
Jefry pun mengambil air didalam kulkas karena dia merasa haus dan saat minum dia memiliki ide untuk menjahili Salsa.
Jefry mengambil sebungkus makanan dan dia membukanya terus berjalan menuju ruang tv lagi,tapi sebelum keruang tv Jefry menjatuhkan satu persatu makanan itu kelantai dan itu berhasil membuat Salsa marah.
"Kalau makan itu yang benar,makan kayak ayam pada jatuh semua".Kata Salsa kesal karena ulah Jefry.
"Serah gue dong,inikan rumah gue".Kata Jefry santai sambil berjalan lagi menuju ruang tv.Sedangkan Salsa jangan di tanya lagi dia gedeg banget sama Jefry ingin rasanya dia mencabik muka Jefry yang ngeselin itu batin Salsa.
Salsa pun lanjut bersih bersih lagi tapi Jefry selalu buat ulah,jatuhin makanan lah,tumpahin minuman lah bahkan yang membuat Salsa lebih kesal adalah saat Jefry sedang mandi dia malah nyuruh Salsa untuk mengambil **********, kan itu hal yang paling memalukan batin Salsa.
.
.
.
"Ah akhirnya selesai juga dengan berbagai macam rintangan".Kata Salsa sambil merengangkan otot-ototnya.
"Tugas loh belum selesai,masih harus masak".Kata Jefry yang sedang berkutat dengan leptopnya karena ada urusan pekerjaan yang harus diurus.
"Huh,baru juga istirahat,kok gue kayak pembantu yah padahalkan gue ketua mafia kayak nggak ada imejnya gitu".Gumam Salsa merasa dirinya seorang pembantu.
"Loh mau dimasakin apa?".Tanya Salsa yang sudah ada didapur dan sudah menggunakan apron.
"Apa aja".Jawab Jefry yang ada diruang tv dan masih berkutat dengan leptopnya.
"Masak apa yah?".Tanya Salsa kepada dirinya sendiri dan alangkah terkejutnya Salsa saat melihat ke dalam kulkas tidak ada apa apa hanya ada minuman dan camilan saja.
"Tuh orang gila apa gimana sih,masa suruh masak tapi bahannya nggak ada".Kata Salsa menggerutu sambil berjalan menuju Jefry.
"Ngapain kesini?".Tanya datar Jefry tanpa menoleh ke Salsa karena dia sedang fokus melihat layar leptop itu.
"Bahan masakannya nggak ada jadi gue pulang aja yah".Jawab Salsa sambil bediri disamping Jefry.
"Beli".Kata Jefry singkat padat dan jelas.
"Siapa yang mau makan siapa yang harus beli".Gumam Salsa tanpi masih kedengaran sama Jefry.
"Udah sana beli bahan makanannya jangan banyak ngeluh".Kata Jefry sambil menyodorkan kartu debitnya.
"Ih enak aja loh aja sana yang pergi,kan loh yang mau makan".Kata Salsa sambil duduk dipinggir sopa karena dia merasa pegal,karena tatapan mata Jefry yang tajam membuat Salsa pasrah.
"Iya iya".Kata Salsa pasrah sambil berjalan keluar apartemen tapi sebelum itu Salsa berhenti dahulu karena mau ngomong sama Jefry.
"Kan barang bawaannya banyak nih,masa gue bawa sendiri".Kata Salsa.
__ADS_1
"Bawa sendiri lah".Kata Jefry sambil menutup leptopnya karena pekerjaannya sudah selesai.
"Nggak mau ah,ayo ikut gue".Kata Salsa sambil menarik tangan Jefry keluar dari apartemen.
"Lepasin".Kata Jefry,tapi Salsa tidak mendengarkan omongan Jefry dia terus menarik tangan Jefry sampai lift.
"Udah ayo masuk lama nih,mau makan nggak?".Tanya Salsa ngegas,dan entah kenapa Jefry menuruti keinginan Salsa dia masuk kedalam lift.
Didalam lift hening tidak ada yang bicara Salsa dan Jefry diam membisu.
Ting
Lift pun terbuka.Salsa dan Jefry pun langsung keluar dari lift dan menuju basment apartemen.
"Bawa kunci mobil nggak?".Tanya Salsa.
"Bawa".Jawab datar Jefry.
"Ya udah sana ambil mobilnya malah diam aja kayak orang beg*".Kata Salsa kesal dengan Jefry.Sedangkan Jefry nurut nurut aja tanpa membantah apalagi marah,Jefry pun berjalan menuju mobilnya.
"Naik".Kata Jefry saat sudah berada didepan Salsa dan dia membuka kaca mobilnya sedikit.Salsa pun naik dikursi belakang mobil Jefry.
"Ngapain duduk dibelakang?,duduk didepan,gue kayak berasa jadi supir loh kalau loh duduk dibelakang".Kata Jefry yang melihat Salsa duduk dibelakang.
"Eh loh mau ngapain?".Tanya Salsa saat melihat Jefry mendekatkan wajahnya,Salsa pun waspada dan...
"Hidup loh kebanyakan GR,orang cuman mau pakein seat belt".Kata Jefry yang sedang memasangkan seat belt ketubuh Salsa.Sedangkan Salsa langsung memalingkan wajahnya keluar jendela karena dia merasa sangat malu.
"Napa malu loh?".Tanya Jefry sambil tersenyum mengejek.
"Udah cepetan jalan,gue masih banyak urusan".Kata Salsa tanpa menjawab pertanyaan Jefry.Jefry pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
.
.
.
Salsa dan Jefry pun sampai di super market,Salsa pun turun dari mobil.
"Ayo turun,malah diam bae".Kata Salsa saat sudah keluar dari mobil.
"Ngapain gue turun?,udah tenang aja nanti gue bantuin bawa barangnya kalau udah beres".Kata Jefry sambil memaikan HPnya.
"Udah ayo cepetan turun,jangan males,biar loh tahu sekalian bahan bahan buat masak".Kata Salsa maksa,karena Jefry males ribut dia pun keluar dari mobil.
__ADS_1
"Ayo".Kata Salsa sambil menarik Jefry masuk kedalam super market.Saat sudah didalam super market Salsa langsung mengambil trolli dan memberikannya kepda Jefry.
"Buat apa?".Tanya Jefry jadi beg*.
"Yah buat wadahin belanjaannya lah".Jawab Salsa sambil berjalan duluan ke bahan makanan.
"Nggak mau,gue bukan pembatu loh yah".Kata Jefry menolak.
"Malesan loh jadi cowok,entar nggak dapet jodoh loh kalau malesan".kata Salsa sambil mengambil bumbu bumbu dapur.
"Loh mau daging ayam apa sapi?".Tanya Salsa saat sedang memilih milih daging.
"Serah loh".Jawab Jefry sambil memainkan HPnya.
"Ck ditanya malah jawab serah loh".Kata Salsa mencibir,karena bingung mau pilih daging yang mana Salsa pun membeli daging ayam dan sapi.
"Woy jalan malah diam disitu".Kata Salsa saat melihat Jefry tidak mengikutinya malah asik main HP.Jefry pun langsung mendekati Salsa.
"Mau nuget nggak?".Tanya Salsa saat berada ditempat nuget.
"Serah loh".Jawab Jefry yang asik dengan dunianya.
"Dari tadi perasaan serah loh mulu".Kata Salsa kesal.
"Awas sini gue aja yang bawa trolinya".Kata Salsa sambil mendorong Jefry menjauh dari troli itu.
"Ya udah".Kata Jefry santai malah duduk dikursi yang ada disitu.Salsa pun pergi ketempat sayuran,rencananya Salsa akan membuat sayur asem,sambel dan ayam goreng.
Setelah berkeliling cukup lama di supermarket itu Salsa pun selesai belanja bahan makanannya.Dan Salsa pun langsung ketempat Jefry berada tadi.
"Ayo bayar".Kata Salsa sambil berjalan duluan,karena lantainya baru di pel oleh OB di supermarket itu otomatis lantainya basah dan Salsa pun terjatuh tapi keburu ditangkap oleh Jefry,dan Mereka berdua pun terjatuh Salsa diatas Jefry,Jefry dibawah Salsa.Mereka pun saling tatap tanpa berkedip sedikit pun.
'Kalau di liat dari dekat lumayan juga nih cowok'.Batin Salsa.
"Udah ngeliatin guenya?,kalau udah cepetan turun dari badan gue".Kata Jefry.Salsa pun tersadar dari lamunannya dan langsung berdiri dari tubuh kekar Jefry.Salsa memalingkan wajahnya dari tatapan Jefry karena dia merasa malu dan bodoh disaat bersamaan.
Tiba tiba Ponsel Salsa berbunyi.
Hmm...siapakah yang telpon Salsa?penasaran?ikutin terus kelanjutannya🥳❤
...Masalah bukanlah tanda untuk berhenti. Ia adalah petunjuk....
...- ROBERT H SCHULLER -...
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YAH GUYS👍💬😘
__ADS_1