KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
KEBERANGKATAN SALSA KE AMERIKA


__ADS_3

"Kalian lagi ngapain?".Tanya seseorang yang baru masuk.Semua orang pun langsung melirik ke arah sumber suara.


"Loh ngapain kesini?".Tanya Lia yang sudah berhenti mengelitiki Salsa.


"Gue di undang sama tante Mikayla buat kesini, katanya Salsa mau berangkat ke Amerika".Jawab Dillan santai sambil duduk di sopa. Memang Dillan tadi di panggil sama mamah Mikayla buat kerumah Salsa.


"Ck nggak sopan banget sih hidup loh main duduk duduk aja".Kata Lia. Sedangkan Dillan tidak menanggapi ucapan Lia.


"Kamu baru datang nak?".Tanya mamah Mikayla yang baru datang dari atas.


"Eh iya tan".Jawab Dillan sambil menyalami mamahnya. Dillan terpaksa memanggil ibunya sendiri dengan sebutan Tante karena takut Salsa curiga.


"Mamah ngapain ngundang dia?".Tanya Salsa yang baru selesai mengantur nafasnya karena kebanyakan tertawa gara gara dikelitikin.


"Yah nggak papa lah kan Dillan udah bantuin kamu".Jawab Mamah Mikayla.


"Kamu mau minum apa lan?".Lanjut mamah Mikayla bertanya kepada Dillan.


"Nggak usah tan".Jawab Dillan.


"Kalau gitu tante ka dapur dulu yah, Salsa kamu cepetan siap siap sebentar lagi berangkat juga".Kata mamah Mikayla sambil berjalan ke arah dapur.


"Gue ke kamar gue dulu yah".Kata Salsa sambil berjalan menuju kekamarnya untuk mengambil koper dan barang barang lainnya.


"Selamat tinggal kamar".Kata Salsa sebelum keluar kamarnya. Tapi sebelum turun kebawah Salsa kekamar sebelah untuk menemui Raka dan Raisa dulu, sebenarnya Salsa menyuruh Elsa untuk menidurkan Raka dan Raisa dikamarnya tapi entah kenapa pas tadi Salsa kekamarnya, Elsa tidak ada dikamar Salsa, jadi Salsa mencoba mencari dikamar sebelah dan ternyata ada.


Clek


"Eh luh udah bangun El?".Tanya Salsa saat melihat Elsa keluar dari kamar mandi.


"Iya, loh mau berangkat sekarang?".Tanya balik Elsa. Salsa pun mengangguk sambil berjalan menuju Raka dan Raisa yang sedang tertidur pulas.


'Bunda harap kalian bahagia meskipun nggak ada bunda disisi kalian'.Batin Salsa sambil mencium kening Raka dan Raisa.


"Kenapa loh malah tidur dikamar sebelah?".Tanya Salsa setelah selesai mencium kening Raka dan Raisa.


"Hmm...itu-...".Kata Elsa tapi keburu dipotong oleh teriakan Lia.


"Sa cepetan nanti telat loh".Teriak Lia.


"Kalau gitu gue berangkat dulu yah, loh jangan ikut jagain Raka sama Raisa dan gue nitip mereka berdua yah".Kata Salsa sambil memeluk Elsa, Elsa pun membalas pelukan Salsa. Setelah acara peluk pelukan itu Salsa pun berjalan keluar kamar tapi sebelum keluar ada yang memanggilnya.


"Bunda mau kemana?".Tanya Raisa yang melihat bundanya rapi. Salsa pun langsung menoleh ke arah Raisa dan berjalan lagi kearah Raisa.


"Bunda nggak kemana mana kok, Ica tidur lagi yah".Kata Salsa sambil menepuk nepuk lembut bokong Raisa, dan tak lama Raisa pun terlelap kembali. Salsa pun berjalan pelan pelan menuju keluar kamar disusul Elsa. Mereka berdua pun turun kebawah.


"Udah siap semuanya?, awas nanti ada yang ketinggalan".Kata Mamah Mikayla.


"Udah semua kok mah".Kata Salsa.


"Kalau gitu kalian mau anter Salsa apa gimana?".Tanya mamah Mikayla kepada Lia, Panji dan Boy.


"Kita nganterin dong tan".Jawab mereka semua.

__ADS_1


"Kalau gitu ayo berangkat sekarang, Elsa kamu dirumah aja yah jaga Raka sama Raisa".Kata mamah Mikayla, Elsa pun hanya mengangguk.


"Bawain dong koper gue berat nih".Kata Salsa kepada teman temannya.


"Sini".Kata Panji, Salsa pun langsung menyerahkan kopernya kepada Panji. Mereka semua pun keluar dari rumah dan menuju bandaran Soekarno.


.


.


.


Tak berselang lama mereka pun sampai dibandara Soekarno, mereka pun langsung turun dari mobil masing masing.


"Kamu berangkat 5 menitan lagi".Kata papah Rendy.


"Loh baik baik yah nanti disana, jangan bandel dan yang paling penting jangan lupain kita kita".Kata Lia sambil menitihkan air matanya.


"Jangan nangis dong nanti gue juga ikutan nangis, cuman lima tahun kok nggak seumur hidup ini".Kata Salsa sambil mengusap air mata Lia.


"Lima tahun itu lama".Kata Lia lagi.


"Udah ah cengeng loh".Kata Salsa meledek Lia dan langsung memeluk Lia.


"Gue pamit dulu yah udah dipanggil tuh".Kata Salsa sambil melepaskan pelukannya dari Lia, dan langsung memeluk Panji dan Boy.


"Sehat sehat yah disana".Kata Panji sambil melepaskan pelukannya dari Salsa, Salsa pun mengangguk. Dan setelah itu Salsa langsung memeluk mamahnya.


"Salsa cuman ngeluarin air mata".Kata Salsa sambil mengelap air matanya, setelah memeluk mamahnya Salsa langsung melihat ke arah papahnya, dan papah Rendy pun langsung memeluk Salsa.


"Nanti mamah sama papah pasti sering sering kesana kok nengokin kamu".Kata papah Rendy sambil mengelus kepala Salsa.


"Salsa berangkat dulu semuanya".Kata Salsa setelah melepaskan pelukannya dari papah Rendy.


"Loh nggak peluk gue dulu?".Tanya Dillan kepada Salsa karena dirinya ingin juga dipeluk.


"Mimpi".Kata Salsa sambil berjalan dan dia tidak lupa dadah dadah kepada orang tua dan teman temannya.


'Maafin papah nak'.Batin papah Rendy sambil melihat kepergian Salsa.


'Semoga loh baik baik aja nanti disana, dan maafin gue juga'.Batin Dillan.


Saat ini Salsa sudah dalam pesawat dia siap siap untuk Take off.


'Selamat tinggal Indonesia, kita ketemu lagi lima tahun kemudian'.Batin Salsa saat pesawat sudah terbang.


.


.


.


Saat ini Lia, Panji, Boy dan kedua orang tua Salsa baru sampai rumah, sedangkan Dillan dia langsung pulang keapartemennya.

__ADS_1


"Hmm...kok sepi yah".Kata Lia sambil berbaring di sopa.


"Iya benar".Kata Boy membenarkan ucapan Lia.


"Kalian tidur lagi aja kalau capek, nanti juga mau tidur lagi".Kata Mamah Mikayla sambil berjalan kekamarnya bersama suaminya. Mereka semua pun tidur kembali dengan pikiran masing masing.


.


.


.


Pagi pun datang semua orang saat ini sedang sarapan, tapi sarapan kali ini ada yang kurang karena Salsa tidak ada.


"Bunda Salsa mana?".Tanya Raisa karena dia dari tadi tidak melihat Salsa.


"Bunda lagi belajar di negara lain".Jawab mamah Mikayla sambil tersenyum manis kearah Raisa.


"Nanti kalian juga setelah sarapan kalian juga akan oma daftarkan sekolag yah".Lanjut mamah Mikayla mengalihkan pembicaraan.


"Beneran oma?".Tanya Raka dan Raisa berbinar. Mamah Mikayla pun mengangguk.


"Yeeee kita sekolah, kita sekolah".Kata Raka dan Raisa kegirangan. Sedangkan semua orang tersenyum melihat tingkah Raka dan Raisa, dan itu pun mengobati kesedihan mereka.


"Kalau gitu kita berangkat kuliah dulu yah om tan".Pamit Lia setelah selesai sarapan.


"Iya hati hati, kalian tinggal disini saja nanti yah, soalnya tante sama om akan kembali lagi ke Bandung besok pagi karena ada banyak pekerjaan".Kata mamah Mikayla.


"Siap tan".Kata mereka berempat. Setelah berkata itu mereka pun salim kepada mamah Mikayla dan papah Rendy.


"Dadah anak ganteng dan cantik".Kata Lia sambil mencubit pipi Raisa yang gembul.


"Dadah kakak cantik".Kata Raisa tersenyum manis.


"Cih cantik dari mana?, orang kayak kunti gitu".Gumam Boy dan masih dapat didengar oleh Lia.


"Sirik aja loh kurcaci".Kata Lia sambil berjalan duluan keluar, disusul oleh Panji, Boy dan Elsa, dan mereka pun tidak lupa mencubit pipi gembul Raisa.


"Kalian udah selesai sarapannya?".Tanya mamah Mikayla kepada Raka dan Raisa.


"Udah oma".Jawab Raka dan Raisa.


"Kalau gitu ayo kita berangkat kesekolah untuk daftar".Kata Mamah Mikayla sambil berdiri dari duduknya. Mereka berempat pun berangkat menuju sekolah ternama yang ada di Indonesia untuk mendaftar sekolah Raka dan Raisa.


Segini dulu😁


Tetap semangat walaupun di tengah pandemi ini, dan semoga pandemi ini cepat berakhir agar kita hidup seperti biasa lagi💪🤗jangan lupa selalu pakai masker dan membawa hand sanitizer kemana pun dan dimana pun kalian berada, agar terhindar dari mbak dan mas Covid😷🦠SALAM SEHAT SEMUA NYA👋


...Ada pahala atas kebaikan untuk setiap makhluk hidup....


...- Nabi Muhammad SAW -...


JANGAN LUPA, LIKE, KOMEN, VOTE DAN BINTANG 5 YAH GUYS👍💬😘⭐

__ADS_1


__ADS_2