
Okeh mereka sama-sama sudah menerima, setelah kejadian perjodohan tadi, Nay memutuskan untuk tidur. Mata nya dipejamkan beberapa kali namun tetap saja tidak mau menutup. Membuatnya frustasi.
Nayara's Pov.
Oh ayolah ini sudah pukul 00.00 tengah malam cuy, kapan gue mau tidur.. ayo lah mata ayo tolong!!
Wajah Rangga terbayang bayang dibenak Nay seketika membuat pipi Nay memerah.
"Kalau dilihat lihat dia ganteng juga sih!" Gumam gue.
"Oi sadar, yang lo pikirin itu anak orang!" Gue memukul mukul pipi gue sendiri hingga merah.
Entah apa dan entah setan siapa yang merasuki gue, tiba tiba gue tersadar akan lamunan gue. Dan gue memutuskan untuk menuju balkon sekedar melihat bintang malam dan menghirup udara malam yang dingin.
"Entah mengapa rasanya malam ini lo juga sedang melihat bintang!" Gumam gue tersenyum sambil menyangga kepala gue dengan tangan yang mengadah keatas.
Rangga's Pov.
Malam ini gue nggak bisa tidur sama sekali bahkan tengah malam seperti ini biasanya gue ngorok nya sampe kek maling kurang tidur. Gue sampe heran, mengapa setiap sudut ruangan kamar gue atau dimana pasti bayangan Nay datang membuat gue seakan gila!
Apa gue suka dia??
__ADS_1
Dia cantik, dia manis, dia pintar, dia mandiri. Tapi ... Absurd dan rese..
Njer lah!!
Karena pusing gue memutuskan untuk ke balkon untuk melihat bintang malam yang bisa meredakan pikiran orang yang lagi galau hihihihi...
Gue emang dulunya badboy dan playboy cap badak kalau kata Sandra, Tapi itu dulu. Gue nggak mau kena karma akibat mainin perasaan anak orang!
Jujur ya, gue pacaran paling lama cuma 3 hari dan paling cepet 1 jam udah selesai dan baru kali ini pesona seorang Rangga Putra Pramadya tidak berlaku untuk gadis bar bar seperti Nayara. Sungguh diluar dugaan.
Gue mengadahkan kepala keatas untuk melihat bintang, Khayal mungkin kalau dia dengar gumaman gue sekarang ini!
Good Night, nice dream Nayara!
Nayara tersenyum entah apa yang membuatnya ingin tersenyum dia juga tidak tau. Dia kembali ke kamarnya namun sebelumnya dia bergumam sambil tersenyum.
Good night, Nice Dream too. Untuk sesiapapun yang bilang itu malam ini!
Gumam nya lalu tersenyum dan pergi.
__________________
__ADS_1
Pagi harinya disekolah Nay datang pada pukul 08.00 pagi membuat pening kepala guru BK, kalau dia ditanya guru BK kenapa terlambat, jangan salahkan jawaban absurd yang dia lontarkan membuat guru semakin jengkel.
"Kenapa kamu baru berangkat jam segini hah?" Ucap Bu Dewi dengan kesalnya.
"Saya habis nolongin kucing tetangga mau lahiran bu, kasihan!"
"Nayara!! Kamu ini bisa tidak sih, nggak buat ulah sehari aja, Hah?!" Ucap Dewi emosi.
"Kalau saya waras, ibu pasti akan rindu saya bu!" Jawab Nay santai.
Rangga hanya menonton drama gratis dari ruang BK, dia tak berniat ijut campur bahkan menghukum Nay dia pun tak tega. Mulut Bu Dewi pun sampai berbusa karena dari tadi memarahi Nay namun tak didengar, Dia (Nayara) Malah asik menghitung cicak ditembok belakang Bu Dewi.
"NAYARA! KAMU ITU DENGAR SAYA ATAU TIDAK!" Bentak Bu Dewi sampe keselek nyamuk betina.
Ckckckck.. kasihan nyamuknya ditelen sama guru BK.
"Denger Bu!"
"Ibu putuskan hukuman kamu kali ini. Ibu skors kamu selama satu minggu!" Ucap Dewi pelan sambil memijit kening.
Mata Nay berbinar.
__ADS_1
"Libur bu?? Satu minggu?? Dengan senang hati bu!!" Ucap Girang Nay lalu keluar ruang BK dengan wajah sumringah, meninggalkan dua orang yabg saling pandang tak percaya.