Ketua Osis Vs Ketua Kelas

Ketua Osis Vs Ketua Kelas
Diskon Hukuman.


__ADS_3

Seperti kebiasaan pagi nya Nayara, jam setengah tujuh pun dia belum bangun dari mimpi indahnya membuat sang kembaran menggelangkan kepala, bahkan jam beker yang ada di nakas pun hancur karena ulahnya.


"NAYA!! WOYY BANGUN OGEB!!" Teriak Rey didepan telinga Nayara.


"ANJERR GUE KAGAK TULI REY!!" Ucap balik Nay.


"Yaudah sana mandi jam setengah tujuh ini!" Ucap Rey kesal.


"Ck, baru jam setengah tujuh juga!" Ucap Nay malas lalu bangkit dari tidurnya.


Reyhan hanya menggelengkan kepala lalu ia turun dan berangkat terlebih dahulu menggunakan mobil, menyisakan satu motor sport digarasi untuk Nay.


10 Menit berlalu Naya keluar kamar mandi dengan seragamnya, menenteng tas dan sepatunya kebawah. Memakainya cepat lalu kegarasi.


"Bodo amat gue telat, toh paling dihukum hormat bendera!" Gumam Nay acuh lalu menyalakan mesin motornya.


Nayara melajukan motornya kesekolah, membelah jalanan ibu kota yang ramai, sesampainya disana Nay melihat gerbang sudah terkunci rapat, mau tak mau ia harus memanjat tembok.


"Anjerr harus lompat nih!" Ucap Nay datar lalu memakirkan motornya diwarung terdekat.


Nayara memanjat pohon mangga lalu merangkak dan ia sampai diatas tembok duduk disana sebentar lalu turun.


bughh...


"Wkwkwk tembok nggak ada gunanya kalau murid nya masih bisa manjat!" Ucap Nay setelah berdiri.

__ADS_1


"Ekhemm!!" Deheman suara laki laki membuat langkah kaki Nay terhenti.


"Eh ada ketos, ngapain lo bolos ya??" Ucap Nay asal jeplak.


"Ngapain lo manjat tembok? Pingin jadi sodaranya Tarzan ??" Ucap Rangga menyilangkan tangannya didada.


"Enak aja cantik gini dibilang sodara Tarzan!" Kesal Nay.


"Udah lo ikut gue keBK!" Ucap Rangga tak bisa dibantah.


Dengan perasaan kesal Nayara mengikuti Rangga ke ruang BK, sesekali ia menghentakkan kakinya dan mengumpat sumpah serapah untuk Rangga.


"Ck, Dasar pengadu!" Cibir Naya lalu masuk, Rangga hanya tersenyum miring.


Dasar Ogeb manjatnya ya nggak usah diikutin napa!!


"Astaga Nayara lagi??" Ucap Bu Clara kesal.


"Langganan bu, saya boleh dapat diskon?" Ucap Naya membuat bu Clara menaikan sebelah alis.


"Yah kan saya setiap hari kesini, kalau di mall pasti dapat potongan harga, nah kalau di BK dapat potongan hukuman!" Ucap Nayara bangga.


"Astagaa Naya!! Kamu sekarang hormat bendera satu jam mata pelajaran!" Ucap Bu Clara akhir.


"Siap laksanakan ibu Negara!" Ucap Nayara bersemangat membuat Rangga dan Clara tercengo.

__ADS_1


Baru kali ini ada siswi dikasih hukuman malah semangat! Batin Clara.


Gila nih bocah kagak waras kali ya? Batin Rangga.


Dengan semangat Nayara melangkahkan kaki ketengah lapangan, menguncir rambutnya lalu mengambil posisi hormat pada bendera sang merah putih. Walau sinar matahari yang menyengat tak menyurutkan aksi Nayara.


"Okeh palingan tinggal 55 Menit, slow girl!" Ucap Nay terkekeh.


Rangga POV.


"Rangga kamu tolong awasi Nayara ya, ntar ibu izinkan kamu keguru kelas!" Pinta Bu Clara.


"Siap bu!"


Gue mengawasi Nayara dari jauh, keringat mulai membasahi wajah cantiknya. Yah emang ada rasa iba saat melihat nya ditengah terik matahari, namun ia nampak menikmati pancaran sang surya, heran? Sudah pasti.


"Ck, kasihan juga tuh curut udah setengah jam di sana!" Gumam gue.


POV End.


Sesekali Nayara mengerjapkan mata indahnya saat sinar matahari membuat mata indahnya buram.


"Plis jangan sekarang okeh jangan!" Gumam Nayara memegangi kepala nya.


Stop!! Jangan lupa like, komen dan sarannya😥😥

__ADS_1


__ADS_2