KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
PANJI SUDAH BISA PULANG


__ADS_3

Tidak ada kata terlambat untuk menciptakan kehidupan yang kamu inginkan.


...- Dawn Clark -...


Seminggu kemudian


Saat ini Salsa sedang berada dirumah sakit,karena hari ini Panji sudah boleh pulang oleh Dokter.


"Akhirnya gue bisa pulang juga".Kata Panji senang karena sudah boleh pulang,dia sudah sumpek diam dirumah sakit terlalu lama.


"Inget jangan ngelakuin hal yang aneh aneh lagi".Kata Salsa memperingati Panji agar tidak melakukan hal bodoh lagi.


"Iya tenang aja".Kata Panji yang sedang duduk sisi ranjang pasien.


"Semua udah beres ayo pulang".Kata Mamah Panji yang sudah selesai membereskan barang barangnya Panji.


"Nggak usah pakai kursi roda,yang sakit tangan gue bukan kaki gue".Kata Panji saat melihat Boy membawa kursi roda untuk dirinya.


"Gue kirain kaki loh sakit juga".Kata Boy sambil menaruh kursi roda tersebut dipinggir pintu ruangan Panji.


"Nggak lah,nih buktinya gue bisa jalan".Kata Panji sambil berjalan kedepan Boy.


"Bagus kalau gitu,jadi nggak ngerepotin gue".Kata Boy.


"Jadi kalau kaki gue sakit loh nggak ikhlas dong dorongin gue?".Tanya Panji yang kembali duduk.


"Mungkin".Kata Boy santai.


"Udah stop".Kata Salsa pusing karena melihat Boy dan Panji malah adu mulut.


"Oh iya Elsa kemana tan?".Tanya Salsa menanyakan Elsa kemana karena pas kemarin dia kesini Elsa masih ada.


"Elsa pulang dulu ke Bandung mau ambil barang barangnya,kan dia mau tinggal dirumah tante".Jawab Mamah Panji,Mamah Panji memang sudah mengetahui bahwa Elsa dan Salsa adalah teman waktu di Bandung, karena Elsa menjelaskannya.


"Oh gitu".Kata Salsa mengangguk mengerti.


"Kalau gitu ayo pulang".Kata Papah Panji sambil berjalan duluan dan disusul oleh semua orang.


Mereka pun sampai diparkiran rumah sakit.


"Kalian mau ikut kerumah apa gimana?".Tanya Papah Panji.

__ADS_1


"Kita mau pulang dulu om,nanti kita kerumah kok".Jawab Salsa tidak ikut ke rumah Panji.


"Oh kalau gitu kita duluan yah".Kata Papah Panji sambil masuk kedalam mobilnya dan di susul oleh Panji dan Mamahnya.


"Hati hati semua".Kata Salsa saat melihat ortu dan Panji sudah masuk ke mobil.


"Iya".Kata Panji yang membuka sedikit jendela mobilnya,dan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang.


"Kita pulang apa mau kemarkas?".Tanya Lia yang sedang berdiri mihat kepergian Panji.


"Kita ke markas dulu,gue mau nanyain gimana keadaan restoran dan katanya nanti malam akan dibuka".Jawab Salsa sambil masuk kedalam mobilnya,ikuti Lia dan Boy. Mereka pun melaju menuju markas BLACK TIGER.


.


.


.


Ditempat lain tepatnya di markas BLACK WOLF


"Siapa yang nyuruh loh buat serang markas BLACK WOLF?".Tanya Jefry karena markasnya diserang oleh seseorang. Sedangkan yang ditanya tidak menjawab.


"Gue lebih baik mati dari pada ngasih tahu loh".Kata orang itu tetap pada pendiriannya.


"Oh gitu loh lebih baik mati?yakin?, atau gue bakal ngambil nyawa keluarga loh".Kata Jefry sambil menyeringai.


"Jangan ganggu keluarga gue,karena mereka nggak tahu apa apa".Kata orang itu mulai ketakutan karena Jefry mengancam tentang keluarganya.


"KALAU GITU CEPETAN LOH BERI TAHU GUE!!!".Kata Jefry sambil menendang kepala orang itu,sedangkan orang itu sudah mulai lemas karena sedari tadi di siksa oleh Jefry.


"Kalau gue beri tahu loh,loh nggak akan bunuh gue dan keluarga gue kan?".Tanya orang itu berbicara lemah,karena darah yang dikeluarkan terlalu banyak.


"Tergantung".kata Jefry sambil duduk dibangkunya.


"Yang nyuruh gue Rey Amstrong ketua mafia Cosa Nostra".Kata orang itu dan setelah Jefry mendengar orang yang telah menyerang markasnya dia langsung menembak kepala,mata dan jantung orang itu dan orang itu langsung mati berlumuran darah,matanya hancur karena ditembak Jefry, Anak buah Jefry pun langsung memberikan lap kepada Jefry karena tangan Jefry juga berlumuran darah orang itu.


"Urus dia,dan kirim jasadnya ke markas Cosa Nostra".Kata Jefry sambil berjalan keluar dari ruangan khusus menghukum orang orang yang berani terhadapnya.


Jefry tidak pernah menyerang musuh musuhnya secara langsung akan tetapi dia membalasnya dengan mengirimkan virus ke IT kantor musuhnya dan itu akan membuat musuhnya mengalami rugi besar,tetapi kalau musuhnya menyerang secara langsung,Jefry tidak akan pernah mengampuni musuhnya itu.


"Kirim virus yang baru gue bikin,ke kantor Cosa Nostra".Kata Jefry menyuruh anak buahnya mengirim virus yang baru dia buat baru baru ini.

__ADS_1


"Baik bos".Kata anak buah Jefry mengangguk patuh. Jefry pun berjalan menuju kamar yang ada dimarkasnya,kamar itu khusus untuk Jefry,tidak boleh ada satu orang pun yang boleh masuk kedalam kamarnya termasuk Dillan saja tidak boleh.


Kembali ke Salsa


Saat ini Salsa,Lia dan Boy sudah berada di markas BLACK TIGER,mereka bertiga langsung masuk kedalam markas dan semua orang menunduk ketika kedatangan para Bos mereka.


"Anggi sama Dimas mana?".Tanya Salsa yang sudah duduk dikursi.


"Ini bos".Kata Anggi dan Dimas yang berada dilantai atas dan mereka langsung turun.


"Gimana restoran jadi dibuka nanti malam?".Tanya Salsa serius.


"Jadi bos".Jawab Dimas yang sedang berdiri disamping Salsa.


"Ok kalau gitu loh siapin aja dan jangan ada kekacauan nanti malam".Kata Salsa,Anggi dan Dimas pun mengangguk patuh.


"Oh iya Sa gimana soal senjata tajam?".Tanya Lia yang penasaran tentang senjata tajam yang dibeli Salsa waktu itu.


"Kalau soal itu,udah ada yang pesan beberapa sama gue,yah lumayan lah uangnya buat kita makan makan".Jawab Salsa,memang bisnis senjata tajam Salsa lancar dan kemarin saja ada yang memesan sampai 20 pistol jenis Colt M1911A1 dan 10 pistol jenis Glock 17.


"Oh bagus kalau gitu".Kata Lia.


"Gue kekamar dulu yah,pada pegal nih badan gue".Kata Salsa sambil berjalan menuju kamar khusus Salsa.Sedangkan Lia hanya mengangguk.



Pistol Jenis Colt M1911A1



Pistol Jenis Glock 17


...Hidup itu sederhana, kita yang membuatnya sulit....


...– Confucius -...


...Tips: Hidup itu sederhana jika menjalaninya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Jalani saja porsi hidup Anda dan tidak ikut campur dalam kehidupan orang lain. Sederhana bukan? Tapi terkadang Anda terlalu masuk dalam urusan orang lain yang bukan bagian dari hidup Anda, sehingga hidup terasa begitu berat dan rumit. Kebiasaan bergosip, mencemooh, berucap buruk dan tidak benar kerap dilakukan. Anda menganggap diri Anda rendah. Inilah yang membuat hidup Anda terasa sulit....


Segini dulu untuk hari ini,semoga suka🥳


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘

__ADS_1


__ADS_2