
"Kamu suka yah sama Salsa?".Tanya Mamah Panji,karena dia merasa anaknya suka sama Salsa karena yang di goda itu selalu Salsa.
"Ih apaan sih mah nggak kok".Jawab Panji tersenyum malu malu.
"Ah nggak usah bohong deh sama mamah".Kata Mamah Panji kembali menggoda anaknya.
"Nggak kok mah beneran".Kata Panji.Dan saat anak dan Ibu itu sedang mengobrol tiba tiba pintu ruangan Panji terbuka dan terlihatlah suster yang sedang membawa makanan untuk Panji.
"Permisi,ini sarapannya untuk mas Panji".Kata Suster itu ramah sambil menyerahkan sarapan Panji.
"Oh iya sus makasih".Kata Mamah Panji menerima makanan tersebut.
"Sama sama bu,kalau gitu saya permisi dulu,oh iya kalau sudah sarapan diminum obatnya yah".Kata Suster itu sambil berjalan keluar ruangan Panji.
"Ayo sarapan dulu,nanti bahas Salsanya".Kata Mamah Panji sambil menggoda anaknya.
"Mamah!!!".Kata Panji tidak suka.
"Haha,udah ayo makan sarapannya".Kata Mamah Panji.Panji pun memakan sarapannya walaupun dia tidak suka makanan rumah sakit karena tidak enak tapi dia harus tetap memakannya kalau tidak bisa bisa mamahnya ngamuk.
Kembali lagi ke Salsa
Saat ini Salsa sedang dalam perjalanan menuju kampus menggunakan mobil Lia.
"Loh nanti pulang ngampus langsung ke apartemen Jefry apa kekantornya?".Tanya Boy yang sedang menyetir mobil Lia.
"Gue ke kantornya dulu deh kayaknya,soalnya kalau ke apartemennya langsung takut nggak ada orangnya".Jawab Salsa dari bangku mobil belakang.
"Oh,mau gue anter apa nggak?".Tanya Boy lagi yang sudah hampir sampai dikampus.
"Gue naik taksi aja".Jawab Salsa.
"Oke kalau gitu".Kata Boy memberhentikan mobilnya karena sudah sampai kampus san dia langsung turun duluan disusul oleh Lia dan Salsa.Mereka pun berjalan menuju kelas.Saat berjalan tiba tiba ada yang nabrak Salsa dari depan dan orang utu sedang membawa minum alhasil minuman itu pun terkena baju Salsa.
"Maaf maaf".Kata orang itu sambil menunduk karena takut dimarahin.
"Nggak papa kok,bisa dibersihin ini".Kata Salsa sambil mengelap bajunya dengan tisu yang diambil dari tasnya.
"Maaf sekali lagi kak".Kata orang itu.
__ADS_1
"Nggak papa beneran,kalau gitu gue pergi dulu".Kata Salsa berjalan menuju kelasnya.
"Kenapa loh nggak marah,biasanya loh itu suka emosian".Kata Lia penasaran kenapa Salsa tidak marah.
"Males,kasihan lagi".Kata Salsa masuk kedalam kelasnya karena sudah sampai.
Mereka pun duduk dikursi masing masing dan mulai belajar saat dosennya sudah datang.
.
.
.
Ditempat lain
"Gue keluar dulu yah ada urusan mendadak nih".Kata Dillan saat sampai diruangan Jefry.Tadi pas lagi bekerja tiba tiba dokter yang tes DNA dirinya dan Salsa menelpon bahwa hasil tes DNAnya sudah keluar lebih awal dari yang diperkirakan dan Dillan pun langsung menyelesaikan pekerjaannya,karena pekerjaan hari ini sedikit jadi selesainya juga lebih awal.
"Ada urusan apa?".Tanya Jefry fokus kedepan layar leptopnya.
"Bukan urusan loh".Kata Dillan sambil keluar dari ruangan Jefry,sedangkan Jefry yang tidak kepo tentang semua hal jadi dia tidak banyak tanya kepada Dillan.
Saat ini Dillan sudah didalam mobilnya dang langsung berangkat menuju rumah sakit.
.
.
.
Saat ini Salsa baru selesai kuliah dan dia siap siap untuk ke kantor Jefry.Sedangkan Lia dan Boy masih ada kelas hari ini.
"Mana sih taksi lama banget".Kata Salsa sedang menunggu taksi,dan tak lama kemudian taksi puh lewat,Salsa pun langsung memberhentikannya dan langsung naik kedalam taksi itu.
"Bang ke alamat ini yah".Kata Salsa sambil memperlihatkan alamat kantor Jefry dari HPnya,abang taksi itu hanya mengangguk.
.
.
__ADS_1
Tak berselang lama Salsa pun sampai di kantor Panji dan dia langsung turun setelah membayar taksi itu.Salsa masuk kedalam kantor Jefry dan langsung kedalam ruangan Jefry setelah naik lift.
"Tumben loh udah kesini".Kata Jefry yang melihat Salsa datang lebih awal dari pada biasanya.
"Gue cuman mau ngomong plus ambil mobil gue diapartemen loh".Kata Salsa duduk di kursi yang biasa dia pakai kerja.
"Ngomong apa?,kalau nggak penting nggak usah dibahas".Kata Jefry yang fokus ke leptopny tanpa menoleh ke arah Salsa.
"Ini penting banget".Kata Salsa.
"Apa?".Tanya Jefry yang menoleh sebentar ke arah Salsa setelah itu kembali fokus ke leptopnya.
"Gue cuman mau ngomong,loh mending temuin adik loh deh,soalnya dia pengen ketemu sama loh,loh nggak kasihan sama dia yang habis bunuh diri gara gara loh".Jelas Salsa serius sambil menatap Jefry.
"Nggak akan terjadi".Kata Jefry datar dan tetap fokus kedepan layar leptopnya.
"Plis lah kali ini aja".Kata Salsa memohon kepada Jefry,padahal kalau tidak untuk Panji dia males banget harus mohon mohon begini.
"Nggak akan,lagian siapa sih loh nyuruh nyuruh gue?,loh dibaikin malah makin ngelunjak yah".Kata Jefry yang mulai tersulut emosi dan berjalan menuju tempat duduk Salsa.
"Gue cuman kasihan aja sama adik loh,gue bakal lakuin apa aja supaya loh mau ketemu sama Panji".Kata Salsa membuat tawaran.
"Gue bilang nggak mau yah nggak mau".Bentak Jefry,Salsa pun mulai agak ketakutan karena dibentak oleh Jefry tapi dia tetap harus bisa membujuk Jefry untuk melihat Panji.
"5 menit nggak papa kok,yah plis".Kata Salsa tetap memohon kepada Jefry.
"Kalau loh cuman mau ngomong itu mending pergi sekarang dari kantor gue".Bentak Jefry lagi mulai naik pitan.Karena Salsa keras kepala dia terus membujuk Jefry.
"Gue nggak akan pulang sebelum loh mau ketemu sama adik loh".Kata Salsa tetap pada pendiriannya.
"Gue bilang PERGI!!".Kata Jefry yang sudah marah tingkat tinggi.
"Nggak mau".Kata Salsa.Jefry pun semakin berjalan mendekat ke Salsa dan dia langsung menampar pipi Salsa karena dia sudah sangat emosi.
Plak
"Au".Pekik Salsa kesakitan karena pipinya ditampar oleh Jefry dan saat pipi Salsa di tampar tiba tiba ada yang memukul perut Panji.
Siapakah orang yang memukul perut Jefry?penasaran?ikutin terus kelanjutannya🥳❤
__ADS_1
...Hidup adalah perjuangan, dimana dalam hidup terdapat rangkaian proses yang harus kita lalui. Hidup memiliki tahapan yang harus kita lewati. Semua tahapan dalam hidup akan berjalan sesuai dengan alur yang sudah ditentukan oleh Yang Maha Pencipta. Dalam kehidupan akan hadir cerita dan kisah yang mendalam, yang akan menyatu dengan kehidupan sehari-hari, serta akan mengalir tanpa bisa pernah kita tebak....
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘