KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
HANTU?


__ADS_3

Salsa pun menancap gasnya dengan kencang menyusul Jefry dan saat ini Salsa persis di samping mobil Jefry. Mereka berdua pun terus menancap gasnya dengan sangat kencang, Salsa dan Jefry pun saling salip,apalagi pas mereka mau sampai garis finish, mereka menanjap gasnya dengan sangat sangat kencang dan tidak ada yang menang karena Jefry dan Salsa sampai garis finish bebarengan.


"Siapa yang menang?".Tanya Boy.


"Nggak ada,soalnya Salsa sama orang itu bareng sampai garis finishnya".Jawab Lia sambil berjalan menuju mobil Salsa.


"Ternyata tidak ada yang menang,semua seri".Kata MCnya.


"Jadi menurut juri balapannya akan di ulangin lagi tiga hari kemudian".Kata MCnya.


Kembali ke Salsa


"Sa loh nggak papa kan?".Tanya Lia khawatir takut Salsa kenapa napa lagi.


"Ck lebay loh, orang gue nggak papa".Jawab Salsa sambil menyingkirkan tangan Lia dari tubuhnya karena dia sedang memeriksa tubuhnya.


"Gue cuman khawatir".Kata Lia.


"Udah ayo pulang, udah malem besok kuliah" Kata Salsa mengajak pulang teman dan anak buahnya, saat Salsa ingin masuk mobil, Salsa bicara dulu ke Panji yang sedang melamun.


"Ji ayo pulang malah ngelamun".Kata Salsa tapi Panji tidak bergeming melainkan Panji melihat ke arah belakang Salsa, karena Salsa penasaran kenapa Panji melihat ke arah belakangnya, Salsa pun menengok ke arah belakang dan alangkah terkejut dirinya saat melihat Jefry yang sedang berjalan ke arahnya.


"Mau ngapain loh kesini?".Tanya Salsa saat Jefry sudah ada didepannya.


"Gue cuman mau bilang jangan dekat dekat sama Dillan".Jawab Jefry, setelah bicara seperti itu kepada Salsa, Jefry pun kembali ke mobilnya.


"Heh siapa juga yang dekat dekat sama Dillan".Teriak Salsa tidak terima dengan omongan Jefry, sedangkan Jefry tidak menangapi omongan Salsa.


"Ji maaf-...".Kata Salsa kepada Panji tapi pas Salsa nengok kebelakangnya ternyata Panji sudah tidak ada.


"Panji mana?".Tanya Salsa merasa bersalah kepada Panji.


"Dia pulang, mungkin dia kecewa sama loh".Kata Lia sambil berjalan menuju mobilnya, Lia juga merasa kecewa kepada Salsa karena tidak bicara jujur kepada Panji.


"Maafin gue".Kata Salsa merasa sedih dan kecewa terhadap dirinya sendiri.


"Kalian pulang aja, atau mau ke markas silahkan".Kata Boy menyuruh anak buahnya dan Salsa untuk pulang. Sedangkan Salsa sudah masuk kedalam mobilnya dan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi. Melihat hal itu Boy langsung mengejar Salsa menggunakan mobilnya.


"Maafin gue Ji".Kata Salsa sambil terus membawa mobionya dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


Sedangkan ditempat lain


"Udah lah Ji nggak usah marah sama Salsa, mungkin dia ngebohongin loh itu karena suatu alasan".Kata Elsa menenangkan Panji agar tidak marah kepada Salsa.


"Panji nggak marah kak sama Salsa tapi Panji cuman kecewa sama Salsa".Kata Panji kecewa kepada Salsa.


"Gue ngerti kok loh butuh waktu sendiri, kalau gitu sekarang kita balik, loh harus istirahat karena loh baru pulang dari rumah sakit".Kata Elsa sambil menyalakan mobilnya kembali, karena tadi Elsa berhenti di tengah jalan untuk menenangkan Panji.


Mereka berdua pun pergi menuju rumah Panji


Kembali lagi ke Salsa


Saat ini Salsa sedang berada di danau tempat biasa Salsa kalau sedih.


"Gue bohongin loh biar loh nggak terus mengaharap abang loh datang".Kata Salsa yang sedang duduk di danau itu, walaupun malam Salsa tidak merasa takut karena dia lagi sedih, coba nggak lagi sedih pasti Salsa ketakutan. Cukup lama Salsa diam di danau itu dan sekarang sudah jam 1 dini hari. Dan saat Salsa ingin berjalan ke dalam mobilnya dia mendengar suara aneh.


"Suara apaan tuh?".Tanya Salsa ngomong sendiri.


Krak


"Kok gue jadi merinding yah".Kata Salsa bergidik ngeri karena dia mengdengar suara aneh.


"Woy kalau berani keluar loh".Kata Salsa sambil celingak celinguk kesana kemari. Karena tidak ada yang menyahut Salsa pun kembali berjalan dan saat berjalan suara tadi kedengaran lagi.


"Gue bilang kalau berani kesini loh".Kata Salsa mulai kesal dengan suara itu. Dan saat menengok ke samping Salsa melihat bayangan putih melintas.


"Itu apaan putih putih".Kata Salsa ketakutan.


"Bismika allâhumma ahyâ wa bismika amût,eh salah doa kenapa gue malah baca doa sebelum tidur".Kata Salsa salah membaca doa.


"Cepat keluar".Kata Salsa sudah emosi sampai ke ubun ubun, Salsa pun kembali berjalan menuju mobilnya dan suara itu ada lagi.


Krak "Jangan pergi".Kata orang itu atau mungkin hantu, entah lah author juga nggak tahu.


"Siapa loh larang gue".Kata Salsa sambil mencari sumber suara dan saat dia sedang mencari sumber suara tiba tiba ada yang mencoleknya dari belakang. Salsa pun berbalik menghadap kebelakang dan alangkah kagetnya Salsa melihat mbak kunti, Salsa pun langsung berlari.


"Hahahahahaha".Tawa seseorang, saat Salsa mendengar suara orang tertawa Salsa langsung berhenti dan melirik kebelakang dan alangkah terkejutnya Salsa melihat Dillan yang menjadi hantu tadi.


"LOH!!!".Kata Salsa kesal dan langsung berlari ke Dillan dan memukul Dillan dengan sangat kencang.

__ADS_1


"Auh sakit beg*".Kata Dillan kesakitan karena pukulan Salsa sangat kencang.


"Lagian loh takut takutin gue".Kata Salsa berhenti memukul Dillan.


"Gue cuman pengen ngeprank orang".Kata Dillan santai.


"Kok loh tahu tempat ini?".Tanya Salsa lagi.


"Tahu lah Dillan gitu loh".Jawab Dillan menyombongkan diri.


"Sombong".Cibir Salsa sambil berjalan menuju mobilnya tapi ditahan oleh Dillan.


"Tadi gue ikutin loh, dan kelihatannya loh sedih".Kata Dillan menjawab jujur sambil memeluk Salsa.


"Kalau gue sedih apa urusannya sama loh?".Tanya Salsa tanpa menolak pelukan Dillan karena Salsa merasa aman dan nyaman saat di peluk oleh Dillan.


'Karena loh adik gue dan gue peduli".Batin Dillan, karena dia belum bisa memberi tahu kalau dia adalah abangnya.


"Kan gue peduli sama semua orang".Kata Dillan sambil mempererat pelukannya.


"Oh".Kata Salsa ber O ria saja.


"Loh nyaman yah dipeluk sama gue?".Tanya Dillan mulai menggoda Salsa dan omongan Dillan pun menyadarkan Salsa bahwa kini dirinya sedang memeluk Dillan.


"Enak aja tadi loh yang peluk gue duluan".Kata Salsa tidak terima Dillan menyalahkan dirinya.


"Alah bilangan aja loh ke enakan dipeluk sama gue".Kata Dillan terus menggoda Salsa.


"Au ah".Kata Salsa berjalan menuju mobilnya karena malu dengan Dillan.


"Woy udah peluk gue bukannya terima kasih malah pergi".Kata Dillan sambil menyusul Salsa.


"Apa lagi?,udah sana gue mau pulang".Kata Salsa sambil membuka pintu mobilnya.


"Gue anterin yah udah malem, nanti loh kenapa napa".Kata Dillan menawarkan diri untuk mengantar Salsa.


Hmm...apakah Salsa mau di antar pulang oleh Dillan?ikutin terus kelanjutanya kalau penasaran🥳❤


...Karena hati tak perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh....

__ADS_1


...- Dee Lestari -...


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,VOTE DAN KASIH BINTANG 5 YAH GUYS👍💬😘⭐


__ADS_2