Khanza

Khanza
Alsha


__ADS_3

>>>>Flashback<<<<


Suatu hari tepat beberapa tahun sebelum pernikahan Insha dan Hanafi.


Hanafi pergi ke suatu daerah terpencil, ingin memberikan bantuan pada daerah tersebut. Bantuan untuk pendidikan dan berbagai sarana untuk mempermudah warga di daerah tersebut mencapai dunia luar.


Uluran tangan dari Hanafi di sambut sangat antusias oleh warga disana, dengan senang hati mereka menerima kedatangan Hanafi, sebagai donatur untuk desa yang mereka tempati menjadi lebih maju.


Rencana sudah di jalani dengan sangat lancar, semua yang Hanafi harapkan pada daerah itu terwujud dan membuat daerah tersebut jauh lebih maju dari sebelumnya.


Kala itu Hanafi yang ingin pulang kembali ke kotanya, melakukan perjalanan dengan menggunakan sebuah mobil. Jalanan yang masih berada di dalam tahap pembangunan membuat Hanafi kesulitan. Dan akhirnya mobil Hanafi tergelincir dan jatuh ke jurang.


Hanafi tak sadarkan diri, para pengawal yang Hanafi bawa dengan segera bersusah payah untuk turun mencapai mobil Hanafi dan menyelamatkannya. Tapi ketika mereka sampai disana Hanafi sudah menghilang dari mobilnya, hanya menyisakan beberapa bercak darah di dalam mobilnya.


Pencarian dilakukan selama 3 hari, sampai akhirnya Hanafi muncul dengan seorang gadis yang telah menolongnya di waktu kecelakaan yang menimpanya terjadi. Hanafi tiba-tiba sadar sudah berada di dalam gubuk tempat tinggal gadis itu. Dengan keadaan bertelanjang dada, Hanafi melihat luka-luka di tubuhnya di berikan berbagai obat-obatan herbal seperti dedauanan juga akar-akaran.


Selama 3 hari Hanafi berada disana, di rawat dengan baik oleh gadis itu. Gadis itu sendiri hidup bersama neneknya, yang baru saja meninggal beberapa minggu yang lalu. Gadis itu bernama Alsha. Dia sangat menguasai berbagai khasiat dari banyak daun di hutan sekitarnya. Tak jarang, banyak sekali orang yang membeli berbagai racikan daun-daunan herbal sebagai obat untuk keluarganya. Dari situlah Alsha memenuhi kebutuhan sehari-hari dia dan neneknya.


Sudah 3 hari berlalu Hanafi pun meminta untuk di antarkan pulang olehnya, karna dia mendengar berita bahwa banyak orang yang berusaha mencari keberadaannya pasca kecelakaan yang terjadi pada mobilnya, tak ingin membuat berita heboh tentang menghilangnya Hanafi, dia pun memutuskan untuk kembali meski keadaannya belum sepenuhnya pulih.

__ADS_1


Untuk itu juga Hanafi membawa Alsha ikut serta untuk mengobatinya. Sebenarnya Hanafi mampu menjalani pengobatan di rumah sakit miliknya sendiri, tapi demi sebuah kehormatan Alsha yang sudah menolongnya, Hanafi membawanya pulang, karna saat itu juga Hanafi tau bahwa Alsha tak memiliki siapa-siapa, hidup sendirian dan menggantungkan biaya hidupnya dengan dedaunan yang dia cari.


Hanafi ingin membalas budi memberikan kehidupan Alsha yang lebih layak di kota.


Minggu-minggu berlalu kini Hanafi sudah kembali sehat seperti dulu, luka-luka di tubuhnya sepenuhnya sembuh dan tak menimbulkan bekas, berkat obat yang Alsha buat.


Hanafi ingin memberikan pekerjaan pada Alsha, agar dia tak bergantung pada Hanafi trus dan dapat menjalani kehidupan barunya di kota yang jauh lebih modern.


Melihat kemampuan Alsha akan obat herbal, juga dia yang suka meneliti khasiat berbagai dedaunan, Hanafi pun menaruhnya bekerja di rumah sakit jaya Husaha sebagai petugas lab. Dengan begitu besar harapan Hanafi, Alsha dapat semakin mengembangkan kemampuan yang sudah dia miliki sejak kecil.


Hanafi juga membayar Alsha 2x lipat lebih besar dari bayaran staff lab lainnya, sebagai bentuk Hanafi menghormati keberadaannya.


Tapi Alsha yang memiliki sifat serakah tak serta merta menerimanya begitu saja, melihat kekayaan yang Hanafi miliki, dia ingin menjadi bagian dari hidupnya. Menjerat Hanafi dengan ketulusan dan kecantikannya supaya Hanafi segera menikahinya.


Tak mendapatkan perhatian yang di harapkan dari Hanafi.


Alsha pun memakai cara yang licik, dia menjebak Hanafi seakan telah menodainya, dengan tiba-tiba tidur di samping Hanafi tak memakai sehelai kain pun, pagi-pagi sekali dia berteriak, membangunkan semua pembantu disana, supaya mereka mengetahui tentang dirinya dan Hanafi. Berharap Hanafi malu dan bertanggung jawab lalu menikahinya.


Tapi rencana tak berjalan lancar, Hanafi tak serta merta mempercayai keadaan itu begitu saja, karna dia tak mungkin melakukan hal itu dalam keadaan tidur, Hanafi juga tak pernah meminum alkohol sebelumnya.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama, rekaman cctv membuktikan bahwa Alsha sengaja melakukan itu semua, dan Hanafi terbukti tak bersalah padanya. Atas nasehat dari bu Ririn dan para pembantunya yang lain, bahwa Alsha bukanlah wanita yang baik, dia hanya ingin menguasai harta Hanafi. Bu Ririn menyarankan untuk memulangkan Alsha pada desa tempat kelahirannya.


Tapi Hanafi yang sudah berjanji akan merubah kehidupannya, tidak membiarkan dia tinggal di pelosok desa, Hanafi pun membelikan rumah baru yang dekat dengan rumah sakit, sebagai tempat tinggal baru Alsha.


Setelah itu, Hanafi benar-benar tak mau bertemu dengannya lagi, Hanafi merasa marah dan kecewa atas sikapnya yang ingin menguasai harta kekayaannya.


Baik di rumah sakit, di rumah maupun di kantor, nama Alsha adalah daftar hitam yang tak diperbolehkan bertemu dengannya. Hanafi merasa sudah cukup membalas semua kebaikannya, dengan memberinya pekerjaan dengan gaji besar, dan juga rumah yang di tempatinya sekarang.


Alsha pun menyerah untuk menjadi bagian dari kehidupan Hanafi, apa lagi saat tau Hanafi sudah menikah dengan seorang wanita yaitu Insha, dia tak pernah lagi berharap mendekati Hanafi lagi, dia lebih fokus pada pekerjaannya.


Hingga pada suatu saat, para staff rumah sakit yang terpercaya, di tunjuk untuk program bayi tabung rahasia milik Hanafi sang penguasa bisnis di negaranya, Alsha adalah salah satu staff yang terpilih sebagai petugas lab.


Hanafi yang kala itu menginginkan sel telur Insha istri tercintanya yang di tanamkan pada rahim Salma. Alsha yang mengetahui itu,dengan segala kekesalan dan dendam yang pernah di tolak oleh Hanafi, mengacaukan segalanya.


Dia yang mencampur suatu zat pada sel telur Insha, agar tak berkembang saat di gabungkan dengan sel Hanafi, hingga waktu itu di putuskan bahwa milik Salma lah yang akan di tanamkan dalam rahimnya sendiri.


Merasa sudah puas mengagalkan keinginan Hanafi tanpa ada yang mengetahuinya. Tapi kala itu Alsha memergoki dokter Arya mencari sesuatu cairan di dalam lab, Alsha mengikutinya dan mengetahui zat cairan yang dokter Arya ambil adalah cairan yang mematikan.


Alsha yang mengetahui dokter Arya sebagai dokter kepercayaan Hanafi, dia menduga bahwa cairan itu akan di gunakan untuk membunuh sel yang akan di tanamkan pada rahim Salma.

__ADS_1


Sehingga sel akan mati dan gagal berkembang dalam rahimnya. Merasa kesenangannya akan gagal dalam membuat Hanafi hancur, Alsha melakukan rencana lain.


Bersambung....


__ADS_2