Khanza

Khanza
Kisah lain


__ADS_3

>>>>Flashback<<<<


Sejak hari itu Khanza sering menemui Alsha baik di rumah sakit, ataupun di tempat mereka membuat janji. Mereka juga bertukar nomer telpon, hubungan mereka berdua semakin dekat. Karna Khanza yang ingin tau semua cerita tentang dirinya dulu. Meski usianya yang memiliki jarak cukup jauh, mereka sering menghabiskan waktu bersama, Khanza sudah menganggap Alsha sebagai saudaranya sendiri, karna menurutnya hanyalah Alsha yang mengerti tentang perasaannya dan mau menceritakan tentang semua yang Khanza ingin tau.


Alsha bercerita dulu dia sangat dekat dengan keluarga Hanafi, hingga dia tau segala kisah tentang keluarganya.


Alsha menuturkan pada Khanza, bahwa Salma adalah istri pertama dari ayahnya yaitu Hanafi. Sekian tahun mereka berumah tangga Salma tak kunjung mempunyai anak, hingga akhirnya Salma memilih program bayi tabung untuk segera memiliki momongan.


Tapi Hanafi kala itu kelihatan tak setuju dengan rencana Salma tentang program bayi tabungnya. Rupanya dia diam-diam mencintai Insha tanpa sepengetahuan Salma istrinya.


Program bayi tabung tetap di jalankan, tapi kala itu Hanafi yang sudah tidak memiliki rasa cinta lagi kepada Salma, dia ingin mengagalkan program tersebut dengan menyuruh dokter Arya, dokter kepercayaannya, menaruh sebuah cairan di sel yang akan di tanamkan pada Salma untuk mematikan sel tersebut. Agar Salma gagal hamil dan itu menjadi alasan Hanafi untuk menceraikan Salma lalu bisa menikahi Insha adiknya.


Sel tetap di tanamkan pada Salma, tapi cairan mematikan yang di berikan tidak bereaksi pada sel itu, dan tetap tumbuh di rahim Salma seperti bayi pada umumnya.


Seiring berjalannya waktu menuju kelahiran bayinya, Salma mengetahui bahwa Hanafi tak mencintainya lagi dan memiliki perasaan pada sang adik Insha.

__ADS_1


Waktu kelahiran sudah tiba, Salma malam itu melakukan operasi caesar untuk melahirkan Khanza. Dengan di dampingi oleh Hanafi dengan perasaan malas karna sudah tak memiliki rasa pada Salma, juga karna bayi yang terlahir tidak dia harapkan.


Bulan-bulan berlalu, Khanza ternyata memiliki sebuah cacat bawaan lahir, dia tak bisa mendengar dengan baik. Dia harus menggunakan alat bantu dengar untuk bisa mendengar dengan normal. Rupanya cacat bawan lahir itu di sebabkan oleh cairan mematikan yang di minta Hanafi untuk di taruh di sel Khanza sebelum dia di tanamkan. Sel itu tak mematikan Khanza tapi hanya merusak beberapa jaringan saja di tubuh sang bayi. Dan tepat merusak di bagian pendengarannya.


Hari-hari berlalu, Hanafi yang semakin menunjukkan rasa tak tertariknya pada Salma semakin membuat Salma tak sanggup menjalani rumah tangganya lagi. Akhirnya Salma memilih bercerai dengan Hanafi yang sedang dalam masa kejayaannya, bergelimang harta, dan memiliki banyak usaha. Termasuk usaha baju rajut juga perusahaan besar wijaya group yang terkenal itu.


Salma memilih mengalah dan membiarkan Hanafi yang berniat ingin menikahi adiknya, menjalani kehidupan bersamanya. Saat itu ketika sidang perceraian, Hanafi menang atas hak asuh Khanza karna dia di nilai lebih mampu untuk menghidupi Khanza dengan harta yang dia punya. Sementara Salma tak memiliki apa-apa. Setelah bercerai dengan Hanafi Salma hidup dengan sangat menderita, dia harus bekerja keras hanya untuk makan sehari-hari.


Hingga puncak penderitaannya, di waktu Salma mengetahui bahwa Hanafi benar-benar menikahi Insha adiknya sendiri dan hidup bahagia dengannya. Dengan banyak harta dan serba berkecukupan. Hari-hari Salma jalani dalam kesendiriannya, kesedihan juga penderitaan karna melihat orang yang dia sayangi lebih memilih hidup dengan wanita selain dirinya.


Akhirnya Salma yang tak kuat merasakan kehidupannya yang amat pahit, dia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri tepat di hari ulang tahun Khanza. Untuk itu peringatan kematian Salma selalu di peringati bersama dengan hari ulang tahun Khanza.


Dia bahkan terlihat murung dan tak begitu menghiraukan Hanafi dan Insha lagi. Hingga muncullah sebuah ide untuk membalaskan rasa sakit hati Khanza kepada keduanya. Membalaskan rasa sakitnya terhianati ibunya dulu.


Khanza pada awalnya menyusun rencana untuk mengadakan pesta dan menjebak Hafsah dengan wanita lain. Supaya Hanafi dan Insha merasa malu di hadapan keluarga Abimana karna jalinan hubungan yang telah mereka sepakati hancur begitu saja karna ulah anaknya yang tidur dengan wanita lain sebelum pernikahannya.

__ADS_1


Dirasa cara itu masih kurang menyakiti Hanafi dan Insha. Khanza memikirkan cara lain, Khanza yang saat itu dekat dengan Zoya mengetahui berbagai cerita mengenai keluarga Abimana, salah satunya yaitu tidak memperbolehkan memiliki 2 menantu dari satu keluarga yang sama.


Muncullah ide baru Khanza, untuk mengorbankan dirinya sendiri untuk menikahi Zidan adik dari Zoya. Dengan begitu kedua keluarga akan sama-sama hancur, apalagi Hanafi dan Insha tidak akan mudah menentukan pilihan memilih untuk menikahkan Khanza atau Hafsah yang sudah menjalin hubungan lama dengan Zoya.


Dengan begitu pula, Khanza akan menimbulkan perpecahan antara adik-adiknya, yang akan membuat luka tersendiri Insha dan Hanafi yang selama ini memiliki kehidupan yang bahagia dan tentram.


Tak di sangka juga oleh Khanza rencana untuk menghancurkan keluarganya juga di permudah oleh Zoya, yang kala itu menawarkan hotel milik ayahnya untuk di jadikan tempat pesta, apalagi ada Zidan juga yang hadir disana selaku pemimpin hotel tersebut.


Rencana benar-benar berjalan sesuai apa yang di inginkan Khanza, dia sekarang bahkan menjalani perannya dengan sangat handal, meski kedua orang tuanya tau tentang rencana balas dendam itu.


Tapi Khanza tak peduli dengan semuanya, karna tujuannya saat itu hanyalah membuat hidup Hanafi dan Insha hancur melalui anak-anaknya, supaya mereka merasakan hidup dalam penderitaan seperti ibu kandungnya dulu.


Alsha sendiri memiliki masa lalu yang kelam dengan Hanafi. Dia tak pernah ingin Hanafi hidup dalam kebahagiaan.


Dan Alsha bertemu dengan Khanza kala itu di rumah sakit, yang dia kenal sebagai anak pertama dari Hanafi. Alsha memang tau tentang kisah sebenarnya Salma, Insha dan Hanafi. Tapi Alsha sengaja mengarang cerita pada Khanza untuk membuatnya sakit hati dengan ayahnya sendiri.

__ADS_1


Bertengkar karna kisah yang Alsha tuturkan padanya. Sekedar membuat retak hubungan antara ayah dan anak dan juga Insha untuk membuat keluarganya terpecah belah.Tapi semua itu ternyata malah jauh dari dugaan Alsha, Khanza malah melakukan ide yang cukup gila untuk melakukan balas dendam pada Hanafi dan Insha. Dan itu malah membuat Alsha semakin senang dan Alsha semakin membuat Khanza membenci kedua orang tuanya itu dengan menceritakan berbagai hal yang membuat Khanza semakin sakit hati pada Insha dan Hanafi.


Bersambung....


__ADS_2