KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
KAYAKNYA ADA YANG NGIKUTIN KITA DEH!!!


__ADS_3

"Pesannya berapa jus bos?".Tanya Anggi lagi.


"55 jus aja,rasanya serterah loh aja kalau yg lain".Jawab Salsa.


"Oke".Kata Anggi sambil pergi ketukang jus.


Anggi pun kembali dengan jenis jenis jus dan masuk kemobil.


"Mana punya gue,haus nih gue".Kata Salsa.


"Bentar Bos".Kata Anggi sambil mencari jus punya Salsa.


"Nih Bos".Kata Anggi sambil menyerahkan jus alpukat itu.


"Kita mau mampir kemana lagi bos?".Tanya Anggi saat mobil sudah berjalan.


"Nggak kita langsung aja ke markas".Jawab Salsa sambil meminum jusnya.


"Ok".Kata Anggi.


Mereka berdua pun menuju markas,dan saat dalam perjalanan Salsa melihat seperti ada yang mengikutinya.


"Kayaknya ada yang ngikutin kita deh".Kata Salsa sambil melihat kebelakang.


"Mana?".Tanya Anggi yang melihat ke arah spion.


"Tuh yang mobil warna hitam".Kata Salsa.


"Iya deh kayaknya".Kata Anggi.


"Coba ngebut Gi".Kata Salsa,dan Anggi pun langsung mengas mobilnya dengan kecepetan rata rata.


"Wah parah tuh orang masih ngikutin aja".Kata Anggi yang melihat ke arah spion dan mobil yang berwarna hitam itu masih mengikutinya.


"Kita jangan langsung kemarkas,kita main main dulu sama orang itu".Kata Salsa sambil menyeringai.


"Awas gue yang nyetir".Kata Salsa.


"Tapi kaki bos gimana?".Tanya Anggi khawatir.


"Udah nggak usah peduliin kaki gue".Jawab Salsa.


"Kita berhenti dulu yah bos".Kata Anggi.


"Ck lama udah sini setirnya,loh cepatan pindah duduknya".Kata Salsa yang langsung mengambil alih setirnya tapi badannya belum dikursi kemudi,dan Anggi pun pindah duduknya kebelakang dan Salsa langsung pindah kekursi kemudi.


"Cepetan pasang seatbeltnya".Kata Salsa,Anggi pun langsung memasang sabuk pengamannya.


"Hati hati bos jangan terlalu ngebut".Kata Anggi,karena Salsa membawa mobilnya sangat cepat.


"Cerewet loh,diam aja deh".Kata Salsa semakin menambahkan kecepetannya.


"Hmm...mau main main loh sama gue?".Tanya Salsa saat melihat yang mengikutinya sudah tidak ada.


Aoeee


"Eh loh kenapa Gi?".Tanya Salsa.


"Saya mual bos,bos bawa mobilnya kekencengan".Jawab Anggi lemas.


"Sorry".Kata Salsa.


"Udah nggak papa bos".Kata Anggi.


"Nih pakai minyak angin".Kata Salsa sambil menyerahkan minyak angin ke Anggi.Salsa memang selalu membawa minyak angin akhir akhir ini,karena Salsa selalu merasa pusing.


"Makasih Bos".Kata Anggi sambil mengoleskan minyak angin tersebut kelehernya,Salsa tidak menjawab.


Kring kring kring


"Apa".Kata Salsa.


"Loh dimana lama amat?".Tanya Boy.Ya yang nelpon adalah Boy situkang makan.


"Dijalan".Jawab Salsa singkat.

__ADS_1


"Cepetan gue udah laper nih".Kata Boy.


"Ck sabar napa,nggak sabaran amat".Kata Salsa sambil mematikan telponnya sepihak.


Sedangkan di Boy.


"Halo,halo".Kata Boy.


"Ckck malah dimatiin".Kata Boy karena sambungan telponnya dimatiin oleh Salsa.


"Loh bawel sih,tungguin aja napa".Kata Lia.Sedangkan Boy hanya mendengus kesal.


Kembali lagi ke Salsa


"Tolong bawain makanan dimobil Anggiyani".Suruh Salsa kepada salah satu anak buahnya,sedangkan anak buahnya hanya mengangguk sambil berjalan menuju mobil Anggi.


"Lah Sa mana makanannya?".Tanya Boy karena Salsa tidak membawa apa apa.


"Tuh".Kata Salsa sambil menunjuk ke anak buahnya yang membawa makanan.Dan Boy pun langsung antusias sambil merebut makanan tersebut.


"Kalau kurang beli aja lagi".Kata Salsa sambil duduk di kursi.


"Dimas mana?".Tanya Salsa.


"Tadi sih katanya keluar sebentar".Jawab Salah satu anak buah Salsa.


"Oh".Kata Salsa.


Dan tak lama Dimas datang.


"Tuh Dimas Bos".Kata anak buah Salsa.


"Dim sini bentar sama Anggi".Kata Salsa.


"Ada apa bos?".Tanya Dimas.


"Gimana urusan restoran?".Tanya Salsa.


"Kita berdua udah nemu tempatnya,dan kita udah susun kursi kursi dan yang lainnya,nggak jauh kok dari sini".Jawab Dimas.


"Nih bos".Jawab Anggi sambil menyerahkan HP nya kepada Salsa.




Kira kira seperti ini tempatnya.


"Hmm...bagus".Kata Salsa.


"Ok kalau gitu kalian berdua urus aja yah".Kata Salsa lagi.


"Siap bos".Kata Dimas dan Anggiyani.


"Kalau gitu gih makan bakso".Kata Salsa.Mereka berdua pun kembali ke tempatnya.


"Ya,Boy,Ji".Panggil Salsa.


"Udu upu?".Tanya Boy sambil mengunyah bakso.


"Ck telan dulu keselek mati mampus loh".Kata Salsa karena muout Boy penuh dengan bakso.


"Kok loh malah do'ain gue mati".Kata Boy.


"Udah cepatan sini banyak omong loh".Kata Salsa.


Mereka bertiga pun ke Salsa.


"Ada apa?".Tanya Lia.


"Gue mau bagi anak buah gue buat kalian biar ada yang jagain kalian".Jelas Salsa.


"Kok tiba tiba sih".Kata Lia.


"Karena tadi ada yang ngikutin gue sama Anggi pas dijalan".Kata Salsa.

__ADS_1


"Oh jadi loh lama itu karena ada yang ngikutin loh?".Tanya Boy dan hanya dapat anggukan dari Salsa.


"Siapa yang ikutin loh".Tanya Panji.


"Gue juga nggak tahu".Jawab Salsa.


"Coba nanti gue cari tahy".Kata Panji.


"Ok,jadi kalian mau nggak punya anak buah?".Tanya Salsa lagi.


"Gue mau".Kata Boy.


'Hehe kalau punya anak buahkan enak bisa disuruh suruh'.Batin Boy.


"Ok,kalau kalian berdua?".Tanya Salsa,Lia dan Panji saling lirik seolah olah menanyakan mau apa nggak?Panji pun mengangguk.


"Kalau gitu kita mau".Kata Panji.


"Nanti kalian pilih sendiri,dan satu orang anggotanya hanya 20,kalau kalian mau lebih banyak cari sendiri".Kata Salsa.


"Bisa diatur itu mah".Kata Boy.


"Kalau gitu sekarang kalian ikut gue".Kata Salsa.


"Kemana?".Tanya Lia.


"Ambil senjata tajam didermaga".Jawab Salsa datar.


"Emang udah sampai?".Tanya Boy bodoh.


"Ya udah lah makannya gue ngajak kalian".Kata Salsa sambil berjalan keluar.


"Tapi gue belum selesai makan baksonya".Kata Boy.


"Ck nanti tinggal beli lagi".Teriak Salsa.


Mereka pun menyusul Salsa keluar.


"Kita bawa anak buah gak?".Tanya Boy lagi.


"Bawa lah buat ngamanin barang kita".Jawab Salsa.


"Ji kunci mobil loh siniin".Kata Salsa.


"Buat apa?".Tanya Panji.


"Buat gue bawa lah masa buat gue makan".Jawab Salsa.


"Emang kaki loh udah sembuh?".Tanya Panji.


"Udah".Jawab Salsa singkat.


"Cepetan banyak tanya nih".Kata Salsa lagi.


"Ya udah nih".Kata Panji sambil melemparkan kunci mobilnya dan Salsa menangkat kunci mobil itu.


"Sa gue ikut sama loh yah".Kata Lia.


"Ya udah ayo".Kata Salsa yang sudah didalam mobil Panji.


Dan Lia pun masuk kedalam mobil.


"Loh yang ngumpulin anak buah nya yah".Kata Salsa ke Panji.


"Ok".Kata Panji.


"Semuanya ikut kita kedermaga".Teriak Panji dan semua pun keluar dari markas.


"Kita berangkat sekarang".Kata Panji sambil berjalan menuju mobil Boy.


Mereka pun berangkat menuju dermaga.


...Kita yang mengendalikan hati dan perasaan kita. Jangan dibalik, hidup kita yang dikendalikan hati dan perasaan.Bisa berbahaya. Dan lebih celaka lagi, kalau hidup kita dikendalikan seseorang yang bukan siapa-siapa, hanya karena kita menambatkan ilusi pengharapan atau rindu padanya....


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘

__ADS_1


__ADS_2