KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
LOH UDAH AMBIL KEHORMATAN GUE


__ADS_3

"Masa apartemen bagus gini bocor".Kata Jefry heran.


"Bisalah namanya juga rumah pasti bisa bocor".Kata Dillan menyakinkan Jefry.


"Kalau gitu gue tidur dikamar tamu aja".Kata Jefry sambil berjalan menuju kamar tamu, sedangkan Dillan bernafas lega karena Jefry mempercayainya.


'Huuuh...untung dia percaya sama gue, kalau nggak bisa berabe'.Batin Dillan berjalan menuju kamar tamu yang di isi Jefry. Memang apartemen Dillan mewah tapi kamar di apartemen itu cuman ada dua karena, Dillan tidak mau yang terlalu besar apartemennya.


"Udah sana tidur".Kata Dillan menyuruh Jefry tidur, karena dari tadi Jefry memaikan HPnya.


"Bentar".Kata Jefry yang masih fokus kedepan layar HPnya.


"Kalau gitu gue tinggal dulu yah".Kata Dillan sambil mau menutup pintu tapi Jefry bertanya.


"Loh mau tidur dimana?, kan diapartemen ini cuman ada dua kamar".Kata Jefry sambil menaruh HPnya di nakas.


"Gue tidur di sopa aja".Kata Dillan yang langsung menutup pintu kamar tamu karena takut Jefry bertanya terlalu banyak. Sedangkan Jefry sih bodo amat Dillan mau tidur dimana yang penting dirinya bisa tidur dengan nyaman.


'Gue tidur bareng Salsa aja deh, nggak akan terjadi apa apa ini, orang dia adik gue'.Batin Dillan sambil berjalan menuju kamar utama atau kamar yang ditiduri Salsa.


Clek


"Nyenyak banget loh dek". Gumam Dillan saat melihat Salsa tidur dengan nyenyak, Dillan pun naik keranjang yang sama dengan Salsa untuk tidur, tanpa memikirkan besok pagi akan terjadi apa apa.


Semua orang pun tidur dengan nyenyak


.


.


Matahari pun sudah muncul itu tandanya pagi hari telah tiba.


Salsa mengercap ngercapkan matanya, dan dia melihat kesekeliling, Salsa merasa aneh kenapa kamarnya jadi berubah warna hitam, Salsa pun menengok kesebelah kanan dan alangkah terkejut dirinya melihat Dillan tidur di sampingnya, Salsa langsung saja memukul Dillan dengan sangat kencang menggunakan bantal.


"Kurang ajar loh yah".Kata Salsa sambil mengeluarkan air mata, karena menurut Salsa dia sudah kehilangan ke hormatannya. Dillan pun bangun karena ada yang memukulnya.


"Apaan sih".Kata Dillan sambil duduk diatas ranjangnya.


"Loh kenapa nangis?".Tanya Dillan heran kenapa Salsa nangis.

__ADS_1


"Hiks hiks...loh udah ambil kehormatan gue".Jawab Salsa menangis sesegukkan. Dan Dillan yang mendengar omongan Salsa langsubg tertawa terbahak bahak.


"Hahaha".Tawa Dillan.


"Hiks..kenapa loh ketawa?, loh senang yah gue menderita, hiks...gue udah kotor".Kata Salsa sambil menangis menjadi jadi, Dillan pun berhenti tertawa dan memeluk Salsa, Salsa pun langsung memberontak karena dipeluk oleh Dillan.


"Udah nggak usah nangis, gue nggak apa apain loh kok, dan itu nggak akan pernah terjadi".Kata Dillan menenangkan Salsa yang masih menangis.


"Bohong, terus kenapa loh tidur sama gue?".Tanya Salsa sambil melepaskan pelukan Dillan tapi Dillan kembali memeluknya.


"Karena ada Jefry dikamar sebelah".Jawab Dillan sambil mengelus rambut Salsa.


"Kenapa loh nggak tidur sama Jefry aja?".Tanya Salsa bingung.


"Hmm...karena...".Kata Dillan bingung harus menjawab apa.


"Karena apa?".Tanya Salsa sambil melepas pelukannya karena dia merasa tidak enak dipeluk orang lain selain keluarganya.


"Karena tidur Jefry berisik".Jawab Dillan sekenanya.


"Alah alesan, nggak seharusnya cewek sama cowok yang bukan keluarga tidur satu ranjang".Kata Salsa masih tidak suka.


"Udah ah gue mau pulang".Kata Salsa beranjang dari ranjang dan menuju pintu tapi ditahan oleh Dillan.


"Apa lagi?".Tanya Salsa kesal.


"Jangan pulang dulu, Jefry masih disini, kalau dia mikir macem macem tentang kita gimana?".Tanya Dillan.


"Yah bodo amat itukan urusan dia mau tahu atau nggak".Kata Salsa sambil membuka pintu.


"Bentar kalau loh mau pulang".Kata Dillan sambil berjalan menuju kamar ruang tamu, setelah selesai Dillan langsung kembali ke arah Salsa.


"Ayo".Kata Dillan sambil menarik tangan Salsa, sedangkan Salsa mengerenyitkan alisnya karena dia merasa sedang mencuri.


"Eh bentar".Kata Dillan berhenti.


"Apa lagi?".Tanya Salsa kesal karena mau pulang aja ribet.


"Loh mau langsung kuliahkan?".Tanya Dillan dan di angguki Salsa.

__ADS_1


"Kalau gitu loh mandi disini aja dan langsung berangkat ke kampus".Kata Dillan.


"Enggak mau, orang masih lama ini".Kata Salsa menolak karena Salsa tidak mau mandi dirumah orang asing.


"Emang loh masuk kampus jam berapa?".Tanya Dillan yang sedang berdiri.


"Jam 8".Jawab Salsa.


"Sekarang udah jam setengah 9 beg*".Kata Dillan sambil menoyor kepala Salsa.


"Oh baru jam setengah 9".Kata Salsa santai dan belum sadar.


"Hah apa jam setengah 9".Kata Salsa kaget dan langsung pergi keluar menuju mobilnya dan disusul oleh Dillan.


"Gue anterin".Kata Dillan langsung masuk kedalam mobil Salsa tanpa meminta persetujui Salsa terlebih dahulu, karena Salsa sudah telat dia pun langsung masuk kedalam mobilnya tanpa melarang Dillan. Mereka pun berangkat menuju kampsu tanpa mandi atau cuci muka terlebih dahulu. Mereka tidak tahu bahwa ada yang melihat mereka, yah siapa lagi kalau bukan Jefry.


Flashback on


Saat ini Jefry baru bangun dari tidurnya, Jefry pun langsung pergi ke kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi, hari ini Jefry tidak kerja karena dia merasa malas, setelah selesai Jefry langsung keluar dari kamarnya tapi Jefry tidak jadi keluar karena Jefry melihat Salsa dan Dillan, Jefry pun mendengarkan pembicaraan Salsa dan Dillan dan saat Dillan ingin kekamarnya Jefry pun langsung berlari ke arah tempat tidurnya dan pura pura tidur.


'Kenapa gue harus pura pura tidur'.Batin Jefry karena dia merasa bodoh.


Clek


Suara pintu dibukan dan ditutup kembali.


Jefry pun langsung membuka selimut yang menutupi badannya tadi dan Jefry langsung membuka pintu kembali saat Jefry membuka pintu Jefry melihat Salsa dan Dillan gandengan tangan dan berhenti tepat didepan pintu,mereka berdua pun mengobrol, Jefry terus melihat Salsa dan Dillan sampai mereka pergi entah kemana.


Jefry pun langsung menelpon anak buahnya saat melihat Dillan dan Salsa pergi, Jefry memperintahkan anak buahnya untuk melakukan sesuatu, entah sesuatu seperti apa author pun tidak tahu.


Flashback off


'Apa mereka beneran pacaran?,dan kenapa gue kesal pas lihat mereka gandengan tangan'.Batin Jefry yang tidak tahu kenapa dia kesal (mungkin anda cemburu babang Jefry😂).


Segini dulu untuk hari ini🥳tetap semangat walaupun ditengah pandemi ini, dan semoga pandemi ini cepat berakhir agar kita hidup seperti biasa lagi💪🤗


...Tetap lah tersenyum di depan orang-orang walau di balik senyuman mu itu tersimpan banyak luka....


...- Anisa Apriyani -...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,VOTE DAN BINTANG 5 YAH GUYS👍💬😘⭐


__ADS_2