KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
JADI GINI RASANYA PUNYA IBU


__ADS_3

"Dan Dillan juga mau memberi tahu sesuatu".Kata Dillan sambil menatap serius kenapa mamah dan papahnya.


"Beri tahu apa sayang?".Tanya mamah Mikayla sambil mengelus kepala Dillan dengan lembut.


"Sebenarnya Salsa itu ketua Mafia".Jawab Dillan, Dillan memberi tahu kedua orang tuanya karena agar Salsa tidak menjadi ketua Mafia lagi.


"APA!!!".Kaget papah Rendy tidak menyangka anaknya berbuat seperti itu.


"Sekarang kita ketemu Salsa".Kata papah Rendy menahan emosi.


"Udah pah tenang dulu jangan membiarkan emosi menguasai papah".Kata mamah Mikayla menangkan suaminya, sebenarnya dirinya juga kecewa dengan Salsa, tapi sebagai seorang ibu dia harus tenang.


"Tapi Salsa udah keterlaluan mah".Kata papah Rendy yang menahan sesak di dadanya.


"Mamah tahu, tapi papah tenang dulu, tuh kan penyakit jantungnya kambuh lagi".Kata mamah Mikayla khawatir karena suaminya penyakit jantungnya kambuh lagi.


"Bi...tolong ambilin obat bapak".Panggil mamah Mikayla ke pembantunya. Tak berselang lama pembantunya pun datang dengan membawa obat majikannya.


"Ini nyah".Kata Pembantu itu sambil memberikan obatnya.


"Nih pah minum dulu".Kata mamah Mikayla menyerahkan satu butir obat kepada suaminya,dan langsung diminum oleh papah Rendy. Sedangkan Dillan merasa bersalah telah berbicara soal Salsa tadi, dia tidak tahu kalau papahnya mempunyai penyakit jantung.


"Maafin dulu yah semuanya".Kata Dillan meminta maaf.


"Ini bukan salah kamu kok sayang, makasih kamu udah bicara jujur sama papah mamah soal Salsa, kalau kamu nggak bicara mungkin kami nggak akan tahu".Kata mamah Mikayla tidak menyalahkan Dillan sama sekali.


"Tapi-...".Kata Dillan tapi ucapannya dipotong oleh mamah Mikayla.


"Udah nggak usah salahin kamu lagi, mending bantu mamah bawa papah ke kamar".Kata mamah Mikayla tidak mau membahas tentang Dillan salah atau tidak. Dillan pun langsung membantu mamahnya mengangkat papahnya, mereka pun mengantar papah Rendy ke kamarnya. Saat sudah sampai kamar papah Rendy istirahat untuk menenangkan pikiran dan penyakitnya, sedangkan mamah Mikayla dan Dillan kembali lagi ke ruang tamu.


"Kamu mau minum apa biar mamah buatin".Kata mamah Mikayla berkata lembut.


"Apa aja mah".Kata Dillan sambil melihat lihat sekelilingnya dan saat melihat sekeliling Dillan melihat sesuatu yang menarik menurutnya, Dillan pun menghampiri barang itu.

__ADS_1


'Apa ini foto gue waktu kecil'. Batin Dillan sambil melihat foto anak kecil.



Foto Dillan waktu kecil


"Itu foto kamu waktu kecil".Kata mamah Mikayla yang baru datang dari dapur membawa minuman untuk Dillan.


"Mau lihat album foto kamu sama Salsa waktu kecil?".Tanya mamah Mikayla dan di angguki oleh Dillan.


"Kalau gitu tunggu sebentar, kamu minum dulu nih".Kata mamah Mikayla sambil memberikan minuman kepada Dillan dan langsung diterima oleh Dillan. Mamah Mikayla pun membuka laci yang tempat berada disamping Dillan, mamah Mikayla pun mengambil sesuatu dilaci itu atau album foto.


"Nih".Kata mamah Mikayla sambil menyerahkan album foto tersebut.


"Sini sambil duduk".Kata mamah Mikayla, Dillan pun menurut dia duduk disamping ibunya. Dillan pun mulai membuka album foto tersebut dan dia langsung melihat foto dirinya dan Salsa waktu kecil. Dillan dan mamahnya pun sesekali ketawa karena melihat foto Salsa yang gemuk waktu kecil. Mereka pun larut dalam melihat lihat album tersebut dan sudah tak terasa hari pun sudah larut malam.


"Dillan pulang ke Jakarta dulu yah mah".Kata Dillan yang sudah selesai melihat lihat album foto dirinya dan adiknya.


"Kamu nginep aja disini yah, mamah masih kangen sama kamu".Kata Mamah Mikayla memohon agar anaknya nginep dirumahnya.


"Emang lebih peting dari pada mamah?".Tanya mamah Mikayla pura pura sedih agar anaknya mau menginap dirumahnya. Dan hal itu pun berhasil membuat hati Dillan luluh, Dillan pun menyetujui untuk menginap dirumah mamahnya.


"Kalau gitu ya udah deh, tapi cuman satu hari yah mah".Kata Dillan.


"Iya".Kata mamah Mikayla senang sambil memeluk anaknya dan menciumi seluruh wajah anak sulungnya itu.


'Jadi gini rasanya punya ibu'.Batin Dillan masih tidak percaya bahwa dirinya masih mempunyai Ibu.


"Kalau gitu kamu makan malam dulu yah".Kata mamah Mikayla.


"Nggak usah mah Dillan nggak laper".Kata Dillan menolak karena memang dirinya tidak lapar.


"Hmm...kalau gitu kamu istirahat aja, ayo mamah anterin ke kamar kamu".Kata mamah Mikayla sambil menarik anaknya menuju kamar anaknya.

__ADS_1


"Ayo masuk, ini kamar kamu waktu dulu, masih sama karena mamah tidak menganti apa pun dikamar ini".Kata mamah Mikayla saat sudah membuka pintu kamar Dillan. Kamar Dillan di dominasi warna hitam dan putih dan kamarnya juga tidak terlalu besar karena waktu dulu Dillan tidak menyukai kamar yang terlalu besar.


"Kalau gitu mamah tinggal dulu yah, kamu istirahat aja".Kata mamah Mikayla sambil menutup kamar Dillan.


'Semoga hidup gue bahagia seperti ini terus'.Batin Dillan sambil membaringkan tubuhnya diranjang.


'Gue harus balas dendam sama Jefry, karena udah buat gue hilang ingatan dan membuat adik gue trauma darah'.Batin Dillan marah kepada Jefry. Setelah berkata seperti itu Dillan pun langsung terlelap karena dia merasa capek.


Pagi pun datang dan saat ini Dillan masih terlelap dalam tidurnya.


Clek


Suara pintu kamar Dillan terbuka, karena Dillan tidak menguncinya.


"Sayang ayo bangun udah siang".Kata Mamah Mikayla, sebenarnya tadi dia sudah mengentuk getuk pintu kamar Dillan tapi tidak ada yang menyahut, dan saat mengerakan kenop pintu ternyata tidak dikunci jadi dia masuk saja.


"Hmm".Kata Dillan sambil mengeliatkan badannya tapi bukannya bangun malah tidur lagi sambil memeluk guling.


"Sayang ayo bangun".Kata mamah Mikayla sambil menjewer kuping anaknya karena tidak bangun bangun.


"Siapa sih yang berani ngejewer gue, gue hajar baru tahu rasa".Kata Dillan kesal karena ada yang menjewer kupingnya dan saat membuka mata alangkah terkejut dirinya ternyata yang menjewer ibunya sendiri.


"Apa kamu mau hajar mamah?".Tanya mamah Mikayla sambil terus menjewer Dillan.


"Au au sakit mah".Kata Dillan kesakitan sambil mengusap kuping yang sudah dilepaskan jeweranya oleh mamah Mikayla.


"Udah sana mandi".Kata mamah Mikayla sambil keluar dari kamar Dillan. Sedangkan Dillan yang melihat ibunya sudah keluar tersenyum lebar karena dia baru merasakan dijewer oleh ibunya, walaupun waktu dulu Dillan pernah dijewer oleh ibunya tapi dia tidak ingat. Dillan pun langsung berjalan menuju kamar mandi untuk mandi.


Segini dulu untuk hari ini🥳tetap semangat walaupun di tengah pandemi ini, dan semoga pandemi ini cepat berakhir agar kita hidup seperti biasa lagi💪🤗jangan lupa selalu pakai masker dan membawa hand sanitizer kemana pun dan dimana pun kalian berada, agar terhindar dari mbak dan mas Covid😷🦠SALAM SEHAT SEMUA NYA👋


...Meski hidup ini penuh dengan kepalsuan, namun jangan seperti mereka yang bermuka dua dengan menjadikan hidup sebagai topeng untuk menutupi kepalsuannya;)....


...- Anisa Apriyani -...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,VOTE DAN BINTANG 5 YAH GUYS👍💬😘⭐


__ADS_2