
"Salsa tahu pah, Salsa janji akan buat papah sama mamah bangga sama Salsa".Kata Salsa, Salsa sudah mulai menerima bila dirinya harus kuliah di Amerika.
"Tapi bisa nggak papah lepas dulu pelukannya, soalnya Salsa enggap".Kata Salsa karena papahnya terlalu erat memeluk dirinya.
"Eh iya".Kata papah Rendy sambil melepaskan pelukannya. Saat papah Rendy melepaskan pelukannya dari Salsa, tiba tiba pintu kamar terbuka dan muncul lah mamah Mikayla dengan membawa segelas air minum.
"Salsa mau tidur sama papah mamah".Kata Salsa karena dia merasa dirinya sudah lama tidak tidur dengan kedua orang tuanya.
"Masa udah punya anak mau tidur sama papah mamah".Kata mamah Mikayla mengejek Salsa.
"Nggak papa dong mah".Kata Salsa.
"Oh iya anak anak tadi siapa namanya?".Tanya papah Rendy yang baru ingat dengan Raka dan Raisa.
"Namanya Raka dan Raisa, papah izinin Salsa buat adopsi mereka kan?".Tanya Salsa karena takut papahnya masih tidak menyetujui dirinya untuk mengadopsi anak. Papah Rendy pun tersenyum dan menjawab...
"Boleh kok, asal kamu bertanggung jawab, tapi kalau kamu berangkat ke Amerika gimana dengan mereka berdua?".Tanya Papah Rendy karena dirinya tidak mau nantinya Raka dan Raisa terlantar gara gara Salsa.
"Salsa akan nitip mereka ke Lia, nanti Lia akan tetap tinggal dirumah ini, dan Salsa minta tolong papah sama mamah rajin rajin nengokin Raka sama Raisa".Kata Salsa sambil melirik kedua orang tuanya.
"Oh gitu, kalau itu tenang aja papah pasti akan sering sering mengunjungi mereka berdua".Kata Papah Rendy.
"Kalau gitu ayo tidur, nantikan kamu berangkat ke Amerika".Kata mamah Mikayla. Salsa dan papah Rendy pun menurut mereka langsung berbaring di ranjang.
"Mamah nggak tidur?".Tanya Salsa karena mamahnya masih berdiri disamping ranjang.
"Kalian duluan aja mamah mau kekamar mandi dulu".Jawab Mamah Mikayla sambil berjalan menuju toilet. Setelah kepergian mamahnya Salsa pun tidur dengan memeluk papahnya. Tak berselang lama mamah Mikayla pun keluar dari toilet dan tersenyum melihat anak dan suaminya yang sedang tidur dengan nyenyak.
'Mamah harap kalian berdua tetap seperti ini'.Batin mamah Mikayla karena dirinya tidak mau anak dan suaminya bertengkar karena hal sepele. Setelah mengatakan itu mamah Mikayla pun naik keranjang dan tidur menyusul anak dan suaminya yang sudah dialam mimpi.
Sedangkan ditempat yang sama yaitu dilantai bawah
"Tuh si Salsa mana kok nggak balik balik".Kata Boy karena dirinya dari tadi menunggu Salsa.
"Iya yah kemana, jangan jangan udah tidur lagi".Kata Lia menanggapi ucapan Boy
"Kurang ajar sih kalau udah tidur, tadi katanya suruh nunggu disini".Kata Boy lagi.
__ADS_1
"Udah sih tunggu aja, mungkin dia lagi ngomong serius sama orang tuanya".Kata Panji tidak ambil pusing. Mereka pun menyetujui ucapan Panji untuk menunggu Salsa.
Satu jam kemudian
"Mana nih kok nggak balik balik".Kata Boy yang sudah mengantuk.
"Udah tidur aja".Kata Lia yang sudah berbaring dikarpet bawah sopa. Mereka bertiga pun tidur dengan posisi Panji di sopa, Lia di karpet dan Boy di sopa dekat kaki Panji, sedangkan Elsa, dia tidur dia kamar Lia karena takut Raka dan Raisa membutuhkan sesuatu.
Mereka semua pun tidur dengan nyaman dan tenang.
.
.
.
Sedangkan ditempat lain
"Kenapa kalian nggak becus banget sih, kenapa ada yang acak acak markas kita lagi dan hari ini lebih parah".Kata Jefry emosi karena markasnya di acak acak lagi. Sedangkan anak buahnya tidak ada yang menjawab semuanya membisu.
"Gue bilang cari pelakunya bukan malah nambah kekacauan ini".Kata Jefry sambil melihat anak buahnya yang menunduk.
"Cepat cari pelakunya, kalau masih nggak ketemu habis kalian sama gue".Kata Jefry melirik tajam ke arah anak buahnya. Anak buah Jefry pun langsung melaksanakan tugas dari bosnya.
'Sampai kapan pun loh nggak akan menemukan pelakunya'.Batin seseorang yang sedang tersenyum ke arah Jefry.
"Loh mau kemana?".Tanya Dillan saat melihat Jefry berjalan keluar.
"Biasa".Jawab Jefry sambil melanjukan jalannya dan Dillan pun tahu Jefry akan kemana bila bicara 'biasa' berarti dia akan ke club untuk minum minum.
Pagi pun datang, bukan pagi sih tepatnya jam satu pagi. Saat ini Salsa masih tidur karena baru tidur beberapa jam saja, jadi dia masih ngantuk.
"Sa bangun udah jam satu lewat nih, nanti kamu berangkat jam dua loh".Kata Mamah Mikayla sambil mengoyang goyangkan tubuh Salsa. Salsa pun mulai mengerjap gerjapkan matanya dan melihat kesekeliling karena dia masih linglung.
"Bangun sayang".Kata mamah Mikayla lagi.
"Jam berapa mah?".Tanya Salsa sambil melirik ke arah mamahnya.
__ADS_1
"Jam satu lewat sayang, udah ayo bangun nanti kamu telat ke bandaranya".Jawab mamah Mikayla. Salsa pun bangun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi karena mau cuci muka dan gosok gigi, Salsa tidak mandi karena dia merasa cuacanya sangat dingin.
Tak berselang lama Salsa keluar dari kamar mandi dan dia melihat mamahnya sedang memberekan tempat tidur.
"Salsa ke kamar Salsa dulu yah mah".Kata Salsa sambil berjalan ke arah luar. Sedangkan mamah Mikayla hanya mengangguk.
Dikamar Salsa
Saat ini Salsa sedang berganti baju, dan setelah selesai Salsa langsung ke luar dari kamarnya dan berjalan menuju bawah tempat ke dapur. Tapi pas dia mau kedapur dia melihat Lia, Panji dan Boy yang sedang tidur, Salsa pun baru ingat dia menyuruh teman teman untuk menunggu dirinya di sopa dan dia tidak balik lagi. Salsa pun menghampiri Lia, Panji dan Boy.
"Woy bangun".Kata Salsa sambil mengoyang goyangkan kaki Boy dan karena tidak ada yang bangun, Salsa untuk punya ide untuk mengerjai teman temannya. Salsa pergi kekamar mandi dan mengambil satu ember air.
Byur
Salsa langsung menyiramkan air itu tempat dikepala tiga temannya itu, dan itu berhasil, ketiga temannya langsung bangun. Boy pun terjatuh kelantai karena dirinya ditendang kaki Panji, mungkin karena Panji kaget jadi dia tidak sengaja menendang Boy. Semua orang pun tertawa melihat Boy terjatuh dan basah kuyup.
"Haha".Tawa semua orang.
"Kalian jahat banget sih sama gue, badan gue sakit plus basah".Kata Boy sambil bangkit dari jatuhnya tadi.
"Emang cuman loh aja yang basah gue juga kali".Kata Lia sambil sesekali tertawa. Semua orang pun langsung melirik Salsa, dan yang dilirik tahu akan terjadi apa.
"Hehe gue siap siap buat berangkat kebandara yah".Kata Salsa sambil berjalan, tapi baru beberapa langkah Salsa langsung ditarik sama Lia, Panji dan Boy, mereka bertiga pun langsung mengelitiki Salsa.
"Haha ampun ampun".Kata Salsa karena dia kegelian.
"Nggak akan, suruh siapa loh main nyiram nyiram kita aja".Kata Lia yang masih terus mengelitik Salsa.
"Haha gue minta maaf deh nggak akan lagi".Kata Salsa yang mengeluarkan air mata karena kegelian.
"Kalian lagi ngapain?".Tanya seseorang yang baru masuk.
Siapakah orang itu?penasaran?ikutin terus kelanjutanya kalau penasaran😄🥳
Tetap semangat walaupun di tengah pandemi ini, dan semoga pandemi ini cepat berakhir agar kita hidup seperti biasa lagi💪🤗jangan lupa selalu pakai masker dan membawa hand sanitizer kemana pun dan dimana pun kalian berada, agar terhindar dari mbak dan mas Covid😷🦠SALAM SEHAT SEMUA NYA👋
...Kekayaan terbesar adalah kekayaan jiwa....
__ADS_1
...- Nabi Muhammad SAW -...
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE DAN BINTANG 5 YAH GUYS👍💬😘⭐