
"Iya,kalau gitu gue pamit dulu yah".Kata Dillan dan Arya hanya mengangguk.
Dillan pun sudah mengendarai mobilnya untuk pulang.
'Kalau loh benar adik gue,maaf gue masih belum inget siapa keluarga gue'.Batin Dillan.
Flashback on
Saat Dillan kembali keruagannya tiba tiba kepalanya kambuh lagi.
"Aaaaah".Kata Dillan menahan sakit.
Tiba tiba ingatan tentang dirinya dan keluarganya teringat sedikit sedikit.
"Ada yang panggil gue abang,apa benar gue punya adik?".Kata Dillan dalam ingatannya itu,saat kepalanya sudah mulai tidak sakit lagi.
"Gue haru cari tahu,nanti".Kata Dillan sambil duduk dikursinya dan melanjutkan kerjanya.
Jam pulang kerja pun pulang,dan Dillan siap siap untuk keruangan Jefry sambil mengambil sesuatu di Salsa.
Tok tok
Kata Dillan mengetuk pintu.
"Masuk".Kata Jefry.
"Ayo pulang bro udah jam pulang nih".Kata Dillan.
"Bentar lagi".kata Jefry.
"Oh kalau gitu gue duduk aja dulu ah".Kata Dillan.
"Loh tadi heboh amat kalau gue itu abang loh,sekarang loh diam aja".Kata Dillan.
"Mungkin benar gue salah orang,nggak mungkin abang gue sifatnya kayak loh".Kata Salsa datar.
"Maksud loh apa nih?".Tanya Dillan.
"Pikir aja sendiri".Jawab Salsa sambil berdiri dari duduknya.
"Kalau gitu gue pulang dulu,udah selesai ini pekerjaan gue".Kata Salsa dan saat Salsa berdiri Dillan mencabut rambut Salsa dan Salsa pun tidak sadar bahwa rambutnya dicabut oleh Dillan,walaupun dia nggak yakin bahwa Salsa adiknya tapi dia harus tes DNA siapa tahu benar Salsa adalah adiknya berarti dia masih punya keluarga,pikir Dillan.
Flashback off
Kembali lagi ke Salsa.
Saat ini Salsa sedang berada dimobil Anggiyani,tadi dia mengSMS Anggi untuk menjemputnya didepan kantor Jefry.
"Gi kita mampir ditukang bakso depan yah gue laper nih".Kata Salsa.
"Ok siap bos".Kata Anggi sambil mengancungkan jempolnya.
Mereka berdua pun mampir ketukang bakso langanan Salsa.
"Bang kumis baksonya 50 bungkus yah".Kata Salsa.
"Siap neng".Kata Bang kumis.
"Buset banyak amat bos emang muat perut bos makan segitu banyak?".Tanya Anggi.
"Yah enggak buat gue semua lah emangnya gue apa makan bakso 50 bungkus?,50 bungkus itu untuk kita makan rame rame dimarkas".Jelas Salsa.
"Oooh,kirain Bos makan bakso 50 bungkus hehe".Kata Anggi mengaruk tenguknya yang tidak gatal.
"Nggak lah".Kata Salsa sambil duduk dikursi yang ada disebelahnya.
__ADS_1
"Bos boleh nggak saya mie ayam aja?".Tanya Anggi.Salsa pun melotot Anggi pun langsung menciut dan detik berikutnya Salsa tersenyum sambil ngomong...
"Boleh silahkan aja".Kata Salsa.
"Hehe makasih bos".Kata Anggi dan langsung ngomong ke abang tukang baksonya.
"Bang saya mau mie ayam baksonya satu bungkus".Kata Anggi.
"Siap neng".Kata Abang tukang Bakso.
Tiba tiba ponsel Salsa bunyi.
Kring kring kring
"Halo,ada apa Ya?".Tanya Salsa,ya ternyata yang nelpon adalah Lia.
"Loh lagi dimana?".Tanya Balik Lia.
"Tukang bakso".Jawab Salsa.
"Wih gue mau".Kata Boy.Saat ini Lia,Boy dan Panji sedang ada dirumah Salsa.
"I**h apaan sih main rebut rebut aja".Kata Lia karena HP nya langsung direbut oleh Boy.
"Hehe sorry tangan gue repleks kalau dengar makanan".Kata Boy sambil menunjukan deretan giginya.
"Huh dasar aneh".Kata Lia.
"Woy gue masih disini malah pada ngomong berdua,gue matiin nih telponnya".Kata Salsa.
"Eh eh jangan".Kata Lia.
"Bilang ke Boy kalau bakso datang aja ke markas".Kata Salsa.
"Loh mikirin diri loh sendiri,kita itu harus berbagi jangan serakah".Kata Salsa.
"Denger tuh pakai telinga bukan pakai kaki".Kata Lia mengejek Boy.
"Lah emang dengar pakai kaki? bukannya pakai telinga aneh loh".Kata Boy.
"Udah ah,gue matiiin yah sambungan teleponnya".Kata Salsa sambil mematikan sambungan teleponnya.
Sedangkan dirumah Lia,Panji dan Boy sedang siap siap untuk ke markas BLACK TIGER.
"Cepetan woy,nanti gue nggak kebagian bakso".Kata Boy yang sudah ada didalam mobil.
"Ck sabar napa,nggak sabaran banget loh kayak yang mau dapat bantuan sembako".Kata Lia.
"Bodo amat".Kata Boy.Sedangkan Lia memutar bola matanya jengah.Mereka berdua pun sudah ada dimobil.
Mereka berdua pun berangkat menuju markas BLACK TIGER.
"Eh eh Panji mana?".Tanya Lia.
"Eh iya si Panji mana yah?".Tanya Balik Boy.
"Malah balik nanya".Kata Lia.
"Coba telpon".Suruh Boy ke Lia.
"Iya".Kata Lia.Lia pun menelpon Panji.
Sambungan telpon pun terhubung.
"Halo Ji loh dimana?".Tanya Lia.
__ADS_1
"Gue masih dirumah,loh sama Boy tinggalin gue,gue baru mau buka pintu eh mobilnya udah jalan,gue panggil panggil malah nyelonong aja mobilnya".Jawab Panji.
Flaskback on
Saat ini Panji masih dirumah buat siap siap ke markas BLACK TIGER bersama Boy dan Lia.
"Cepetan woy,nanti gue nggak kebagian bakso".Kata Boy.
"Ck sabar napa,nggak sabaran banget loh kayak yang mau dapat bantuan sembako".Kata Lia.
"Bodo amat".Kata Boy.
Dan saat Boy dan Lia sudah didalam mobil,Panji baru mau buka pintu tapi mobilnya malah.
"Woy gue belum masuk".Teriak Panji tapi tidak didengar Boy ataupun Lia.
"Sialan dasar kalian".Kata Panji.Dan Panji terpaksa membawa mobilnya sendiri padahal tadi dia males bawa mobil.
Flashback off
"Hehe sorry gue kira tadi loh itu udah naik,eh pas gue liat kekursi belakang nggak ada siapa siapa".Kata Lia.
"Gue sama Boy balik lagi kok nih".Lanjut Lia lagi.
"Nggak usah gue udah dijalan bawa mobil sendiri".Kata Panji.
"Oh bagus kalau gitu,gue matiin yah telponnya".Kata Lia dan tanpa menunggu jawaban Panji Lia mematikan sambungan telponnya.
Kembali lagi ke Salsa.
Saat ini Salsa dan Anggi sedang dalam perjalanan menuju markas BLACK TIGER.
"Mampir dulu ketukang jus yah".Kata Salsa.
"Ah siap".Jawab Anggi.
Mereka pun menepi dulu,untuk membeli jus.
"Loh mau jus apa?".Tanya Salsa saat akan turun dari mobil.
"Sini saya aja bos yang belinya".Kata Anggi bukannya menjawab pertanyaan dari Salsa.
"Udah gue aja".Kata Salsa.
"Saya aja Bos".Kata Anggi kekeh.
"Ya udah nih uangnya".Kata Salsa menyerah.
"Nah gitu dong Bos dari tadi".Kata Anggi sambil turun dari mobil.
"Eh Bos mau jus apa?".Tanya Anggi yang menonjolkan kepalanya tepat depan pintu mobil.
"Jus alpukat aja"Kata Salsa sambil memainkan HP nya.
"Pesannya berapa jus bos?".Tanya Anggi lagi.
"55 jus aja,rasanya serterah loh aja kalau yg lain".Jawab Salsa.
"Oke".Kata Anggi sambil pergi ketukang jus.
...Dua musuh kebahagiaan manusia adalah rasa sakit dan kebosanan....
...- ARTHUR SCHOPENHAUER -...
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘
__ADS_1