
"Kita berangkat sekarang".Kata Panji sambil berjalan menuju mobil Boy.
Mereka pun berangkat menuju dermaga.
.
.
.
Sedangkan ditempat lain.
"Kalian gimana sih tinggal ikutin aja,gitu aja nggak becus".Kata orang itu.
"Ma...maaf bos".Kata anak buah orang itu.
"Maaf maaf,gue nggak mau tahu kalian harus terus ikutin Salsa".Kata orang itu,anak buahnya pun hanya mengangguk.
"Udah sana,ngapain masih disini?".Tanya Orang itu,anak buahnya pun pergi sambil membungkuk sopan.
"Mereka kenapa Lan?".Tanya Jefry.Ya yang mengikuti Salsa tadi adalah anak buah Dillan,karena Dillan mau tahu lebih tahu Salsa adiknya apa bukan.
"Biasa kerjaannya nggak becus".Jawab Dillan.
"Oh,kita sekarang kedermaga,buat ngambil pesanan barang kita".Kata Jefry.
"Ya udah ayo".Kata Dillan sambil berdiri dari duduknya.
"Kalian semua ikut gue".Kata Dillan yang berjalan tepat dibelakang Jefry.Anak buah Jefry pun mengikuti perintah Dillan.Mereka memang patuh kepada Dillan walaupun Dillan bukan ketua mafia BLACK WOLF karena mereka tahu Dillan dan Jefry itu sangat dekat.
"Gue ikut loh aja yah".Kata Dillan.
"Ck ngamau capek banget loh".Kata Jefry.
"Udah ayo cepetan".Kata Dillan yang sudah berada didalam mobil Jefry.
"Ini yang Bos gue apa loh sih".Kata Jefry sambil masuk kedalam mobilnya.
"Ckck gitu aja baperan".Kata Dillan.
"Kalian jangan ikut semua,jaga markas".Kata Jefry datar.Jefry memang dingin kepada anak buahnya atau orang yang tidak dekat dengannya,tapi sebenarnya sifatnya hangat kepada orang yang di sayangi.
"Siap bos".Kata mereka.
Jefry,Dillan dan anak buahnya pun melaju menuju dermaga untuk mengambil pesanan barang miliknya.
Kembali lagi ke Salsa.
Saat ini Salsa baru sampai didermaga untuk mengambil pesanan barangnya yaitu senjata tajam.
"Sepi banget Sa".Kata Lia.
"Bagus lah".Kata Salsa sambil turun dari mobil.
"Udah ayo cepatan turun".Kata Salsa ke Lia.
"Iya bentar".Kata Lia sambil membuka pintu mobil untuk keluar.
"Kapalnya yang mana?".Tanya Panji yang baru turun dari mobil.
"Kata orangnya kapalnya warna merah".Jawab Salsa.
"Semua kapalnya warna merah beg*".Kata Boy karena saat melihat kapalnya semuanya warna merah.
"Sebentar gue telpon dulu orangnya".Kata Salsa sambil mengambil HP disakunya dan langsung menelpon orang yang membawa pesanan barangnya.
"Halo dimana barangnya?".Tanya Salsa.
"......".Kata orang itu.
__ADS_1
"Ok".Kata Salsa sambil mematikan telponnya.
"Dimana?".Tanya Panji.
"Ayo semuanya ikut gue".Kata Salsa tanpa menjawab pertanyaan Panji.
Semua orang pun mengikuti Salsa.
"Tuh orangnya".Kata Salsa sambil menunjuk orang yang membawa pesanannya.
"Mana?".Tanya Salsa saat sudah berada didekat orang itu.
"Tuh".Kata orang itu sambil menunjuk kota besar yang berada disamping Salsa.
"Ok,uangnya udah gue transfer".Kata Salsa,orang itu hanya mengangguk.
"Bawa".Perintah Salsa ke anak buahnya.
"Nggak diperiksa dulu Sa?".Tanya Lia.
"Nanti aja dimarkas".Jawab Salsa sambil berjalan menuju mobil Panji.
"Udah gitu aja?tahu gitu gue nggak ikut,perjalannya aja yang jauh tapi ngambilnya cuman sebentar".Kata Boy.
"Hidup loh malesan amat,giliran makan aja semangat 45".Ejek Lia.
"Bodo amat".Kata Boy sambil berjalan menuju mobilnya.
Mereka pun kembali ke markas untuk mengecek senjata tajam tersebut.
Dan setelah kepulangan anggota BLACK TIGER datanglah anggota BLACK WOLF.
"Dimana tempatnya?".Tanya Dillan.
"Udah ayo ikut aja".Jawab Jefry,Dillan pun menurut dan mengikuti Jefry.
"Ini bos".Kata orang itu namanya Dani sambil menunjuk barang yang diminta Jefry.
"Periksa".Kata Jefry ke anak buahnya.Anak buahnya pun mulai memeriksa barang tersebut.
"Bukan bos".Kata anak buah Jefry.
"Minggir".kata Jefry.
"Dimana pesanan gue hah?".Tanya Jefry marah,karena barang yang dipesannya bukan itu.
"Tadi ada bos".Jawab Dani gemetaran.
"Sekarang mana buktinya nggak ada".Kata Jefry.
"Mungkin ketuker sama barang anggota mafia lain bos".Jawab Dani.
"Ah nggak ada guna loh,gue rugi besar".Kata Jefry marah sambil memukul Dani.
"Cepetan cari barang gue".Kata Jefry ke anak buahnya.Anak buahnya pun langsung melaksanakan tugas yang diperintahkan Jefry.
"Udah ayo kita pulang aja,biar mereka aja yang cari".Kata Dillan mulai angkat bicara.
Mereka berdua pun pulang kerumah Jefry.
Sedangkan di markas BLACK TIGER kini sedang panika karena barang yang mereka bawa bukanlah senjata tajam melain narkoba.
"Gimana nih,kenapa bisa salah begini".Kata Panji.
"Gue juga nggak tahu,kayaknya ketuker deh".Kata Salsa.
"Mending kita serahin aja ke polisi".Usul Lia.
"Benar juga loh,coba kalian cepat hubungin polisi".Kata Salsa ke salah satu anggotanya.
__ADS_1
"Dan jangan bilang kalau barangnya da dimarkas kita,bilang aja dijalan ....".Lanjut Salsa lagi.
"Coba sekarang loh telpon orang yang tadi bawa barang kita".Kata Lia.
"Ok".Kata Salsa sambil mengambil ponselnya disaku celana.
"Halo".Kata Salsa.
".....".Kata orang itu namanya Dani
"Gue mau tanya kenapa barang gue jadi narkoba?".Tanya Salsa.
".....".Kata Dani.
"Apa,nanti ada anak buah gue yang datang buat ngambil barang gue".Kata Salsa.
".....".Kata Dani dan Salsa langsung mematikan telponnya.
"Kenapa Sa?".Tanya Lia.
"Barang haram itu punya anggota BLACK WOLF,dan tertukar dengan punya kita".Jawab Salsa.
Deg
Panji langsung jatuh tersungkur kebawah,dan semua orang menoleh ke arah Panji.
"Ji loh nggak papa?".Tanya Salsa dan tidak mendapat jawaban dari Panji.
"Ji jawab gue".Kata Salsa lagi tapi Panji masih tidak menjawab.
"Mending bawa dia istirahat aja".Kata Lia.
"Ayo Ji istirahat,atau loh mau pulang?".Tanya Salsa.
"Gue mau pulang aja".Jawab Panji datar padahal dilubuk hatinya yang terdalam dia sangat sedih karena abangnya membeli barang haram/narkoba.
"Boy anterin Panji".Kata Salsa.
"Nggak usah gue bisa pulang sendiri".Kata Panji sambil berjalan lunglai.
"Loh beneran bisa pulang sendiri?".Tanya Salsa menyusul Panji.
"Udah tenang aja gue baik baik aja".Kata Panji sambil tersenyum.
'Gue tahu loh sedih Ji tapi loh berusaha kuat'.Batin Salsa.
"Kalau gitu loh hati hati".Kata Salsa.
"Iya".Kata Panji sambil masuk ke mobilnya.
"Galang,Arga".Panggil Salsa saat Panji sudah pergi.
"Iya bos".Kata Galang dan Arga.
"Kalian ikutin Panji,gue takut tejadi apa apa sama dia".Kata Salsa.
"Baik bos".Jawab Mereka berdua,kemudian mereka berangkat menggunakan motor masing masing.
Salsa pun kembali ke dalam.
"Kalian cepat ambil barang kita di dermaga".Perintah Salsa kepada anak buahnya.
"Baik bos".Kata mereka.
...Jangan malu dengan kegagalanmu, belajarlah darinya dan mulai lagi....
...- RICHARD BRANSON -...
JANGAN LUPA LIJE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘
__ADS_1