut Anggi.
''Memang sebenarnya ada yang mau aku cerita'in...", sebenarnya Anita ragu menceritakan yang dialaminya sekarang pada kedua sahabatnya itu.
__ADS_1
Selly membaca keraguan di wajah Anita.
''Nanti saja ceritanya kalau kamu belum siap untuk cerita. Asal kamu tahu, aku dan Anggi akan selalu ada untuk kamu...'' Kata Selly yang diikuti dengan anggukan Anggi.
''Suami aku punya istri muda..'', ceplos Anita.
Benar saja, kedua sahabatnya itu malah melongo mendengar yang dikatakan Anita.
''Yaa.. Yang kamu lihat di cafe waktu itu sepertinya itu selingkuhannya..", kata Anita kepada Selly.
''Ya ampun... Kok tega ya Angga... Memangnya kamu ngizinin Nit, dia nikah lagi..?? Kata Selly.
''Ya enggak lah... Dia sama sekali tidak minta izin.. Aku tahunya 5 bulan kemudian dan istri mudanya itu sedang hamil 5 bulan...", Jelas Anita.
''Terus.. Apa rencanamu?'' Tanya Anggi.
''Aku ingin bercerai namun Mas Angga tidak mau... Tapi sampai kapan aku bisa bertahan dalam situasi seperti ini? Setiap hari aku membayangkan suamiku tidur bersama istri mudanya. Rasanya aku tidak bisa menerima ini semua..'' curhat Anita.
''Nih.. Kartu nama om aku. Beliau adalah seorang pengacara. Sering juga menangani kasus perceraian. Siapa tahu kamu membutuhkannya..'' Kata Anggi sambil menyerahkan kartu nama itu kepada Anita.
Anita membacanya sekilas lalu mengangguk.
'' Oke thank's ya Nggi..'' kata Anita lalu tersenyum.. ''Gih balik sana ke ruangan kalian. Nanti kita ngobrol - ngobrol lagi..''
Anggi dan Selly pun pergi meninggalkan Anita sendiri di ruangannya. Lalu Anita mulai mengerjakan pekerjaannya yang tertunda selama satu minggu kemarin.
Sementara itu di ruangan Yoga.
Pak Udin mengantarkan secangkir kopi hitam untuk Yoga. Ketika Udin berbalik badan hendak keluar dari ruangannya, ia memanggil..
''Pak Udin.., Apakah Ibu Anita sudah masuk kerja..?? tanya Yoga.
__ADS_1
''Sudah, Pak.. Tadi saya melihatnya di lobby..'' jawab Pak Udin.
''Oke.. Terimakasih..'', Kata Yoga. Pak Udin pun pergi meninggalkan ruangan Yoga.
Yoga kemudian memencet pesawat teleponnya dan terhubung ke Jesika, sekertarisnya.
''Jes, Tolong panggilkan Ibu Anita ke ruangan saya.'' perintah Yoga.
''Baik, Pak..'', jawab Jesika.
Tak sampai lima menit, Anita sudah mengetuk pintu ruangan Yoga. Ia membuka pintunya setelah dipersilahkan.
''Bapak memnggil saya...??'' tanya Anita.
''Duduklah..'', perintah Yoga. Ia akhirnya kebingungan karena memanggil Anita hanya untuk memastikan keadaannya saja.
Anita masih menunggu yang akan dibicarakan atasannya itu. Karena Yoga masih juga diam, Anita berdehem..
''ehem...''
''Eh iya.. itu.. Apakah kamu sudah baik - baik saja?'' kata Yoga kelimpungan.
''Tentu saja, Pak.. Saya baik - baik saja. Oh ya, terima kasih Bapak sudah mau datang ke pemakaman anak saya.'' jawab Anita.
''Ya sama - sama... Hhmm.. Sudah, silahkan kembali ke ruangan kamu..'' Kata Yoga.
Anita penuh tanda tanya di dalam hatinya sambil melangkahkan kakinya keluar dari ruangan Yoga. "Nggak jelas nih orang maunya apa sih?"
...****************...
Boleh donk komentarnya agar karya ini kedepannya bisa lebih baik..🥰
__ADS_1