KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
PANJI SUDAH SADAR DARI KOMA NYA


__ADS_3

"Udah ngeliatin guenya?,kalau udah cepetan turun dari badan gue".Kata Jefry.Salsa pun tersadar dari lamunannya dan langsung berdiri dari tubuh kekar Jefry.Salsa memalingkan wajahnya dari tatapan Jefry karena dia merasa malu dan bodoh disaat bersamaan.


Tiba tiba Ponsel Salsa berbunyi.


Tring tring


"Ayo jalan".Kata Jefry yang sedang membawa troli.


"Bentar ada telpon,loh duluan aja".Kata Salsa sambil mengangkat telponnya.Sedangkan Jefry menunggu Salsa karena dia merasa malu kalau harus bayar sayuran beserta kawan kawannya sendiri.


"Halo Ya ada apa?".Tanya Salsa yang sedikit menjauh dari Jefry.


"...."Kata Lia dibalik telpon itu.


"Hah serius loh,iya gue kesana sekarang".kata Salsa sambil mematikab sambungan telponnya.


"Gue harus pergi sekarang ini penting banget".Kata Salsa menghampiri Jefry yang sedang duduk.


"Nggak bisa".Kata Jefry.


"Ih ini penting".Kata Salsa sambil mau pergi tadi ditahan oleh Jefry.


"Soal apa?".Tanya Jefry.


"Adik loh udah sadar,jadi awas minggir gue mau ke rumah sakit".Jawab Salsa sambil menyingkirkan Jefry,Jefry pun minggir tanpa banyak bicara.Salsa pun pergi dari super market tersebut menggunakan taksi karena mobil masih diapartemen Jefry.


Sedangkan Jefry tidak jadi belanja,troli yang berisi bahan makan pun ditinggalkan olehnya dan Jefry pergi begitu saja.


Ditempat lain/rumah sakit


"Kamu baik baik ajakan sayang?,maafin mamah yah yang nggak becus ngurus kamu sama abang kamu".Kata Mamah Panji sambil nangis dan memeluk Panji yang sedang terbaring lemah.


"Udah mah nggak usah minta maaf,yang harusnya minta maaf itu Panji karena udah buat mamah sama papah khawatir".Kata Panji meminta maaf kepada orang tuanya karena dia merasa anak yang paling bodoh dan tidak memikirkan sesuatu dengan matang.


"Bang Jefry kesini nggak?".Tanya Panji menanyakan abangnya.Belum sempat menjawab pertanyaan Panji tiba tiba pintu ruangan terbuka dengan sangat keras.


Brak


"Aaah".Suara Boy karena dia kebanting oleh pintu yang dibuka oleh Salsa sangat keras,kebetulan Boy berada tepat dibelakang pintu itu.


"Eh eh sorry gue nggak sengaja".Kata Salsa,bukannya nolongin Boy Salsa malah ninggalin Boy begitu aja dan berjalan menuju Panji.


"Woy bantuin gue".Kata Boy kesal karena tidak ada yang membantunya,yang buat dia jatuh pun tidak membantunya.


"Bangun sendiri punya tangan sama kaki ini".Kata Lia cuek.


"Ck pada jahat loh semua".Kata Boy mengerutu sambil bangkit dari jatuhnya.


"Loh ngapain ngelakuin hal bodoh hah?".Tanya Salsa langsung memarahi Panji yang terbaring lemah.

__ADS_1


"Gue itu lagi sakit malah dimarahin".Kata Panji tanpa menjawab pertanyaan Salsa.


"Bodo".Kata Salsa pura pura marah dan memalingkan wajahnya dari tatapan Panji.


"Ya udah gue minta maaf".Kata Panji lirih sambil bangkit dari tidurnya.


"Loh mau kemana sih?".Tanya Salsa langsung membantu Panji untuk duduk.


"Gue mau duduk".Jawab Panji.


"Banyak maunya loh".Kata Salsa.


"Oh iya,apa bang Jefry kesini,waktu gue nggak sadarkan diri?".Tanya Panji kepada semua orang.Semua orang pun tidak menjawab pertanyaan Panji.


"Pasti abang nggak kesini yah?".Tanya Panji sedih karena dia tahu jawabannya.


"Eh besok abang loh kesini kok,kan tadi gue ketemu abang loh,dan gue bilang kalau loh udah sadar jadi dia besok pasti kesini".Kata Salsa berbohong,tapi dia pasti besok akan membawa Jefry ke hadapan Panji bagaimana pun caranya.


"Beneran,loh nggak bohongkan".Kata Panji mulai senang seperti anak kecil yang akan diberi permen.


"Iya beneran kok,gue nggak bohong".Kata Salsa sambil tersenyum manis ke arah Panji.


"Janji dulu dong".Kata Panji seperti anak kecil.


"Haha kepala loh kebentur kali ya?kok loh jadi aneh gini yah".Kata Salsa sambil mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Panji.


"Mungkin haha".Kata Panji sambil tertawa dan semua orang pun jadi ikutan ketawa karena tingkah Panji tersebut.


"Nggak males hujan".Kata Salsa.


"Alesan".Kata Panji sambil menoyor kepala Salsa.


"Hehe".Kata Salsa cengegesan.Merek pun mengobrol tentang banyak hal dan tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 20.00 malam.


"Eh udah malem kita pulang yuk,besok kan kuliah".Ajak Lia karena sudah malam.


"Gue mau disini aja temenin nih orang".Kata Salsa yang sedang duduk dikursi sebelah Panji.


"Loh pulang aja sana jangan diam disini yang ada nanti loh nyusahin".Kata Panji bercanda.


"Ya udah kalau gitu gue balik,inget jangan ngelakuin hal bodoh lagi kalau gue liat loh ngelakuin hal bodoh lagi awas aja loh abis sama gue".Kata Salsa mengingkatkan sekaligus mengancam.


"Tenang aja,kemarin gue kemasukan syiton yang terkutuk".Kata Panji malah nyalahin Setan yang tidak tahu apa apa.


"Nyalahin setan".Kata Salsa sambil bangkit dari duduknya dan berjalan menuju Papah Mamah Panji untuk salim.


"Om tante kita duluan yah".Kata Salsa sambil mencium punggung tangan papah mamah Panji.


"Iya hati hati yah kalian,oh iya emang benar kamu mau bawa Jefry kesini?".Tanya Papah Panji sedikit mengecilkan suaranya agar tidak kedengaran oleh Panji.

__ADS_1


"Insya allah om".Kata Salsa tidak berjanji karena dia takut Jefry tidak mau karena Jefry itu menurutnya sangat keras kepala.


"Semoga dia mau".Kata Papah Panji berharap.Sedangkan Salsa hanya mengangguk dan berjalan keluar ruangan Panji disusul oleh Lia dan Boy.


"Loh beneran bakal bawa sikutu kupret itu kesini?".Tanya Lia penasaran,karena dia tidak tahu Salsa dan papah Panji tadi ngomong apa karena tidak kedengaran.


"Iya,gue akan paksa dia".Kata Salsa yakin.


"Semoga aja berhasil".Kata Lia.Sedangkan Boy menyimak omongan Salsa dan Lia saja.


"Mobil loh kemana?".Tanya Lia saat sudah diparkiran dan tidak melihat mobil Salsa.


"Mobil gue masih di apartemen Jefry sama tas gue juga masih di apartemennya,besok gue mau ambil habis pulang sekolah".Jawab Salsa.


"Oh gitu".Kata Lia sambil masuk kedalam mobil Boy.


"Ho oh".Kata Salsa juga ikut masuk kedalam mobil Boy.


Mereka bertiga pun pulang kerumah Salsa.


.


.


.


Sedangkan ditempat lain/apartemen Jefry.


Saat ini Jefry sedang duduk manis dibalkon apartemennya sambil meminum wine,begitulah Jefry kalau sedang setres atau banyak pikiran dia pasti meminum minuman tersebut.


'Kenapa semua orang peduli sama loh?,sedangkan gue nggak ada yang peduli satu pun sama gue'.Batin Jefry karena dia merasa tidak ada yang peduli sama dia,tadi aja pas lagi disuper market dia ditinggal begitu saja sama Salsa.


Saat sedang melamun tiba tiba HP Jefry bunyi dan tertera nama Dillan,Jefry pun langsung mengangkatnya.


"Halo ada apa?".Tanya Jefry to the point.


"Loh lagi dimana?".Tanya balik Dillan.


"Di apartemen,ada apa?".Tanya Jefry.


"Oh bagus kalau gitu buka pintunya sekarang,gue udah ada didepan pintu apartemen loh".Jawab Dillan.


"Kalau gitu kenapa nggak langsung masuk aja,kan biasanya loh masuk sendiri".kata Jefry sambil berjalan menuju pintu apatemen dan saat sudah sampai langsung membukanya.


"Masuk".Kata Jefry sambil mematikan sambungan telponya.Dillan pun masuk kedalam apartemen Jefry.


Sampai sini dulu untuk hari ini,semua menghibur🥳❤


...Agar sukses,pertama kita harus percaya bahwa kita mampu....

__ADS_1


...- NIKOS KAZANTZAKIS -...


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘


__ADS_2