
...Kenyataannya adalah, saat Anda tidak membiarkan diri berlalu, tidak memaafkan diri sendiri, tidak memaklumi situasi, tidak menyadari berada di situasi yang rumit, saat itulah Anda tidak bisa maju....
...- Steve Maraboli -...
"Ayo jalan".Kata Salsa menyuruh Lia untuk menjalankan mobilnya.
"Iya".Jawab Lia langsung menyalakan mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah Salsa.
.
.
.
Dan tak berselang lama mereka sampai.Dan mereka pun langsung turun dari mobil.
"Gue langsung pulang aja ya".Pamit Panji
"Nggak mampir dulu?".Tanya Salsa.
"Enggak usah".Kata panji sambil berjalan menuju kemobilnya.
"Dia kenapa kelihatan sedih?".Tanya Lia yang merasa Panji sedang sedih.
"Nanti gue ceritain".Jawab Salsa.
Tit tit
"Gue balik dulu".Kata Panji yang berada didalam mobilnya dan dia melaju dengan kecepatan rata rata.
"Iyaa"kata Salsa dan lia mereka berdua pun masuk kerumah dan menuju kamar masing masing.
.
.
.
Ditempat lain.
Saat sampai dirumah Panji langsung masuk kekamarnya tanpa menyapa kedua orang tuanya terlebih dahulu.
"Dia kenapa mah?".Tanya Papahnya Panji yang melihat anaknya murung.
"Mana mamah tau pah".Jawab mamahnya Panji.
"Sana samperin gih".Suruh papahnya panji,mamahnya Panji pun langsung berjalan menuju kamar panji.
Tok tok
"Iya siapa?".Tanya panji yang berada didalam kamarnya.
"Ini mamah sayang,mamah boleh masuk?".Tanya mamah Panji namanya Sintia.
"Masuk aja mah nggak dikunci".Jawab Panji.Mamah sintia pun langsung masuk kekamar anak sulungnya.
"Kamu kenapa sayang?".Tanya mamah sintia sambil duduk disisi ranjang bersebelahan dengan panji.
"Enggak papa mah".Jawab panji bohong.
"Udah deh jujur aja sama mamah,mamah tau kamu bohong".Kata mamah sintia tau anaknya ini sedang berbohong.Panji pun menghela nafas dalam dalam.
__ADS_1
"Panji tadi ketemu bang Jefry mah".Kata panji sendu.
"Yang bener kamu sayang terus kenapa kamu nggak ajak pulang abang kamu?".Tanya Mamah sintia girang
"Panji udah ajak pulang tapi abang nggak mau".Jelas Panji.Wajah mamah Sintia pun berubah yang tadinya girang kembali sedih.Dan Panji melihat itu.
"Mamah nggak papa?".Tanya Panji yang melihat Ibunya berlinang air mata.
"Eh nggak kok".kata mamah sintia sambil mengelap air matanya.
"Ya udah kalau gitu kamu istirahat gih".Kata mamah Sintia sambil berdiri dari duduknyan
"Iya mah,mamah beneran nggak papa?".Tanya panji lagi.
"Enggak kok sayang udah jangan dipikirin".Kata mamah Sintia,tapi panji tau kalau mamahnya ini pasti sangat sedih.
"Kalau gitu mamah kekamar dulu yah".Kata mamah Sintia lagi sambil berjalan menuju keluar kamar Panji,Panji hanya mengganguk.
"Panji janji mah akan bawa abang pulang".Gumam panji.Panji pun langsung naik keranjangnya dan tidur.
Sedangkan dirumah Salsa,salsa sedang menceritakan masalah tadi dirinya dengan panji yg ketemu kakaknya panji.
"Jadi gitu ceritannya".Kata Salsa yang sudah selesai menceritakan kenapa Panji sedih.
"Oh pantesan Panji sedih,kayaknya kakaknya panji anggota mafia yah?".Tanya Lia.
"Kayaknya sih iya".Jawab Salsa
"Udah ah jangan bahas itu lagi mending kita istirahat".Ajak Salsa,sambil berdiri dari duduknya,dan berjalan duluan menuju kamarnya.
"Ya udah yuk".Kata Lia ikutan berdiri dan berjalan menyusul Salsa untuk istirahat.
Tak terasa sudah sebulan dan ini waktunya pelantikan ketua mafia BLACK TIGER dan peresmian anggota BLACK TIGER.Semua anggota BLACK TIGER sudah kumpul dimarkas kira kira ada 100 orang.
"Silahkan Salsa sebagai calon ketua BLACK TIGER maju kedepan".Kata Boy lagi.Salsa pun maju kedepan.
"Halo semuannya kalian pasti udah tau nama gue tapi takut lupa perkenalkan nama gue SALSA BILLA RANG,gue disini sebagai ketua BLACK TIGER,disini kita bersikap welcome saja,jangan pada berantem karena masalah kecil, kita bisa ikut lomba mobil atau motor untuk bersenang senang saja jangan cari ribut dengan anggota mafia lain tapi kalo anggota mafia yg lain ganggu kita hajar aja jangan kasih ampun dan inget kita membentuk anggota mafia ini untuk saling membantu,ok segitu aja yg mau gue sampaikan semoga sukses".Jelas Salsa sambil mengangkat tangannya.
"Sukses".Kata anggota mafia BLACK TIGER.Salsa pun kembali duduk.
"Oke untuk merayakan acara ini kita makan makan direstoran".Kata Boy semangat.
"Yaaaa"kata mereka semangat.
Mereka pun keluar dari markas menuju restoran menggunkan mobil dan motor masing masing.
"Inget jangan bikin ribut".Kata Salsa mengingatkan sambil masuk kemobilnya,yang lain hanya mengangguk.
Mereka pun berangkat menuju restoran.
.
.
.
Sampailah mereka direstoran cempaka indah punya Salsa baru dibuat sekitar 2 minggu yang lalu.
"Oke semuannya ayo masuk".Kata Salsa sambil masuk duluan kerestoran dan disusul oleh yang lainnya.
"Mbak pesenin yang mereka mau yah".Kata Salsa yang sudah berada didalam restoran.
__ADS_1
"Siap bu bos".Kata pelayan itu mengangguk patuh.
"Bu bos?".Kaget Lia karena Salsa di panggil bu bos sama pelayan restoran.
"Oh iya gue lupa,guys ini restoran gue jadi kalau mau makan kesini aja nggak usah bayar".Jelas Salsa menjelaskan bahwa ini adalah restorannya.
"Yes makan gratis setiap hari".Kata Salah satu anggota BLACK TIGER.Dan yg lain pun ketawa karena tingkah konyol orang itu.
"Sejak kapan loh punya restoran?".Tanya Lia penasaran pasalnya Salsa tidak memberi tahu dirinya.
"2 minggu lalu".Jawab Salsa santai.
"Kenapa loh nggak bilang sama gue?".Tanya Lia lagi.
"Emangnya loh orang tua gue?".Kata Salsa balik nanya,sambil duduk dikursi yang ada didekatnya.
"Yah bukan tapikan gue sahabat loh".Kata Lia.
"Udahlah nggak usah dibahas".Kata Salsa,males membahas hal yang tidak penting.
"Iya bener udah mending makan yang banyak".Kata Boy berbinar mendengar kata makanan.
"Huh dasar tukang makan".Kata Lia sambil meraub wajah Boy.
"Emm loh abis makan apa sih tangan loh bau banget".Kata Boy karena tangan Lia sangat bau.
"Oh ini tadi gue abis pup tapi nggak dicuci tangannya".Kata lia bercanda.
"Ih najis".Kata Boy sambil menuju kamar mandi.
"Haha".Tawa lia karena berhasil mengerjai Boy.
"Emang bener tangan loh belum dicuci bekas pup?"Tanya Salsa
"Yah enggak lah gue cuman bercanda".Jawab Lia,masa iya Lia yang cantik jelita ini belum cuci tangan bekas pup batin Lia.
"Oh kirain".Kata Salsa
"Udah ayo pesen makanan".Kata Lia.Mereka pun memesan makanan direstoran Salsa.
"Ih masih bau tangan gue".Kata Boy saat sudah kembali dari toilet.
"Ah masa orang gue cuman bercanda kok".Kata Lia heran.
"Tapi kenapa tangan gue masih bau?,nih kalau nggak percaya cium".Kata Boy sambil memberikan tanganya kemulut lia.
"Ih iya bau".Kata lia sambil menghempaskan tangan Boy.
"Loh kali tadi pegang apa gitu coba inget inget".Kata panji.Boy pun mengingat ingat.
"Ah gue inget tadi gue kena kotoran burung deh kayaknya,atau gue tadi pas pup nggak cuci tangannya".Kata Boy sambil masih berpikir.
"Loh kali pas pup nggak cuci tangan".Kata Lia yang malah meledek Boy.
"Udah ah jorok pada bahas gituan".kata Salsa merasa jijik karena temannya membahas soal pup manusialah,pup burunglah kan jorok.
"Iya ya kenapa gue ngomongin gituan".Kata Boy bertingkah beg*.
"Entah".Kata Lia sambil memakan makanannya yang baru sampai.
...Hidup merupakan sebuah rangkaian pengalaman, setiap pengalaman membuat kita lebih besar, walaupun terkadang sulit untuk menyadarinya. Karena dunia dibentuk untuk mengembangkan karakter, dan kita harus belajar bahwa kegagalan dan kesedihan yang kita rasakan akan membantu kita untuk maju....
__ADS_1
...- Henry Ford -...
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘