
Saat ini Salsa dan yang lainnya sedang ada dimarkas BLACK TIGER kecuali Elsa karena mereka tidak mau Elsa mengetahui kalau mereka membuat anggota BLACK TIGER, mereka ke markas untuk mengumumkan bahwa Salsa akan pindah ke Amerika, bukan pindah sih lebih tepatnya kuliah di Amerika.
"Ada apa bos ngumpulin kita semua?".Tanya Dimas karena semua anggota BLACK TIGER ada di markas, biasanya juga kalau disuruh ngumpul semua nggak semuanya ngumpul batin Dimas.
"Oke gue ngumpulin loh semua untuk ngumumin kalau ketua BLACK TIGER akan diganti oleh Panji".Kata Salsa langsung pada intinya. Sedangkan tempat yang tadinya berisik sekarang jadi hening karena mendengar ucapan Salsa.
"Hah, diganti?".Kaget mereka semua.
"Maaf nih ya bos, bukannya kita nggak setuju ketua BLACK TIGER di ganti sama bos Panji, tapi kenapa harus diganti?".Tanya Dimas penasaran sekali gus kaget karena ketua BLACK TIGER akan diganti. Salsa pun menarik nafas dalam dalam dan menjawab...
"Karena gue akan kuliah di Amerika untuk jangka waktu yang lama".Jawab Salsa merasa sedih karena sudah satu atau dua bulan dia bersama BLACK TIGER dan sekarang harus berpisah.
"Hah, Amerika?".Kaget mereka lagi, bahkan ada yang mengorek kupingnya takut salah dengar dengan ucapan Salsa.
"Iya, jadi gue serahin anggota BLACK TIGER ke Panji".Kata Salsa sambil terus menghela nafas.
"Kenapa bos mendadak banget pergi ke Amerika?".Tanya Anggi yang mulai bersuara.
"Maaf tapi soal itu gue nggak bisa ngomong, dan gue berangkat ke Amerika sekitar satu mingguan lagi".Kata Salsa memberi tahu kalau dirinya akan berangkat satu minggu lagi.
"Hah, satu minggu lagi".Kaget mereka lagi.
"Kalian bisa nggak sih jangan hah, hah, hah lagi, risih gue dengarnya".Kata Boy karena dari tadi dia mendengar hah hah hah.
"Maaf bos, kita kaget soalnya".Kata Galang yang tepat berada didepan Boy.
"Uuh mulut loh bau jengkol, loh abis makan jengkol yah?".Tanya Boy karena pas Galang bicara dia mencium aroma jengkol.
"Nggak kok bos, orang saya nggak suka jengkol".Jawab Galang sambil mencium aroma mulutnya dan dia tidak merasa bau jengkol.
"Mungkin bos kali tadi sarapan jengkol".Lanjut Galang lagi karena dia tidak mau disalahkan.
"Eh iya gue lupa, tadi gue sarapan nasi uduk terus pakai jengkol".Kata Boy sambil meng hah kan mulutnya kepada Galang.
"Iiih bau bos".Kata Galang langsung pergi dari depan Boy. Dan semua orang yang ada disana tertawa melihat tingkah Boy dan Galang.
"Udah udah, jadi kalian setuju kan kalau Panji jadi ketua BLACK TIGER?".Tanya Salsa yang kembali fokus.
"Yah mau gimana lagi, kita setuju bos, dari pada anggota kita bubar lebih baik ganti ketua".Kata Dimas dan di angguki oleh semua anggota BLACK TIGER.
"Oke kalau gitu kalau kalian setuju, berarti sekarang Panji resmi jadi ketua BLACK TIGER".Kata Salsa dan semua orang pun tepuk tangan.
"Karena besok akan ada balapan yang lusa belum selesai jadi, Panji yang akan mengikuti lomba itu karena tangan gue masih sakit".Kata Salsa yang mengingkat kalau besok akan ada balapan.
"Iya bos".Kata mereka semua mengangguk.
"Kalau gitu kalian boleh bubar".Kata Salsa, dan semua orang pun bubar tapi tidak pulang mereka tetap diam dimarkas, mereka cuman pindah duduk. Saat semua orang bubar tiba tiba HP Salsa berbunyi.
"Halo ada apa?".Tanya Salsa kepada orang yang menelpon itu.
__ADS_1
".....".Kata orang itu.
"Kan gue udah bilang kalau tangan gue sakit kena tembak orang".Kata Salsa kepada orang itu.
".....".Kata orang itu.
"Iiih iya iya gue kesana sekarang".Kata Salsa sambil mematikan sambungan telponya.
"Siapa?".Tanya Lia penasaran karena orang itu membuat Salsa kesal.
"Orang gila".Jawab Salsa sambil berdiri dari duduknya.
"Loh mau kemana?".Tanya Lia lagi.
"Bukan urusan loh".Jawab Salsa sambik berjalan menuju keluar tapi sebelum keluar dia memanggil Anggi terlebih dahulu.
"Anggi".Panggil Salsa.
"Iya bos ada apa?".Tanya Anggi sambil menghampiri Salsa.
"Anterin gue ke...".Jawab Salsa dan di anguki oleh Anggi. Mereka berdua pun berjalan menuju mobil Anggi.
"Mereka mau kemana yah?".Tanya Boy penasaran, biasalah Boy kan tukang kepo. Sedangkan Lia dan Panji hanya mengangkat bahunya.
Saat ini Salsa sedang berada diperjalan menuju ke suatu tempat.
"Oh iya Gi gue juga mau kasih tugas sama loh".Kata Salsa yang berada dikursi depan.
"Gue mau loh selidikin siapa yang udah nembak gue".Perintah Salsa, sebenarnya kasus dirinya sudah ditangani oleh oihak berwajib tapi belum ditemukan pelakunya.
"Baik bos".Kata Anggi siap melaksanakan tugas apa pun dari Salsa.
"Oke bagus".Kata Salsa sambil melihat keluar jendela dan saat melihat keluar jendela dia melihat dua anak kecil, yang satu lagi ngamen dan yang satu lagi sedang memegang perutnya.
"Stop Gi".Kata Salsa, Anggi pun langsung menyetopkan mobilnya secara mendadak dan alhasil diomelin oleh pengendara lain.
"Kalau nggak bisa bawa mobil jangan bawa mobil".Kata orang itu marah sambil melajukan mobilnya, sedangkan Anggi meminta maaf kepada orang itu walaupun sudah pergi.
"Kenapa bos nyuruh saya berhenti mendadak?".Tanya Anggi dan saat menoleh ke arah bangku disampingnya atau tempat Salsa duduk, ternyata Salsa sudah tidak ada.
"Lah bos kemana?".Tanya Anggi sambil keluar dari mobilnya dan mencari kesekeliling dan ternyata Salsa berada dipinggir jalan, Anggi pun menghampiri Salsa.
"Kenapa bos keluar dari mobil nggak bilang bilang".Kata Anggi yang sudah berada didekat Salsa. Sedangkan Salsa tidak menjawab pertanyaan Anggi.
"Kamu lapar yah dek?".Tanya Salsa kepada anak kecil yang ada di hadapannya. Anak kecil itu pun mengangguk.
"Kalau gitu nih roti buat adek".Kata Salsa sambil menyerahkan satu buah roti yang ada didalam mobil Anggi tadi.
"Kamu siapa?, jangan gangguin adek saya".Kata anak kecil yang satunya lagi. Sedangkan Salsa tersenyum manis.
__ADS_1
"Adek tenang aja kakak buka orang jahat kok, nih buat adek akalu adek lapar".Kata Salsa sambil menyerahkan satu buah roti, anak itu pun menerimannya.
"Nama kalian siapa?".Tanya Salsa sambil melihat anak kecil itu makan roti dengan lahap.
"Nama saya Raka, ini adek saya namanya Raisa".Kata Anak kecil itu yang bernama Raka.
"Oh" Kata Salsa ber O ria saja.
"Kalau boleh tahu orang tua kalian kemana?".Tanya Salsa penasaran pasalnya dari tadi dia tidak melihat orang tua anak anak ini.
"Kami nggak punya orang tua".Jawab Raka yang belepon dengan coklat yang ada didalam roti tersebut.
"Oh gitu, kalau gitu kalian mau tinggal sama kakak nggak?".Tanya Salsa, sedangkan Anggi kaget mendengar ucapan Salsa barusan.
"Bos beneran mau ajak mereka tinggal bareng bos?".Tanya Anggi penasaran.
"Gue mau Raka sama Raisa tinggal dimarkas, karena kalau tinggal sama gue, gue kan mau pergi ke Amerika dan kalau dimarkaskan ada banyak yang jagain mereka".Jawab Salsa kasihan melihat anak kecil tinggal sendirian tidak ada kedua orang tuanya.
"Tapi-...".Kata Anggi tapi keburu dipotong ucapannya sama Salsa.
"Ini kemauan gue jadi loh nggak usah larang larang gue".Kata Salsa tidak mau ada yang melarangnya. Sedangkan Anggi tidak menjawab.
"Gimana kalian mau tinggal sama kakak?".Tanya Salsa lagi kepada Raka dan Raisa. Mereka berdua pun mengangguk, karena menurut mereka Salsa baik.
"Bagus kalau gitu ayo ikut kakak sekarang".Kata Salsa sambil mengendong Raisa. Dan saat mereka berjalan tiba tiba ada yang meneriaki Salsa.
"Woy siapa loh?".Tanya orang itu, Salsa pun menoleh kearah sumber suara.
"Kembaliin anak anak itu gue orang tuanya".Kata orang itu, sedangkan Raisa dan Raka mengenggam Salsa dengan sangat erat, Salsa tahu bahwa mereka ketakutan saat melihat orang yang ada didepannya.
"Apa benar dia orang tua kalian?".Tanya Salsa memastikan, Raka dan Raisa pun mengeleng.
"Lihat mereka berdua saja mengeleng, berarti anda bukan orang tuanya".Kata Salsa, dan tanpa aba aba orang itu menyerang Salsa, Salsa pun langsung menghindari dan Salsa menyuruh Raka dan Raisa berlindung kepada Anggi.
Bung
Bung
Orang itu terus menyerang Salsa tapi Salsa masih bisa menghindar, karena tangan Salsa yang kanan masih sakit jadi dia berantem hanya menggunakan tangan kiri.
"Bos".Teriak Anggi karena Salsa tersungkur jatuh, Anggi pun langsung membantu Salsa untuk menyerang orang itu, karena ilmu bela diri Anggi masih cetek, dia juga ikut tersungkur jatuh. Saat mereka tersungkur jatuh tiba tiba ada yang membantu mereka.
"Kalau nggak bisa berantem jangan jadi so jagoan" Kata orang itu yang membantu Salsa dan Anggi.
Siapakah orang yang membantu Salsa dan Anggi?penasaran?ikutin terus kelanjutannya🥳
Tetap semangat walaupun di tengah pandemi ini, dan semoga pandemi ini cepat berakhir agar kita hidup seperti biasa lagi💪🤗jangan lupa selalu pakai masker dan membawa hand sanitizer kemana pun dan dimana pun kalian berada, agar terhindar dari mbak dan mas Covid😷🦠SALAM SEHAT SEMUANYA👋
...Bumi ga hanya berputar buat kita, jadi jangan egois....
__ADS_1
...- Anisa Apriyani -...
JANGAN LUPA,LIKE,KOMEN,VOTE DAN BINTANG 5 YAH GUYS👍💬😘⭐