KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA

KING MAFIA AND NEW QUEEN OF MAFIA
TEMAN PALING BODOH


__ADS_3

...Kalau cewek nggak mau dianggap jadi pembantu saat sudah nikah nanti,jangan menganggap pacar-pacar mereka sekarang jadi sopir atau tukang ojek....


...- RHEIN FATHIA -...


"Kalau begitu kami berdua boleh masuk dok?".Tanya mamah Panji.


"Silahkan ibu tapi lihatnya diruangan mawar,karena kami mau memindahkan anak ibu keruangan mawar".Jawab Dokter itu.


"Baik dok".Kata Mamah Panji.


Panji pun dipindahkan keruangan mawar.


Semua orang pun menyusul ke ruangan mawar.


"Silahkan Pak Bu kalau mau masuk,tapi jangan terlalu banyak yah".Kata Dokter itu.


"Makasih dok".Kata Mamah Panji sambil berjalan menuju ruangan Panji.


"Kalian tunggu dulu disini yah,gantian nanti jeguknya".Kata Papah Panji.


"Iya om".Jawab Lia.


"Nih minum dulu".Kata Boy memberikan minuman itu ke Salsa yang dia beli dari kantin rumah sakit.Salsa pun menerimanya dan meminumnya.


"Loh udah nggak papa?".Tanya Lia.


"Nggak baik baik aja".Jawab Salsa.


"Syukur kalau gitu".Kata Lia.


Didalam Ruangan Mawar.


"Sayang kenapa kamu lakukan hal bodoh itu hah?".Tanya Mamah Panji kepada Panji yang masih belum siuman.


"Abang kamu melakukan hal aneh itu bukan salah kamu sayang,itu salah mamah yang tidak becus ngurus anak".Lanjut Mamah Panji sambil nangis.


"Udah mah,Panji butuh semangat kita,buka tangisan kita".Kata Papah Panji menenangkan istrinya.


"Ini salah mamah Pah,coba mamah bisa mendidik Jefry dan Panji dengan benar pasti tidak akan ada kejadian seperti ini".Kata Mamah Panji tetap menyarahkan dirinya.


"Udah mah nggak usah begini".Kata Papah Panji menenangkan istrinya yang nangis.


"Hiks hiks maafin mamah sayang".Kata Mamah Panji sambil menangis.


Diluar ruangan mawar.


"Kita hubungin Jefry aja apa yah?".Tanya Lia.


"Emang dia peduli kalau adiknya mau bunuh diri".Jawab Boy.


"Kan siapa tahu dia peduli dilubuk hatinya yang paling dalam".Kata Lia.


"Kalau gitu coba aja".Kata Boy.


"Emang loh punya nomor ponsel Jefry?".Tanya Boy lagi,Lia pun langsung mengeleng.


"Ngapain kasih usul beg*".Kata Boy sambil memukul kepala Lia.


"Yah kan gue ngasih usul aja".Kata Lia.

__ADS_1


"Gue punya".Kata Salsa.


"Benaran loh punya?".Tanya Lia.


"Iya,nih loh hubungin aja pakai HP gue".Kata Salsa sambil menyerahkan HPnya kepada Lia,Lia pun menerima HP Salsa.


"Kok nggak ada nama Jefry".Kata Lia saat mencari kontak Jefry tapi tidak ada.


"Namanya kutu kupret".Kata Salsa.


"Oooooh".Kata Lia sambil mencari nama kontak kutu kupret,dan saat sudah ketemu Lia langsung menghubungi Jefry.


"Nggak diangkat".Kata Lia.


"Coba lagi".Kata Boy.Lia pun mencoba menghubungin Jegry lagi.


"Nggak diangkat juga".Kata Lia.


"Chat aja".Kata Salsa.Lia pun mengirim pesan kepada Jefry.


"Udah,tapi belum dibaca".Kata Lia.


"Tunggu aja".Kata Boy.


Dan tiba tiba pintu ruangan Panji kebuka dan muncullah Papah Panji.


"Kalian kalau mau masuk silahkan".Kata Papah Panji.


"Baik om".Kata mereka bertiga.


Mereka pun masuk kedalam ruangan Panji.


"Kenapa loh ngalakuin hal bodoh beg*".Kata Salsa lagi sambil menahan air matanya.


Sedangkan Mamah Panji menangis lagi,karena menurut mamah Panji,Panji sangat beruntung memiliki sahabat seperti Salsa,Lia dan Boy,Mereka menerima apa adanya Panji tidak melihat latar belakang keluarga Panji.


"Mah udah dong jangan nangis lagi".Kata Papah Panji.


"Ayolah Sa tante nangis gara gara anaknya dibilang beg*".Kata Boy mencairkan suasana.


"Emang tante nangis gara gara Salsa?".Tanya Salsa bodoh.


"Tante bukan nangis gara gara kamu Sa,tapi tanten nangis gara gara Panji beruntung mempunyai teman seperti kalian".Kata Mamah Panji.


"Oh kirain,tante nangis gara gara Salsa,loh sih Boy sotoy jadi orang".Kata Salsa.


"Hehe sorry".Kata Boy sambil menunjukan deretan giginya.


"Au ah".Kata Salsa pergi keluar.


"Loh mau kemana?".Tanya Lia.


"Cari udara segar".Jawab Salsa.


"Tunggu gue ikut".Kata Lia sambil menyusul Salsa


"Eh tungguin gue,tante om kami keluar dulu yah".Kata Boy sambil pergi menyusul Salsa dan Lia.


"Eumm segarnya".Kata Salsa saat sudah berada ditaman belakang rumah sakit.

__ADS_1


"Gimana Jefry udah baca pesannya belum?".Tanya Salsa sambil duduk dikursi taman itu.


"Belum,nih liat aja HP loh".Kata Lia,karena HP Salsa belum dikembalikan jadi masih di Lia.


"Kurang ajar tuh anak,nggak kasihan apa adiknya mau mati juga".Kata Salsa mulai emosi kembali.


"Iya yah,kalau gue punya kakak kayak gitu idih najis".Kata Lia juga merasa jengkel dengan Jefry.


"Eh Anggi kemana?".Tanya Salsa.


"Tadikan dia pamit beg*,lohnya sih lagi begong makanya nggak kedengeran"..Jawab Lia.


"Ooh".Kata Salsa berO ria.


Kruk kruk


"Bunyi apa tuh?".Tanya Lia sambil melihat kesekelilingnya.


"Hehe gue laper nih makan yuk".Kata Boy sambil mengusap perutnya.


"Ck disituasi begini aja loh malah mikirin perut mulu".Kata Lia heran dengan Boy padahal kan tadi sudah makan pas jagain Salsa pingsan tadi,sekarang lapar lagi.


"Tahu nih perut gue nggak bisa di ajak kompromi".Kata Boy menyalahkan perutnya.


"Sana kalau mau makan,gue nggak laper".Kata Lia.


"Iya sana gue juga enggak laper".Kata Salsa.


"Kalau gitu gue kekantin dulu yah".Kata Boy sambil berjalan menuju kantin.


"Dasar tukang makan".Kata Lia,saat Boy sudah tidak terlihat lagi.


"Coba loh telpon Jefry lagi pakai HP gue aja,gua kasihan sama tante dan om,mereka kelihatan sedih banget".Kata Salsa.Lia pun menelpon Jefry.


"Masih nggak diangkat".Kata Lia.


"Kurang ajar tuh orang".Kata Salsa.


"Mana HP gue?".Tanya Salsa,dan Lia pun memberikannya.Salsa oun berdiri dari duduknya.


"Loh mau kemana?".Tanya Lia.


"Gue mau ke markas Jefry".Kata Salah sambil berjalan keluar rumah sakit.


"Gue ikut".Kata Lia.


"Emang loh tahu dimana markas BLACK WOLF?".Tanya Lia.


"Tahulah orang gue pasang GPS kesalah satu anak buab Jefry".Jawab Salsa.


"Kalau gitu kita pakai mobil Boy aja,kuncinya mumpung masih ada di gue".Kata Lia.


"Ok,kalau gitu,sini gue aja yang nyetir biar cepat".Kata Salsa,Lia oun menyerahkan kunci mobil Boy ke Salsa.


Mereka pun berangkat menuju markas BLACK WOLF.


...Bukankah hidup ini sebetulnya mudah? Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang sering kali mempersulit segala sesuatu. Ego mencegah seseorang mengucap "Aku membutuhkanmu"....


...-FIERSA BESARI -...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘


__ADS_2