KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
BISNIS KULINER DAN SENJATA TAJAM


__ADS_3

"Ya kalau nggak mau loh harus bilang sama Panji suruh bubarin anggota mafiannya".Kata Jefry,karena menurut Jefry ketua BLACK TIGER itu adalah Panji.


"Eh enak aja".Kata Salsa.


"Ya udah mau nggak?".Tanya Jefry.


"Iya udah deh 3 bulan yah jangan ditambahin".Jawab Salsa.


"Hmm"Kata Jefry.


"Tapi gue kalau pagi nggak bisa soalnya kuliah".Kata Salsa.


"Habis pulang kuliahkan bisa".Jawab Jefry datar.


"Kapan gue masuknya?".Tanya Salsa.


"Besok".Jawab Jefry sambil berdiri untuk pergi.


"Oh,tunggu untuk yg tadi Thanks".Kata Salsa berterima kasih,tapi tidak dijawab oleh Jefry malah pergi begitu saja.


"Wah tuh cowok kurang ajar banget".Kata Salsa saat Jefry sudah keluar Kafe.


"Astaga Panji".Kata Salsa teringat Panji.Salsa pun langsung keluar kekafe dan menuju mobil Panji.


"Loh darimana aja sih?,gue cariin juga hp nggak dibawa lagi".Kata Panji marah.


"Sorry tadi gue beli es cincau trus hampir aja ketabrak untung ada yg nyelamatin gue".Jelas Salsa.


"Makannya hati hati,yg nyelamatin loh siapa?".Tanya Panji.


"Abang loh,dan kita nggak usah kekantornya".Kata Salsa sambil masuk kemobil.


"Serius yg nyelamatin loh abang gue?kenapa kita nggak usah kekantornya?".Tanya Panji berturut turut.


"Iya abang loh,tadi gue udah bahas masalah taruhannya".Jawab Salsa.


"Oh trus loh disuruh ngapain?".Tanya Panji


"Banyak tanya loh,nanti gue ceritain dirumah".Kata Salsa kesal karena Panji bawel kayak Boy.


"Hehe".Kata Panji sambil mengaruk tekuknya.


"Mana seblak gue?".Tanya Salsa.


"Nih".Kata Panji sambil menyerahkan seblaknya ke Salsa dan mulai menjalankan mobilnya.


"Eh iya gue tadi beli es cincau buat loh tapi nggak tahu dimana,kayaknya jatuh deh".Kata Salsa teringat es cincau.


"Tinggal beli aja lagi".Kata Panji simple.


"Udah nggak usah,loh mau nggak nih seblak enak tahu".Tawar Salsa sambil menyodorkan sendok berisi seblak ke Panji.


"Aaaa,,cepat buka mulutnya".Kata Salsa dan Panji pun memakan seblak itu.


"Gimana enak nggak?".Tanya Salsa.


"Enak sih enak tapi pedas banget".Kata Panji kepedasan.


"Cih lebay loh,orang nggak pedas juga".Kata Salsa meledek Panji,tiba tiba Panji ngerem mendadak.


Ciiiiiiiiit


"Aduh pala gue".Kata Salsa karena kepalanya terbentur kedashboard mobil

__ADS_1


"Kalau mau ngerem mendadak bilang bilang dong".Kata Salsa.


"Dimana ada orang ngerem mendadak bilang bilang Sa".Kata Panji sambil membuka seatbelt.


"Eh iya ya".Kata Salsa beg*.


"Loh kenapa berhenti mendadak dan loh mau kemanaaaa?".Tanya Salsa agak teriak karena Panji keluar mobil begitu saja.


"Tuh orang mau ngapain ya?".Tanya Salsa.


Tak berselang lama Panji datang.


"Loh habis dari mana?".Tanya Salsa.


"Beli minum,nih".Jawab Panji sambil menyerahkan satu botol minuman ke Salsa.


"Oh,thanks".Kata Salsa menerima minuman itu,Panji hanya mengangguk.


"Kita mau balik kerumah atau kemarkas?".Tanya Panji sambil menghidupkan kembali mobilnya.


"Hmm...kita kemarkas aja kali ya,soalnya Lia dan Boy kayaknya belum balik".Jawab Salsa saat mobil sudah berjalan.


"Ok kalau gitu".Kata Panji.


Dan mereka pun menuju markas BLACK TIGER.


.


.


.


Mereka pun sampai dimarkas BLACK TIGER.


"Panggil semua anggota kesini".Kata Panji sambil terus berjalan dan anak buahnya pun mengangguk.


Tak berselang lama anggota BLACK TIGER sudah datang.


"Oke,gue kesini mau ngomong bisnis yg belum selesai kita bicarakan kemarin,gue mau kita buat bisnis kuliner,terus...kita juga bisnis buat senjata tajam tapi tenang kok bisnis senjata tajam kita legal,untuk bisnis kuliner kita buat ala kekinian dan untuk bisnis senjata tajam gue udah hubungin suppliernya dan akan dikirim dalam waktu dekat dekat ini kita juga punya izin untuk menjual senjata tajam".Jelas Salsa panjang lebar.


"Ada yg punya ide kita mau buat restoran atau kafe kayak apa?".Tanya Salsa lagi.


"Gimana kalau kita buat restoran plus kafe didalamnya".Usul Anggiyani.


"Hmm boleh tuh dicoba,ada lagi?".tanya Salsa.


"Kita buat makanannya ala korea aja bos".Kata Dimas.


"Boleh,ok kalau gitu sepakat yah kita buat restoran plus kafe aya korea?".Tanya Salsa.


"Setuju".Jawab anggota BLACK TIGER.


"Untuk bisnis kuliner ini gue serahin ke Anggi dan Dimas,untuk dananya hubungin gue aja".Kata Salsa Anggiyani dan dimas pun mengangguk.


"Untuk bisnis senjata tajam gue yg akan urus sendiri untuk saat ini".Kata Salsa.


"Hai guys".Kata Boy yg tiba tiba datang,semua pun menoleh ke arah Boy.


"Loh mau ngapain kesini?".Tanya Salsa.


"Yah mau aja,tadi gue kerumah loh tapi nggak ada siapa siapa,yah udah gue kesini aja".Jelas Boy.


"Oh,Lia mana?".Tanya Salsa lagi.

__ADS_1


"Mana gue tahu emang gue bapaknya".Kata Boy.


"Kali aja loh tahu".Kata Salsa.


"Enggak".Kata Boy.


"Loh ngapain juga kesini Sa?".Tanya Boy.


"Bahas soal bisnis".Jawab Salsa.


"Bisnis apa?".Tanya Boy sambil duduk dikursi.


"Tanya aja yg lain males gue jelasin lagi".Kata Salsa.


Boy pun menanyakan ke Panji dan dijelaskan oleh Panji.


"Oh gitu".Kata Boy saat sudah mendengar cerita dari Panji.


"Emang nggak ada bisnis lain apa selain senjata tajam?".Tanya Boy.


"Ada,tapi gue pikir itu yg cocok buat kita".Jawab Salsa.


"Oh ya udah serterah loh aja deh".Kata Boy.


"Ho oh".Kata Salsa.


"Ini nggak ada camilan atau minuman gitu?"Tanya Boy.


"Enggak ada,beli aja sana sendiri jangan nyuruh orang kalau loh bisa ngelakuinnya sendiri".Jawab Salsa,dan yg lainnya pun teryekun dengan jawaban Lia.


"Enggak salah emang bos jadi ketua,orangnya bijak dan baik".Bisik salah satu anggota BLACK TIGER keteman disebelahnya,dan yg dibisikin pun mengangguk setuju.


"Males ah".kata Boy.


"Ya kalau males jangan".Kata Salsa.


Tiba tiba hp Salsa bunyi dan yg menelpon adaalh Lia.


"Halo Ya ada apa?".Tanya Salsa.


"Loh dimana sekarang?".Tanya Lia balik.


"Dimarkas".Jawab Salsa.


"Oh kalau gitu gue nyusul loh sekarang".Kata Lia.


"Ok,emang loh dimana sekarang?".Tanya Salsa.


"Gue lagi dijalan".Jawab Lia.


"Oh kalau gitu sekalian beli camilan sama minumannya".Kata Salsa.


"Iya".Kata Lia.


"Kalau gitu udah dulu yah".Kata Lia lagi sambil mematikan sambungan telponnya.


"Tuh udah gue suruh Lia buat beli camilan sama minuman".Kata Salsa.


"Bagus".Kata Boy sambil mengangkat jempolnya.


...Seperti ketika api dan es yang bersama,api tidak memancarkan kobarannya hanya sebatas rasa hangat yang menenangkan.Sementara itu, es perlahan mencair seiring bersama sang api....


...- Wulanfadi -...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘


__ADS_2