
"Beneran?" Mendengar bukan jawaban dari suara Zeyna membuat Nay menoleh mendapati Rangga tersenyum kearahnya, membuatnya memekik kaget.
"Kak Rangga?" Kagetnya.
"Iya, yakin nih lo bakal ngehempas jauh jauh pelakor?" Goda Rangga membuat Nay kesal
"Ogah, usir sendiri sana." Kesal Nay membuat Rangga tertawa terbahak bahak.
Nay pergi kekantin sendiri, dia tak mengajak ketiga sahabat nya yang sibuk dengan masing masing pacarnya. Dia menggerutu kesal karena menikah muda bukannya kemauannya. Dia beberapa kali menghentak-hentakkan kakinya kesal membuat ibu kantin yang melihat sikap Nay tertawa.
"Lagi marahan sama pacarnya ya neng?" Tanya nya sambil meletakkan pesanan Nay di meja.
"Ya gitu bu, ngeselin pokoknya." Jawab Nay kesal kemudian memotong motong martabak dengan ganas.
"Memang ada apa?" Tanya bu kantin kepo.
Nay melihat kesana kemari dan ternyata kantin sepi hanya ada dirinya saja disana. Dia menghembuskan nafas kasar sebelum bercerita tentang kehidupan nya saat ini.
"Saya sebenarnya sudah nikah bu, nikah muda." Bu Kantin melotot mendengar ucapan Nay.
"Kamu hamil diluar nikah?" Tanya ibu kecewa.
__ADS_1
"Enak aja, saya dijodohin bu. Lagian saya masih bersegel kok. Dan berlebel halal!" Bu Kantin terkekeh mendengar jawaban Nay yang abserd.
"Sama siapa neng?"
"Ketos." Singkat Nay membuat bu kantin kaget.
"Eh, nak Rangga?" Pekiknya kaget.
"Ibu kira sama nak Rey." Nay kesal setengah mati karena kakaknya digosipkan dengannya sebagai status kekasih
"Reyhan itu kakak kembar Nay bu. Jangan salah paham." Kesal Nay makin membuat bu kantin penasaran.
"Saya saranin kalau Nay sering sering ada di dekat nak Rangga. Soalnya nak Rangga kan ganteng pastinya banyak gadis yang ingin mendekati nak Rangga."
"Tapi kan Kak Rangga juga ngeselin, ngebiarin fans nya megang megang tangannya segala." Kesal Nay.
"Dia ingin tau, kamu cemburu apa tidak. Didalam hubungan bukan hanya untuk rasa suka saling suka. Tapi harus melengkapi satu sama lain."
"Kak Rangga cuek aja tuh sama Nay, gak ada romance romance nya." Ujar Nay mencebikkan bibirnya kesal.
"Coba turuti kemauan suami kamu, apa ada yang belum kamu turuti?"
__ADS_1
Ada sih, ya kali gue ngebolehin Kak Rangga ena ena ma gue. Kan gue masih sekolah, kalau hamil terus perut buncit kan gak lucu!!
"Hehee, iya deh Buk. Makasih ya sarannya." Ucap Nay cengengesan kemudian memakan martabaknya.
Bu Kantin terkekeh kemudian menengok ke dinding kantin mendapati Rangga tersenyum penuh kemenangan sedang memberikan dua jempol buat Bu Kantin. Bu kantin pun terkekeh tanpa suara dan mengangguk ke arah Rangga. Rangga kini tau kalau sebenarnya Nay cemburu tingkat dewa dengannya.
Rangga berjalan mendekati Nay yang sedang asyik makan, Nay merubah wajahnya menjadi kesal kembali.
"Hallo..Istri ku sayang yang cantik nya bikin kesel." Goda Rangga mencolek dagu Nay.
"Hai juga suamiku yang ganteng nya bikin ngenes."
Jleb again!!
Kalah lagi kan gue! ~Batin Rangga kesal.
"Lo marah sama gue?" Tanya Rangga menoel pipi istrinya.
"....."
"Kok diem aja sih?"
__ADS_1