Ketua Osis Vs Ketua Kelas

Ketua Osis Vs Ketua Kelas
GOSONG ANYING!


__ADS_3

Nay bangun terlebih dulu, dia menguncir rambutnya keatas menjadi satu, kemudian turun tangga menuju dapur untuk memasak. Oh iya sekedar info.. Nay dan Rangga satu rumah ya, karena Mama dan Papa nya memberikan rumah beserta isinya langsung untuk dihuni kedua bocah tersebut.


Rangga bangun saat indra penciumannya bekerja, hidungnya mengendus bau masakan lezat yang masuk kekamarnya.


"Emhh.. enak banget dah bau nya!" Gumam Rangga kemudian bangun.


Rangga turun dari kamar mendapati Nay sudah duduk manis sambil makan nasi goreng dengan telur mata sapi diatasnya membuat perut Rangga makin keroncongan.


"Istri gua masak apaan nih?" Ucap Rangga mendekat ke meja makan.


Nay menoleh, "Nasi goreng, lo mau?" Rangga mengangguk semangat.


"Kalau mau, bikin sendiri!" Ketus Nay membuat Rangga kaget.


"Eh, kok gitu?" Ucap Rangga terkejut.


"Heh, lo pikir selama ini gue nggak tau kelakuan lu tiap malam ha?" Ketus Nay membuat Rangga diam seribu bahasa.


"Mampos lo Ngga, lo lupa siapa istri lo!" Batin Rangga kikuk.

__ADS_1


"Kok diem?" Ucap Nay datar.


"Hehehe.. sama istri sendiri kagak apa lah, atau lo mau gua lihat tubuh orang lain?" Goda Rangga membuat Nay kesal kemudian melempar sendok nya ke jenong Rangga.


"Aduh sayang sakit!" Rengek Rangga manja.


"Lo berani lihat tubuh orang, gua gampar pake pisau es!" Sinis Nay membuat Rangga meneguk susah payah salivanya.


Nay langsung bangun dari duduknya menuju kamar untuk mandi, karena hari ini masa skorsing nya sudah habis. Rangga hanya menggaruk tengkuk nya yang tak gatal kemudian masuk kamar lain untuk mandi.


"Hufftt.. apa gue berlebihan?" Gumam Nay sambil memasukan buku mapel hari ini.


Nay menggendong tas nya keluar, disana Rangga sudah memakai seragam dan celemek dapur, ternyata Rangga membuat sarapan membuat Nay terkekeh dalam hati.


"Gue mau berangkat!" Singkat Nay kemudian mengambil kunci mobil.


"Huft.. hati-hati!" Jawab Rangga menghembuskan nafas pendek.


Rangga asik melamun sampai melupakan kalau kompor nya masih belum mati, Alhasil makanannya berubah menjadi arang karena hangus.

__ADS_1


"Kok bau sate?" Gumam Rangga melirik kebawah.


"Astagfirullah.. gosong anying!" Umpat nya mematikan kompor.


Dia meratapi masakan nya yang gosong, dia duduk menyangga kepala nya di meja makan. Dan dia meratapi nasib nya yang mempunyai istri emosional seperti Nay.


"Nyesel gue nikah sama Nay, disentuh dikit aja udah ngomel!" Gerutu Rangga sedikit emosi.


"Terus gue sarapan apaan?" Kesal Rangga mengacak rambut frustasi.


Dia membuka penutup makanan di meja, mata nya membulat kaget saat melihat ada nasi goreng dengan toping sosis, telur jangan lupa dengan bentuk Love! dan ada secarik kertas disana.


"Lah ege, sia sia dah gue masak ampe gosong!" Pekik Rangga kemudian membaca surat dari Nay.


Gua nggak marah kok Kak, gue cuma kesel doang. Nih gue masakin nasi goreng.. dimakan ya. Lain kali minta izin gue dulu.. gue gak bakal marah, justru gue marah karena lo diam diam ngambil kesempatan waktu gue tidur. Maaf, Nay♥.


Rangga tersenyum membaca tulisan maaf Nay, ternyata dugaan nya salah karena telah menuduh Nay yang tidak-tidak. Nay ternyata sangat peduli dengan nya, bahkan membuat kan sarapan yang istimewa.


"Tuhan, akan selalu hamba jaga pemberian indahmu ini. Terima kasih menurunkan bidadari tak bersayap ke dunia!" Batin Rangga menangis haru sambil memakan nasi goreng buatan Nay.

__ADS_1


__ADS_2