KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
BANYAK MINUM ALKOHOL MATI BARU TAHU RASA LOH


__ADS_3

"Masuk".Kata Jefry sambil mematikan sambungan telponya.Dillan pun masuk kedalam apartemen Jefry.


"Loh mau ngapain kesini?".Tanya Jefry saat Dillan sedang duduk.


"Mau main aja,semenjak seminggu gue pindah kan gue nggak pernah main lagi ke apartemen loh".Jawab Dillan sambil selonjoran.Dillan memang sudah satu minggu pindah dari apartemeb Jefry karena dia tidak mau merepotkan Jefry lagi dan dia juga mau menyelidikin sesuatu jadi dia tidak mau Jefry tahu.


"Main itu ke taman hiburan ke bioskop,bukan ke apartemen gue".Kata Jefry sambil ikut duduk disebelah Dillan.


"Males ah".Kata Dillan,karena Dillan tidak terlalu suka keramaian.


"Gue nggak ditawarin minum gitu?,kan gue tamu".Tanya Dillan


"Ambil sendiri lah,loh tamu yang nggak di undang".Jawab Jefry ketus.


"Ck".Kata Dillan berdecak sambil berdiri dari duduknya dan berjalan menuju dapur untuk mengambil air karena dia merasa haus.


"Kok tumben apartemen loh udah bersih?".Tanya Dillan saat sudah minum dan dia merasa apartemen Jefry bersih tidak seperti biasanya.


"Tadi udah dibersihin sama anak songong itu".Jawab Jefry.


"Anak songong?,si Salsa?".Tanya Dillan sambil berjalan menuju Jefry dan membawa sebotol minuman yang tadi udah dia minum.


"Hmm".Jawab Jefry dengan deheman.


"Oooh".Kata Dillan ber O saja.


"Loh minum yah?".Tanya Dillan saat dia sudah duduk disamping Jefry dan dia mencium bau alkohol.


"Hmm".Jawab Jefry dengan deheman lagi.


"Ck banyak minum alkohol mati baru tahu rasa loh,loh ada masalah?".Tanya Dillan karena dia tahu kalau Jefry kesal,ada masalah atau setres dia pasti akan minum alkohol banyak.


"Nggak ada".Jawab Jefry datar sambil fokus melihat tv.


"Nggak usah bohong deh,gue udah tahu sifat loh,coba ceritain sama gue".Kata Dillan tahu bahwa Jefry itu berbohong.


"Nggak ada,gue cuman banyak kerjaan jadi minum,udah kending loh cepetan pulang gue mau istirahat".Usir Jefry kepada Dillan.


"Loh ngusir gue,ya udah gue pulang kalau butuh gue awas aja loh".Kata Dillan sambil berjalan menuju pintu.


"Sana,gue nggak butuh loh,kalau gue minta bantuan sama loh gue bakal ngelakuin apa aja".Kata Jefry yakin bahwa dia tidak akan minta tolong kepada Dillan.


"Ok,bye".Kata Dillan sambil keluar dari apartemen Jefry.


Setelah kepergian Dillan,Jefry pun pergi kekamar,tapi sebelum kekamar Jefry mematikan tv dulu tapi dia lupa dimana nyimpan remotnya.Jefry pun mencari kemana mana dan dia menemukan remotnya dibalik bantal sopa,dan dia menemukan sebuah tas.

__ADS_1


"Tas siapa nih?,apa tas tuh anak songong".Kata Jefry ngomong sediri,karena penasaran Jefry pun membuka tas tersebut dan dia menemukan sebuah buku catatan.


"Buku catatan".Gumam Jefry sambil mengambil buku catatan tersebut.Jefry ingin membuka buku catatan tersebut tapi dikunci dan dia mencari kuncinya tapi nggak ada.Karena Jefry tidak terlalu kepo dengan buku catatan tersebut jadi dia taruh lagi buku catatan tersebut kedalam tas Salsa dan menaruh tas Salsa di sopa.Jefry pun berjalan menuju kamarnya untuk istirahat.


Kembali lagi ke Salsa


Saat ini Salsa,Lia dan Boy baru sampai dirumah dan mereka langsung istirahat karena mereka merasa sangat lelah hari ini.


.


.


.


Saat ini Salsa,Lia dan Boy sudah ada dirumah sakit,mereka pagi pagi sekali langsung kerumah sakit untuk menjenguk Panji,mereka pun belum sarapan karena mereka buru buru.Saat ini mereka sedang berbincang bincang dengan Panji.


"Kalian belum sarapan yah?".Tanya Mamah Panji.


"Belum tan".Jawab mereka.


"Kalau gitu tante beliin kalian sarapan yah".Kata Mamah Panji sambil berdiri dari duduknya,sedangkan Papah Panji sudah pergi dari tadi karena ada pekerjaan mendadak.


"Eh nggak usah tan,kita bisa beli sendiri kok".Kata Salsa tidak enak kalau harus dibeliin mamah Panji.


"Udah kalian tetap disini biar tante beliin aja".Kata Mamah Panji keukeuh.


"Udah diam aja".Kata Mamah Panji sambil berjalan keluar ruangan Panji.Sedangkan mereka menatap kepergian mamah Panji.


"Eh abang gue jadikan kesini?".Tanya Panji yang sedang duduk diranjang pasiennya.


"Jadi kok tenang aja".Jawab Salsa sambil tersenyum ke Panji.


"Bagus kalau gitu".Kata Panji senang.


Mereka berempat pun mengobrol dengan canda tawa.Saat mereka mengobrol mamah Panji datang dengan membawa dua bungkus makanan.


"Nih ayo sarapan dulu".Kata Mamah Panji sambil menaruh makanan tersebut dimeja yang ada diruangan Panji.


"Iya tan".Jawab Salsa,Lia dan Boy,mereka bertiga pun berjalan menuju meja itu.


"Cuman ada bubur di depan,kalau dikantin rumah sakit belum ada apa apa,jadi maaf yah bubur aja".Kata Mamah Panji sambil menyerahkan bubur itu kepada Salsa,Lia dan Boy.


"Nggak papa kok tan,justru kami berterima kasih udah dibeliin sarapan".Kata Salsa sambil membuka makanan tersebut.


"Ya udah ayo dimakan".Kata Mamah Panji.

__ADS_1


"Tante nggak sarapan?".Tanya Lia sambil memakan bubur tersebut.


"Nanti aja tante mah gampang".Kata Mamah Panji sambil berjalan ke arah Panji.


"Panji nggak dibeliin makan mah?".Tanya Panji saat Mamahnya berjalan ke arahnya.


"Kamu nanti ada suster yang nganterin".Jawab Mamah Panji.


"Huh ya udah deh".Kata Panji.


Salsa,Lia dan Boy pun sarapan dengan tenang.


.


.


Saat mereka bertiga sudah sarapan mereka pun pamit untuk berangkat ke kampus karena jam sudah menunjukan pukul 08.00.


"Makasih tan sarapannya,kami pamit dulh yah mau berangkat ke kampus".Kata Salsa pamit sambil mencium tangan Mamah Panji san di ikuti oleh Lia dan Boy.


"Huh udah kenyang pergi".Kata Panji meledek Salsa,Lia dan Boy.


"Terus gue harus apa?,mandiin loh atau suapin loh?".Tanya Salsa jengkel kepada Panji kalau sedang tidak sakit udah Salsa pukul kali.


"Boleh tuh".Kata Panji menggoda Salsa.


"Idih najis".Kata Salsa.


"Udah ayo pergi nanti terlambat".Kata Salsa menengahi pertengkaran itu.


"Pamit tan".Kata Salsa melambaikan tanganya kepada mamah Panji.


"Iya hati hati,belajar yang benar biar jadi sukses".Kata Mamah Panji.


"Siap tan".Kata Salsa sebelum keluar dari ruangan Panji.


Didalam ruangan Panji.


"Kamu suka yah sama Salsa?".Tanya Mamah Panji,karena dia merasa anaknya suka sama Salsa karena yang di goda itu selalu Salsa.


Apakah Panji benaran suka sama Salsa?penasaran?,ikutin terus kelanjutannya🥳❤


...Jika kamu ingin hidup bahagia, ikatlah pada tujuan,bukan pada orang atau benda....


...- ALBERT EINSTEIN -...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘


__ADS_2