
Setelah Salsa, Lia dan Mamah Mikayla selesai membereskan pakaian dan keperluan Salsa yang lainnyan, mereka langsung menuju dapur untuk masak makan malam.
"Kita masak apa mah?".Tanya Salsa yang sudah menggunakan afron.
"Kita masak Sup Ayam aja".Jawab mamah Mikayla sambil berjalan menuju kulkas untuk mengambil bahan bahan untuk pembuatan sup ayam.
"Bantuin malah makan kacang goreng".Kata Salsa kepada Lia yang sedang memakan kacang yang ada ditoples kecil.
"Gue bantuin do'a, semoga makannya enak dan berkah".Kata Lia sambil terus memakan kacang gorengnya
"Nggak usah di do'a in juga pasti enaklah".Kata Salsa yang sedang memotong wortel. Sebenarnya tangan Salsa masih sakit, tapi dia tidak mau orang dekatnya mengkhawatirkan dirinya.
"Belum tentu, gimana nanti kalau asin?".Tanya Lia. Sedangkan Salsa tidak menjawab pertanyaan Lia.
"Coba loh hubungin Boy, Panji sama Elsa buat kesini, nanti pagikan gue mau berangkat".Kata Salsa.
"Oke".Kata Lia sambil menyuapkan kacangnya dan langsung mengambil HPnya untuk menghubungi Boy. Setelah menghubungi Boy, Lia tidak menelpon Panji atau pun Elsa karena nanti Boy yang akan menghubunginya.
"Tan Lia pengen buat salad buah tapi nggak tahu caranya".Kata Lia yang sudah berada dekat dengan mamah Mikayla.
"Huh dasar, makannya belajar beg*".Kata Salsa sambil menoyor kepala Lia. Sedangkan Lia tidak menangapi ucapan Salsa karena yang dibilang Salsa benar, harusnya dirinya belajar memasak.
"Udah ah kalian ini berantem mulu, kamu siapin buah buahan nya".Kata mamah Mikayla menyuruh Lia untuk mengambil buah buahan didalam kulkas.
"Ini tan udah, terus harus apa lagi?".Tanya Lia yang sudah mengambil berbagai macam buah.
"Potong potong buahnya terus nanti kalau udah ambil mayones, yoghurt, susu kental manis, dan sama keju, tapi jangan lupa kejunya diparut dulu".Jawab mamah Mikayla sambil mengaduk aduk sup ayamnya.
"Oke tan".Kata Lia sambil mengambil pisau dan mulai memotong motong buahnya. Dan saat mereka sibuk dengan masakannya tiba tiba datanglah Boy,Panji dan Elsa.
"Assalamualaikum".Kata Boy setengah berteriak dan berjalan menuju dapur karena dia mencium aroma aroma makanan.
"Wa'alaikumsalam".Kata semua orang yang ada didapur.
"Wih lagi masak apa nih tan?".Tanya Boy yang langsung menghampiri mamah Mikayla.
__ADS_1
"Lagi masak sup ayam".Jawab Mamah Mikayla sambil melirik Boy.
"Oh gitu".Kata Boy sambil mencomot buah yang lagi dipotong Lia.
"Heh main ambil aja".Kata Lia sambil menepuk tangan Boy.
"Caelah cuman sedikit".Kata Boy sambil mengambil buah yang lagi dipotong Lia dan Boy langsung berlari karena takut dimarahin Lia.
"BOY!!!".Teriak Lia kesal, sedangkan yang lain hanya geleng geleng kepala melihat tingkat Lia dan Boy.
"Oh iya kita bertiga kemana dipanggil kesini?".Tanya Elsa yang sedang duduk dimeja makan.
"Nanti aja ngomongnya, setelah makan malam".Jawab Salsa yang sedang melepaskan efronnya, karena dirinya sudah selesai membantu mamahnya.
"Kalau gitu kenapa loh panggil kita sekarang, kan makan malam masih lama".Kata Boy sambil melihat jam tangannya dan menunjukan pukul 17.30.
"Yah nggak papa lah sekalian makan malam disini".Kata Salsa yang duduk disebelah Elsa.
"Tapi kalau loh mau balik lagi juga nggak papa, gue nggak rugi".Lanjut Salsa lagi sambil memakanan camilan yang ada dimeja makan.
"Udah ah gue mau mandi dulu gerah".Kata Salsa sambil berjalan menuju kamarnya untuk mandi. Tapi sebelum kekamarnya Salsa kekamar Lia dulu untuk melihat Raka dan Raisa, karena mereka tidur dikamar Lia. Saat masuk kedalam ternyata Raisa baru bangun sedangkan Raka masih tidur.
"Eh sayang udah bangun?".Tanya Salsa sambil menghampiri Raisa. Sedangkan Raisa tidak menjawab karena masih belum sadar. Salsa pun langsung mengendong Raisa.
"Kita mandi dulu yah, terus nanti kita solat magrib".Kata Salsa, Salsa ingin mengajarkan Raka dan Raisa agar rajin ibadah walaupun umurnya masih kecil.
"Bun, Ica laper pengen makan".Kata Raisa yang menyandarkan kepalanya ke bahu kanan Salsa.
"Ica?, itu panggilan dari siapa?".Tanya Salsa karena dia baru dengar Raisa bicara Ica.
"Itu panggilan dari kakak Lia, katanya biar gampang nyebutnya".Jawab Raisa.
"Oh gitu, kita bangunin abang Raka dulu yah".Kata Salsa sambil menghampiri Raka yang sedang tidur.
"Abang bangun".Kata Salsa sambil mengoyang goyangkan badan Raka. Raka pun mulai mengerjap gerjapkan matanya.
__ADS_1
"Bangun bang".Kata Raisa yang juga ikutan mengoyang goyangkan badan Raka. Raka pun tersenyum dan bangun dari tidurnya.
"Ayo kalian mandi dulu yah".Kata Salsa yang sedang mengelus gelus kepala Raka.
"Iya bunda".Kata Raka dan Raisa yang sudah turun dari ranjang.
"Kalau begitu ayo mandinya di kamar mandi bunda".Kata Salsa sambil memegang tangan Raka dan Raisa, dan mereka pun keluar dari kamar Lia, menuju kamar Salsa. Saat sudah sampai dikamar mereka bertiga pun langsung menuju kamar mandi.
"Kalian mau bunda mandiin apa mau mandi sendiri?".Tanya Salsa saat sudah dikamar mandi.
"Raka mandi sendiri bun".Jawab Raka, karena Raka merasa malu kalau dimandiin, karena menurutnya dirinya sudah besar.
"Kalau gitu sana mandinya di shower kalau malu".Kata Salsa karena dirinya tahu kalau Raka malu kalau dimandiin dirinya, karena umur Raka sudah delapan tahun, Salsa tahu karena bertanya tadi kepada Raka dan Raisa umur mereka, dan mereka menjawab kalau Raka umurnya delapan tahun dan Raisa empat tahun.
"Kalau Ica mau bunda mandiin apa mau mandi sendiri?".Tanya Salsa saat Raka sudah pergi ke shower.
"Ica mau dimandiin bunda".Jawab Raisa, Salsa pun langsung membuka pakaian Raisa dan memandikannya. Dan setelah selesai mandi mereka ganti baju, setelah ganti baju mereka langsung keruangan untuk solat yang ada dilantai bawah.
"Mereka siapa?".Tanya Boy yang melihat Salsa membawa dua anak kecil.
"Mereka anak gue".Jawab Salsa santai dan langsung masuk kedalam ruangan solat disusul oleh Boy.
"Anak loh, kapan loh punya anak, dan siapa bapaknya?".Tanya Boy berturut turut.
"Bawel loh nanti aja ceritainnya sekarang solat dulu nanti waktunya keburu habis".Kata Salsa yang sedang memasangkan mukena kepada Raisa, Salsa memang membeli mukena untuk Raisa tadi sekalian beli baju Raka dan Raisa.
Sedangkan Elsa dan Panji juga bingung kenapa Salsa membawa dua orang anak kecil, tapi mereka tidak langsung bertanya. Mereka semua pun solat berjamaah bersama sama yang di imami oleh papah Rendy.
Segini dulu untuk hari ini, semoga suka🥳😁
Tetap semangat walaupun di tengah pandemi ini, dan semoga pandemi ini cepat berakhir agar kita hidup seperti biasa lagi💪🤗jangan lupa selalu pakai masker dan membawa hand sanitizer kemana pun dan dimana pun kalian berada, agar terhindar dari mbak dan mas Covid😷🦠SALAM SEHAT SEMUA NYA👋
...Memang sulit untuk bersabar, tapi menyia-nyiakan pahala dari sebuah kesabaran itu jauh lebih buruk....
...- Abu Bakar As-Shidiq -...
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE DAN BINTANG 5 YAH GUYS👍💬😘⭐