KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
DILLAN SUKA SAMA SALSA?


__ADS_3

...Jadilah seseorang yang ketika kamu lahir, semua tertawa dan hanya kamu yang menangis. Lalu ketika kamu wafat, semua orang menangis dan kamu tersenyum....


...- Mahatma Gandhi -...


"Karena kalau dia tahu gue abangnya dia bisa dalam bahaya,loh tahu ini kan gue anggota mafia".Jawab Dillan tidak mau Salsa kenapa napa karena dirinya.


"Hmm...kalau gitu oke ini demi keselamatan adik loh".Kata Dokter Arya menyetujui.


"Oke makasih,tolong rahasianin dulu jangan sampai orang lain tahu terutama Salsa dan Jefry".Kata Dillan sambil menyabat dokter Arya dan dokter Arya menyambutnya dengan senang hati.


"Loh tenang aja rahasian aman sama gue".Kata dokter Arya.


"Kalau gitu gue pamit dulu yah,masih banyak urusan".Kata Dillan pamit karena dia mau menemui Salsa,tapi dia tidak akan memberi tahu kalau dia abangnya.


"Silahkan".Kata dokter Arya mengantar Dillan keluar dari ruangannya.Dillan pun berjalan menuju parkiran dan saat sudah sampai parkiran Dillan langsung naik ke dalam mobilnya dan melaju dengan kecepatan rata rata menuju kantor Jefry,karena pasti Salsa ada disana.


.


.


.


Dillan pun sampai dikantor Jefry,dia langsung masuk kedalam kantor dan menaiki lift menuju ruangan Jefry.


Ting


Lift terbuka,Dillan langsung berjalan keruangan Jefry dan saat dia sampai didepan pintu ruangan Jefry,dia mendengar suara Salsa dan Jefry sedang adu mulut.Dillan langsung saja masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dan alangkah kagetnya dia,Salsa ditampar oleh Jefry,dan itu membuat dia geram,Dillan langsung saja mengampiri Jefry dan menonjok perutnya.


"Kenapa loh mukul gue Lan?".Tanya Jefry yang tersengkur kelantai kerena dipukul.


"Loh kenapa nampar cewek hah?".Tanya Dillan.Tanpa menunggu jawaban dari Jefry,Dillan langsung membawa Salsa pergi dari ruangan Jefry.


'Maaf gue Jef,karena gue udah mukul loh soalnya loh duluan yang nampar adik gue'.Batin Dillan sambil membawa Salsa menuju mobionya.


Flashback off


"Woy cepetan,malah bengong disitu".Teriak Salsa karena Dillan tidak masuk masuk kedalam mobil.Teriakan Salsa menyadarkan Dillan dari lamunannya.


"Eh iya".Kata Dillan sambil berjalan menuju mobilnya dan mulai melajukan mobilnya menuju apartemen Jefry.


Sedangkan Jefry saat ini sedang kesal kepada Dillan karena Dillan sudah memukulnya dua kali yang pertama di dermaga dan yang kedua dikantor,biasanya juga Jefry memukul atau menampar cewek Dillan biasa biasa aja,sedangkan kepada Salsa sikapnya berbeda.

__ADS_1


'Apa Dillan suka sama Salsa yah?'.Batin Jefry mencurigai bahwa Dillan suka sama Salsa.


Jefry pun menghubungi anak buahnya untuk menyelidiki Dillan dan Salsa.


"Gue mau loh selidikin Dillan sama Salsa,dan cari tahu informasi lengkap tentang Salsa satu jam dari sekarang harus sudah ada dan ditel".Kata Jefry langsung mematikan sambungan telponya tanpa menunggu jawaban dari anak buahnya,karena anak buahnya akan langsung melaksanakannya.


Karena Jefry sedang kesal dia jadi tidak fokus bekerja,Jefry pun berpergi ke bar untuk melampiaskan kekesalannya.


Kembali lagi ke Salsa dan Dillan


Saat ini Dillan dan Salsa baru sampai apartemen Jefry dan mereka langsung turun dari mobil berjalan menuju apartemen Jefry.


Ting


Suara lift terbuka mereka pun langsung naik kedalam dan menuju lantai paling atas.


Ting


Lift pun terbuka Salsa dan Dillan langsung keluar dari lift dan berjalan menuju apartemen Jefry.


"Udah cepetan buka".Kata Salsa kesal karena Dillan dari tadi jalannya lambat.


"Udah sana cari sediri tasnya".Kata Dillan sambil duduk di sopa yang ada di apartemen Jefry. Salsa pun mencari tasnya,tapi dia lupa dimana dia menaruh tasnya kemarin.


"Ketemu nggak?". Tanya Dillan yang melihat Salsa mencari cari kesana kemari.


"Belum". Jawab Salsa sambil terus mencari tasnya didapur di kamar mandi san ditempat tempat yang kemarin dia bersihin.


"Perasaan gue taruh tas gue di sopa,tapi kenapa nggak ada yah?".Gumam Salsa.


"Lama loh cepetan,entar yang punya apartemen keburu datang". Kata Dillan sambil menengok ke arah Salsa yang sedang bingung mencari tasnya.


"Banyak omong loh".Kata kesal karena bukannya membantu Dillan malah terus bicara.


"Ck cepetan".Kata Dillan.


Karena tidak ketemu ketemu Salsa pun berhenti mencarinya dan berjalan menuju sopa,karena Salsa merasa cape dari tadi mencari tasnya, tapi tidak ketemu ketemu.


"Udah ketemu?".Tanya Dillan saat melihat Salsa sedang duduk disebelahnya. Sedangkan Salsa menggelengkan kepalanya.


"Lah kemarin loh nyimpannya dimana?".Tanya Dillan sambil memberikan minuman yang ada di meja dekat sopa tersebut kepada Salsa, Salsa pun menerimanyadan langsung meminumnya.

__ADS_1


"Kemarin gue nyimpennya di sopa ini".Jawab Salsa setelah selesai meminum minumannya. Sedangkan Dillan hanya manggut manggut.


"Udah pulang aja lah".Kata Salsa menyerah karena tidak menemukan tasnya.


"Terus mobil loh gimana?,kan kuncinya ada di tas loh".Kata Dillan.


"Gue ada kunci serep ini".Kata Salsa sambil berdiri dari duduknya.


"Ya udah kalau gitu,pulangnya mau gue anterin nggak?".Tanya Dillan sambil berdiri dari duduknya. Dan saat Dillan berdiri alangkah kagetnya Salsa karena tasnya yang dicari dari tadi ternyata di dudukin Dillan.


"Nggak usah,gue pulang naik mobil gue".Kata Salsa sambil berjalan ke arah tempat duduk Dillan tadi.


"Emang loh bawa kunci serepnya?".Tanya Dillan melirik ke arah Salsa.


"Gue emang nggak bawa kunci serep,tapi udah ada di sini".Kata Salsa sambil mengambil tasnya dan menunjukannya pada Dillan.


"Hehe,ternyata gue yang dudukin yah?,sorry gue nggak ngerasa ngedudukin tas,mungkin sopanya terlalu empuk kali".Kata Dillan sambil mengaruk teguknya karena dia merasa bodoh.


"Au ah".Kata Salsa sambil berjalan keluar dari apartemen Jefry.


"Eh tunggu dulu gue mau ngomong sama loh".Kata Dillan sambil berlari menyusul Salsa yang sudah keluar dari apartemen Jefry.


"Tunggu".Kata Dillan sambil menarik tangan Salsa.


"Apa?".Tanya Salsa sambil melirik Dillan.


"Buat yang tadi sorry".Kata Dillan merasa bersalah. Salsa pun tidak menjawab.


"Oh iya gue minta alamat loh yah plis".Kata Dillan memohon,sebenarnya Dillan sudah mempunyai alamat rumah Salsa tapi Dillan hanya basa basi karena nanti kalau main kerumah Salsa,Salsa tidak curiga.


"Buat apa?".Tanya Salsa sambil melepaskan tanganya dari tangan Dillan.


"Yah siapa tahu gitu gue mau main kerumah loh".Jawab Dillan.


Segini aja dulu untuk hari ini,tetap jaga kesehatan semua🥳💪


...Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa harus kehilangan semangat....


...- WINSTON CHUCILL -...


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘

__ADS_1


__ADS_2