
...Banyak orang menganggap dirinya kurang beruntung sebelum ada perempuan atau lelaki yang mencintainya. Ada yang bahkan sampai bunuh diri, merampas hak Tuhan dalam urusan nyawa. Sebagai akibat kesalahan keyakinan, banyak yang mengira cinta adalah penyelamat. Kemudian, orang-orang yang berkeyakinan seperti itu menikah. Kemudian, mereka akan saling melukai, menyakiti. Setelah itu, mereka pilih cerai sebagai jalan kebahagiaan, atau bertahan demi keselamatan hubungan dengan terus berpura-pura. Kadang mereka menyatakan, dari Tuhan-lah musabah kehadiran cinta itu, dan menyalahkan Tuhan ketika mereka gagal merawat hubungan....
...- KHRISNA PABICHARA -...
"Terus gue harus gimana Yaaa?".Tanya Salsa.
"Yah loh telepon dong Jefrynya beg*".Jawab Lia, karena tidak tahu jalan pikiran teman temannya yang bodoh bodoh itu.
"Oh iya".Kata Salsa langsung mengambil HPnya dan langsung menelpon Jefry.
"Nggak diangkat".Kata Salsa
"Coba loh telpon asistennya itu".Kata Lia menyarankan.Salsa puj menghubungi nomor Dillan.
"Halo,ada apa nelpon gue,kangen yah".Kata Dillan
"Idih najis GR banget loh,gue cuman mau tanya dimana alamat bos loh itu?".Tanya Salsa to the point.
"Siapa?,Jefry?".Tanya balik Dillan.
"Ya iya lah siapa lagi".Jawab Salsa.
"Oh,gue kirim lewat sms".Kata Dillan dan langsung mematikan sambungan telponnya.
Ting
Suara notifikasi HP Salsa pun dan itu dari Dillan.
"Gue duluan yah,udah ada nih alamatnya".Kata Salsa sambil pergi keluar.
"Iya".Kata Lia.Dan tiba tiba Salsa balik lagi.
"Kenapa balik lagi?".Tanya Lia bingung.
"Kunci mobil gue ketinggalan".Jawab Salsa sambil tersenyum menyebalkan bagi Lia,Salsa pun pergi.
"Dasar pelupa".Kata Lia kesal.
Salsa pun berangkat menuju alamat apartemen Jefry.
.
.
.
"Ini kali yah apartemennya?".Tanya Salsa saat sudah sampai di tempat parkiran apartemen.Salsa pun turun menggunkan payung karena masih hujan.Salsa sampai didepan lift dan langsung masuk kedalam lift menuju apartemen Jefry yang berada di lantai paling atas.
Ting
__ADS_1
Salsa pun keluar dari pintu lift saat sudah sampai di lantai paling atas.
"Ini kali yah?,kan cuman satu ini aja pintunya".Kata Salsa bicara sendiri,karena ditempat itu cuman ada satu pintu apartemen yang besar.Salsa pun mulai memencet belnya.
Ting tong
Ting tong
Ting tong
"Mana sih tuh orang lama banget buka pintu aja".Kata Salsa karena pintunya tidak dibuka buka.
Sedangkan didalam apartemen
"Siapa sih gangguin orang aja".Kata Jefry karena suara bel terus berbunyi,padahal di sedangkan olahraga di tempat gime yang ada di apartemennya.Jefry pun berjalan menuju pintu dan sebelum membuka pintu Jefry melihat monitor yang ada didekat pintu.
"Oh urang itu".Kata Jefry yang melihat Salsa yang terus memencet bel apartemennya.
"Berisik".Kata Jefry saat sudah membuka pintu.
"Aaaaaaah".Teriak Salsa karena Jefry tidak menggunakan baju,dan alhasil paper bag yang berisi baju Jefry pun jatuh ke lantai.
"Apaan sih lebay".Kata Jefry datar.
"Lebay lebay mata loh,mata gue udah ternodai dua kali gara gara loh".Kata Salsa yang masih asik menutup matanya.
"Siapa loh nyuruh nyuruh gue".Kata Jefry karena dia tidak suka disuruh suruh.
"Ya udah kalau gitu,tuh ambil bajunya dilantai dan gue pergi dulu".Kata Salsa sambil berjalan menuju lift tapi ditiba tiba langkahnya berhenti karena ada yang menariknya.
"Ih lepasin gue".Kata Salsa karena Jefry menarik bajunya kayak kucing.
"Mau kemana loh?,main pergi pergi aja,pekerjaan loh belum selesai".Kata Jefry menarik Salsa masuk kedalam apartemennya.
"Pekerjaan apa lagi?".Tanya Salsa mulai kesal.
"Bersihin apartemen gue".Jawab Jefry singkat.
"Tapi pakai dulu baju loh".Kata Salsa.
"Udah dari tadi beg*".Kata Jefry.
"Oh udah ngomong dong".Kata Salsa sambil membuka matanya dan alangkah terkejutnya Salsa saat melihat Jefry ternyata belum memakai bajunya.
"Aaaah,loh bohong".Teriak Salsa sambil menutup matanya kembali.Sedangkan Jefry hanya tersenyum simpul karena berhasil mengerjai Salsa lagi.
"Udah ah gue pulang".Kata Salsa sambil berjalan keluar dari apartemen Jefry.Tapi langkahnya terhenti lagi karena Jefry berkata sesuatu.
"Berani ngelangkah satu langkah lagi siap siap aja masuk polisi dan anggota mafia loh habis sama gue".Kata Jefry mengancam dan perkataan Jefry pun membuat langkah Salsa terhenti dan langsung berbalik ke arah Jefry tapi matanya masih ditutup.
__ADS_1
"CEPETAN PAKAI BAJU MAKANYA!!!".Teriak Salsa karena dia sudah emosi tingkat dewa.
"Kok loh malah marahin gue,berani loh hah?".Tanya Jefry sambil berjalan ke arah Salsa dan langkah kaki Jefry terdengar oleh Salsa.
"Mau ngapain loh?".Tanya Salsa sambil mundur dan Salsa sudah membuka matanya karena dia harus waspada,takutnya Jefry ngapa ngapain dirinya.Jefry pun semakin dekat dengan Salsa.
"Awas jangan deketin gue".Kata Salsa yang sudah mentok ditembok.Jefry pun mendekatkan wajahnya ke wajah Salsa dan...
"Nggak usah GR".Kata Jefry sambil mengambil bajunya yang ada dibelakang Salsa.
"Idih siapa yang GR".Kata Salsa mimpinya merah karena malu.
"Udah sana cepetan bersihin apartemen gue".Kata Jefry sambil memakai bajunya.
"Mana alat buat bersih bersihnya?".Tanya Salsa pasrah tanpa banyak omong.
"Tuh didapur".Jawab Jefry sambil menunjuk kearah dapur.Tanpa banyak omong Salsa pun berjalan ke dapur yang ditunjukan Jefry tadi.
Salsa pun langsung membersihkan apartemen Jefry yang sangat berantakan itu.
"Ini rumah apa kandang ayam sih?".Tanya Salsa bicara sendiri sambil mengerutu.
"Cepetan bersihinnya jangan banyak mengerutu".Kata Jefry yang sedang nonton diruang tv.
"Mata loh cepet cepet".Kata Salsa mengerutu lagi.
Jefry pun bangkit dari duduknya dan menuju dapur untuk mengambil sesuatu.
"Awas minggir".Kata Jefry.
"Itu jalan masih ada,loh buta apa gimana sih".Kata Salsa emosi padahalkan jalan menuju dapur itu masih besar.
"Awas".Kata Jefry tanpa memperdulikan omongan Salsa.
"Heuh".Kata Salsa gedeg sambil minggir dari tempat itu.
Jefry pun mengambil air didalam kulkas karena dia merasa haus dan saat minum dia memiliki ide untuk menjahili Salsa.
Kejahilan apakah yang dilakukan Jefry kepada Salsa?penasaran?ikutin terus kelanjutannya🥳❤
...Teknologi bukanlah apa-apa. Hal yang penting adalah kamu memiliki keyakinan terhadap orang lain, dimana mereka pada dasarnya baik dan pintar, dan jika kamu memberikan mereka peralatan, mereka akan melakukan hal yang menakjubkan dengan alat-alat itu....
...Yang Asli👇...
...Technology is nothing. What’s important is that you have a faith in people, that they’re basically good and smart, and if you give them tools, they’ll do wonderful things with them....
...- STEVE JOBS -...
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘
__ADS_1