
"Bang ade boleh tanya ngga??" Tanya gue saat dibalkon.
"Mau tanya apa??" Tanya kak Rey.
Semoga aja kak Rey ngga tanya macem macem..
Bila memang ini pertanda maka janganlah kau coba menghilang, bila ini sebuah canda jadikanlah candu, Bila ini benci cobalah mengerti.. jadikan benci menjadi hati๐
"Kakak kan paham banget nih urusan kata kata, nah ade mau nanya ini maksudnya apa?" Tanya gue pada kak Rey
"Hahaha ini ma kalo kakak udah tau, masa kamu ngga tau de?" Tanya kak Rey membuatku bingung.
"Apaan sih kak aku kan ngga tau!!" Ucap Gue sewot.
"Yaampyyumm ini dari cowok kan??" Ucap nya lagi dan gue mengangguk.
"Dia suka sama ade. Tapi ini dari siapa??" Ucap Kak Rey membuatku mematung sejenak.
"Ngga siapa siapa kak yaudah makasih ya kak.." Ucap Gue lalu meneguk jus yang tadi masih tersisa.
"Inget jan macem macem kata papa kamu udah dijodohin..!!" Ucap Kak Rey.
"What the hell, kapan?? Tanya gue terkejut.
__ADS_1
Astaga papa belum kasih tau ade, aduh Rey lo bodoh banget sih.
"Emm kamu janji jangan ngelakuin hal yang ngga ngga ya??" Ucap Rey lalu mengangguk.
"Kamu dari kecil udah dijodohin sama anak teman papa begitu juga kak Rey. Tapi kakak meminta kebebasan hingga kelas 2 SMA.!!" Ucap Kak Rey
tak terasa air mataku kini menetes deras dengan kepat kak Rey menghapusnya.
"Kenapa sih kak hidup ade gini banget, bawaannya sial mulu!!" Ucap Gue lirih.
"Ade.. ade jangan ngomong gitu dong de, papa ngelakuin itu juga agar kamu mendapat calon yang baik baik untuk masa depan kamu. Kamu yang sabar ya..!!" Ucap Kak Rey.
Karena air mata gue tak tertahan gue berlari kekamar sambil menggendong kucing kesayanganku Aya. Dengan cepat gue menutup pintu dan menguncinya.
Apa hidup gue emang harus gini ya Ay. Semua orang memang kayak gitu ya Ay sama aku cuma kamu sama Zeyna yang bisa buat aku tersenyum.. Hiks hiks..
Astaga Ay kamu dan Zeyna memang yang terbaik,..
Gue mengelus elus kepala Aya lalu mengeluarkan Zeyna dari kandangnya, walaupun Zeyna dan Aya memang bukan hewan sejenis namun mereka bisa akur, Sehingga gue bisa bermain dengan keduanya dikamar.
tok tok tok
"Ade kamu ngga apa apa kan??" Tanya kak Rey.
__ADS_1
"Ade pengen sendiri bang!!" Teriak gue dari dalam.
"Jangan gitu dong, ikut abang yuk keluar cari udara segar biar pikiran tenang.." Ucap Kak Rey.
Ceklek..
"Kamu ngga apaa apa kan??" Ucap kak Rey dan gue hanya menggeleng.
"Yaudah aku masukin Zeyna dan Aya ke kandang dulu." Ucap Gue diangguki oleh kak Rey.
______________
"Kamu suka de??" Tanya kak Rey
"Hmm iya." Ucapku singkat.
Kaka Rey melirik kearah ku lalu mengangkat wajahku dengan tangannya.
"Please jangan gini kakak khawatir sama kamu!!" Ucap Nya. Dan gue tersenyum.
Bugh..
"Thanks kak udah jadi kakak aku dan selalu ada disaat aku membutuhkan orang yang aku ajak berbagi cerita." Ucap Gue memeluk kak Rey lalu kak Rey tersenyum.
__ADS_1
Ditempat lain.. dibalik pohon.
"Oh jadi mereka kakak adik, salah dugaan gue selama ini!! Walaupun Nayara agak bar bar namun disisi ini dia lembut juga orang nya!!" Ucap seseorang dibalik pohon.