KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
PANJI BERHASIL DISELAMATKAN


__ADS_3

"Galang dan Arga pun menunggu diluar ruangan itu.


"Cepetan telpon bos".Kata Arga.


"Iya".Kata Galang sambil mengambil ponselnya disaku celana dan menelpon Salsa.


"Nggak aktif nomornya".Kata Galang.


"Coba telpon bos Lia".Kata Arga.


"Ok".Kata Galang sambil menelpon Lia.


"Halo bos".Kata Galang.


"Iya ada apa?".Tanya Lia.


"Hmm...bos Panji".Kata Galang ragu ragu.


"Panji kenapa?".Tanya Lia.


"Bos Panji....".Kata Galang masih ragu ragu.


"Panji kenapa kalau ngomong itu yang jelas".Kata Lia mulai marah karena Galang ngomongnya lama.


"Sini gue aja yang ngomong".Kata Arga karena Galang ngomongnya sangat lama.Galang pun menyerahkan ponsel ke Arga.


"Bos Panji tadi mau bunuh diri,malahan udah motong urat nadinya pakai pisai kater".Jelas Arga.


"APA!!!".Kaget Lia.


"Sekarang kalian dimana?".Tanya Lia.


"Kita ada dirumah sakit kasih sayang bos".Kata Arga.


"Ok kalau gitu gue kesana sekarang".Kata Lia sambil mematikan sambungan telponnya.


Ditempat Lia berada.


"Kenapa Ya?".Tanya Boy.


"Panji Boy Panji".Kata Lia panik.


"Panji kenapa?".Tanya Boy.


"Panji bunuh diri".Kata Lia.


"APA!!!".Kaget Boy.


"Iya cepetan kita kerumah sakit kasih sayang".Kata Lia.


"Terus Salsa gimana?".Tanya Boy.


"Udah biarin aja,nanti juga sadar sendiri".Jawab Lia.


"Kalau gitu ayo".Kata Boy bangkit dari duduknya.


"Anggi tolong jagain Salsa".Teriak Lia kepada Anggi.


"Iya bos".Kata Anggi.


"Bos mau kemana?".Tanya Anggi penasaran karena Lia terlihat panik.


"Gue mau kerumah sakit,mau liat Panji,udah ah banyak tanya loh,gue berangkat dulu".Kata Lia sambil berjalan menuju mobil Boy.


Mereka berdua pun berangkat ke rumah sakit.


Saat kepergian Lia dan Boy tiba tiba Salsa bangun dari pingsannya.


"Eumm".Kata Salsa sambil memegang kepalanya karena pusing.

__ADS_1


"Bos udah bangun?,nih minum dulu bos".Kata Anggi sambil membantu Salsa untuk bangun.


"Lia sama Boy mana?".Tanya Salsa.


"Mereka pergi kerumah sakit bos".Jawab Anggi.


"Rumah sakit?,emang siapa yang sakit?".Tanya Salsa.


"Katanya bos Panji".Jawab Anggi.


"APA!!!".Kaget Salsa.


"Kalau gitu cepetan anterin gue kerumah sakitnya".Kata Salsa.


"Tapi saya nggak tahu bos rumah sakitnya dimana".Kata Anggi.


"Kalau gitu cepetan tanyain ke Lia".Kata Salsa,Anggi pun menelpon Lia.


Tut tut tut


"Nggak aktif bos".Kata Anggi.


"Telpon Boy".Kata Salsa.


Anggi pun menelpon Boy.


Tut tut tut


"Nggak aktif juga bos".Kata Anggi.


"Hmm...kalau gitu telpon Galang aja,kan tadi dia yang ngikutin Panji".Kata Salsa mengingat dirinya yang menyuruh Galang mengikuti Panji.Anggi pun menelpon Galang.


"Halo".Kata Galang


"Lang loh sekarang ada sama bos Panji nggak?atau loh dirumah sakit nggak?".Tanya Anggi.


"Iya gue sama bos Panji dirumah sakit".Jawab Galang.


"Rumah sakit kasih sayang".Jawab Galang.


"Oh kalau gitu makasih".Kata Anggi sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Dimana Panji?".Tanya Salsa.


"Dirumah sakit kasih sayang bos".Jawab Anggi.


"Kalau gitu sekarang kita kesana".Kata Salsa.


"Emang boa udah baikan?".Tanya Anggi.


"Udah kok tenang aja".Jawab Salsa sambil berdiri dari duduknya dibantu Anggi.


Mereka pun berangkat menuju rumah sakit kasih sayang.


.


.


.


Ditempat lain


Saat ini Jefry sedang marah marahnya,karena dia rugi besar.


"Ini semua akibat anggota mafia BLACK TIGER".Kata Jefry marah.


Tiba tiba Dillan datang


"Udah lah,loh nggak bakalan bangkrut ini".Kata Dillan santai sambil duduk dikursi.

__ADS_1


"Ini semua juga gagara gara loh,coba aja tadi loh nggak ngehalangin gue pasti barang kita bakalan kembali".Kata Jefry mengampiri Dillan.


"Kalau menurut gue mending loh udah deh nggak usah jualan narkoba lagi".Kata Dillan,sebenarnya Dillan tidak suka kalau Jefry itu jualan narkoba,walaupun Jefry tidak menggunakan narkoba,tapi banyak korbannya karena narkoba itu.Dillan sudah bilang berkali kali jangan jualan narkoba tapi karena sifat keras kepala Jefry,Jefry tidak pernah mendengarkan Dillan,Dillan pun sudah bosan melarangnya.


"Nggak usah larang larang gue".Kata Jefry sambil pergi berlalu.


"Loh mau kemana?".Tanya Dillan,tapi tidak dapat jawaban dari Jefry.Dillan hanya menghembuskan nafas dengan kasar.


'Kapan loh berubah Jef?'.Batin Dillan sambil mengusap wajahnya kasar.


Sedangkan ditempat lain


Saat ini Salsa baru tiba di rumah sakit kasih sayang,Salsa dan Anghi langsung berlari menuju ruangan Panji tadi saat diperjalanan Galang ngechat Anggi kalau Panji ada diruangan UGD.


"Maaf sus saya mau tanya atas nama Panji Noqol Pratama ruangannya disebelah mana yah?".Tanya Salsa.


"Sebentar mbak".Kata Suster itu sambil mencari nama Panji.


"Atas nama Panji Niqol Pratama masih diruang UGD,ruangannya ada disebelah kanan dari sini".Kata Suster itu sambil menunjukan arah ruangan UGD.


"Kalau begitu makasih sus".Kata Salsa langsung berlari keruangan UGD tersebut.


Saat sampai didepan ruangan UGD,Salsa melihat ada Boy,Lia,Galang,Arga dan kedua orang tua Panji yang sedang menangis.


"Gimana keadaan Panji Ya?".Tanya Salsa.


"Panji masih diruangan operasi Sa".Kata Lia sambil menangis.


"Kejadiannya gimana?,kenapa Panji bisa bunuh diri?".Tanya Salsa sambil menahan air matanya.


Galang pun menceritakan kejadian saat Panji bunuh diri.


"Kenapa kalian nggak langsung cegah hah?".Tanya Salsa.


"Kami sudah cegah Bos tapi Bos Panji keburu memotong urat nadinya".Jawab Galang.


"Ah nggak guna".Kata Salsa sambil memukul perut Galang.


Buk


Buk


Buk


"Sa,udah nanti kalau Galang kenapa napa gimana?".Tanya Lia melerai Salsa.


"Awas jangan halangin gue".Kata Salsa emosi.


"Udah Sa,ini bukan salah Galang tapi mungkin ini udah takdir".Kata Lia menenangkan Salsa.Salsa pun mulai tenang.


"Ga bawa Galang keruanga perawatan".Kata Lia,karena Galang babak belur.Arga hanya mengangguk sambil membawa Galang keruang perawatan.


Tiba tiba pintu operasi kebuka,dan semua orang melihat kearah pintu itu.


"Gimana keadaan anak saya dok?".Tanya Mamah Panji.


"Keadaannya baik baik saja,untung langsung dibawa kesini,kalau tidak mungkin pasien tidak bisa diselamatkan,sekarang pasien masih dalam keadaan kritis".Jawab Dokter itu.


"Kalau begitu kami berdua boleh masuk dok?".Tanya mamah Panji.


"Silahkan ibu tapi lihatnya diruangan mawar,karena kami mau memindahkan anak ibu keruangan mawar".Jawab Dokter itu.


"Baik dok".Kata Mamah Panji.


Panji pun dipindahkan keruangan mawar.


...Lebih baik memimpin dari belakang,dan menempatkan orang lain didepan, terutama ketika anda merayakan kemenangan ketika hal-hal baik terjadi. Anda mengambil garis depan ketika ada bahaya. Kemudian orang-orang akan menghargai kepemimpinan anda....


...- NELSON MANDELA -...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘


__ADS_2