Kisah Cinta Sang Yatim

Kisah Cinta Sang Yatim
Kisah Cinta Sang Yatim


__ADS_3

Malam itu setelah Randy balik dengan membawa motor PCX nya nampak semuanya jadi kaget mereka tidak percaya kalau Randy dapat motor semahal itu


Sedangkan Randy sendiri tak tau mau berkata apa dia masih merasa sungkan terhadap keluarga Shofi


"Maaf Fer, tadi lagi ada urusan" ucap Randy meminta maaf kepada Fery teman kelasnya karena dia tau kalau Fery masih tidak kenal dengan satu sama lainnya


"Tidak apa-apa kok santai lagian sekarang aku udah kenal dengan yang lainnya mereka menyambut aku seperti halnya keluarga sendiri" ucap Fery yang merasa betah ketika berada di sana


Ketika mereka sedang ngumpul nampak Abizar langsung masuk kedalam rumah Randy entah apa yang ingin dia lakukan


"Siv, ada nasi nggak lapar nih" pinta Abizar ketika melihat Syifa yang lagi nonton tv bersama adik-adiknya


Kemudian Syifa langsung bangkit dan pergi ke dapurnya seraya menyiapkan makanan buat Abizar


"Kak ini makanannya" ajak Syifa yang membuat Abizar langsung pergi ke dapur namun ketika Syifa hendak pergi Abizar langsung menangkap tangan Syifa


"Temenin dong" pinta Abizar yang membuat Syifa hanya memancungkan mulutnya kemudian Syifa langsung duduk di samping Abizar dia menemani Abizar yang lagi makan


Kemudian tak lama dari itu Abizar malah menyuapi Syifa yang tidak ingin makan namun tetap di paksa oleh Abizar akhirnya Syifa membuka mulutnya dan makan karna disuapin oleh Abizar sang tunangannya


Namun tak berhenti dari situ keromantisan mereka Syifa malah menyuapi balik Abizar yang membuat tangannya kembali kotor meski begitu Syifa nampak bahagia melakukannya,


Ketika nasi Abizar mulai habis Syifa langsung mengambil air karna sedari tadi dia lupa untuk mengambilnya


"Makasih ya sudah nemenin aku makan" kata Abizar setelah selesai makan dan langsung mencuci piringnya sendiri meski tidak di kasih oleh Syifa namun dirinya tetap melakukannya


Setelah selesai makan nampak Abizar tak langsung pergi lagi ke base camp dia masih nemenin Syifa yang sedang nonton tv dengan adiknya mereka menonton serial kartun yang memang kesukaan anak-anak seraya tiduran ketika menontonnya


Membuat mereka tertidur di saat menontonnya, Siva langsung memindahkan adiknya ke dalam setelah selesai pergi ke kamar mandi yang mana Alin dan Arin tidur dengan Syifa sedangkan Salsa tidur dengan kakaknya Randy


"Besok jalan-jalan yuk" ajak Abizar kepada Syifa setelah Syifa selesai dengan tugasnya tadi


"Mau kemana" tanya Syifa karena baru kali ini dia di ajak keluar dengan tunangannya


"Kemana aja yang penting bisa bersama kamu"


"Izin dulu ke Cacak kalau sama Cacak di kasih ayok kalau nggak dikasih maaf" ucap Syifa yang membuat Abizar mengerti tentang kondisi Syifa


"Nanti aku izin ke kak Randy" setelah selesai bicara seperti itu Abizar langsung tiduran di paha Syifa seraya melihat ke arah wajah Syifa


Sedangkan Syifa sendiri membiarkan apa yang Abizar perbuat tadi seraya membelai rambut Abizar hingga tak terasa Abizar tertidur di pahanya Syifa


Nampak lama juga Abizar tertidur hingga membuat Syifa merasa kesemutan hingga membuatnya mengangkat kepala Randy terus menidurkannya di bawah lantai sebelum akhirnya dia mengambil bantal untuknya


Syifa terus menatap tajam ke arah Abizar tertidur dia terus mengamati wajah tunangannya karna jujur memang dari dulu dia suka terhadap Abizar


Bahkan sejak Abizar mengejarnya namun dia tidak menampakkannya karena takut di kira murahan hingga akhirnya Syifa mencium kening Abizar sebelum dia pergi meninggalkannya


Hari sudah mulai terlihat dunia yang suram kini mulai terang kembali


Mungkin semua sudah tau kalau tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Allah namun kalau di ukur dengan sama-sama manusia,


Manusia paling tampan adalah nabi Muhammad meski yang di ketahui oleh orang-orang kalau yang paling tampan di dunia ini adalah nabi Yusuf


Karena yang terkenal dalam sejarah adalah beliau yang terkenal dengan ketampanannya namun jika di ukur dengan nabi Muhammad ketampanan nabi Yusuf tak sampai separuhnya saja


Seandainya di buat lingkaran separuh lingkaran milik nabi Yusuf separuh lingkaran milik semua manusia yang ada di dunia ini mulai dari nabi Adam sampai nanti di hari kiamat


Sedangkan nabi Muhammad lingkaran lain yang berbentuk sempurna namun mengapa yang terkenal dalam sejarah nabi Yusuf lah yang paling tampan


Itu di karenakan ketampanan nabi Yusuf menimbulkan syahwat


Sedangkan ketampanan nabi Muhammad tidak mengundang syahwat maka dari itu nabi Yusuf lah yang terkenal dalam sejarah Islam akan ketampanannya,


Beliau di ciptakan terhindar dari segala aib seolah-olah beliau di ciptakan sebagaimana yang beliau kehendaki


Bahkan keindahan nabi Muhammad selalu di sanjung dalam bentuk kasidah Arab karena beliau bukan cuma manusia bahkan makhluk paling sempurna yang ada di muka bumi ini


Dari cara lahirnya pun tak sama dengan manusia pada umumnya beliau tak di lahirkan dari ******** wanita melain di bawah pusar di atas ******** itu membuktikan betapa mulianya beliau


Sedangkan di saat Siti Aminah yang tak lain adalah ibu beliau melahirkan Allah memberikan Taufik nya dengan mengirim dua wanita muslimah yang tak lain adalah Siti Asiah dan Siti Maryam untuk menemani kelahiran beliau


Waktu itu ketika jam menunjukkan sekitar pukul tujuh Abizar datang ke rumah Randy di sana Randy yang sedang sibuk dengan pekerjaannya tak curiga dengan kedatangan Abizar


Dia acuh tak acuh akan kedatangannya hingga membuat Abizar tidak tau mau ngomong dari mana untuk pamit kepada Randy dia hanya mondar-mandir di samping Randy hingga membuat Randy menegurnya


"Ada apa Bi" tanya Randy ketika melihat Abizar yang mondar-mandir tanpa menghentikan pekerjaannya


"Anu kak" ucap Abizar namun masih merasa sungkan untuk melanjutkannya

__ADS_1


"Apa" tanya Randy


"Anu" ucapnya lagi yang membuat Randy malah curiga


"Anu apa Bi" tanya Randy seraya menghentikan pekerjaannya


"Kalau di izinin mau ngajak Syifa jalan-jalan" pinta Abizar dengan menundukkan kepalanya dia takut kalau Randy tidak memberikannya izin terhadapnya


"Terserah asalkan bawa Salsa dan si kembar Alin dan Arin" ucap Randy yang memberi izin


"Soalnya kalau nggak di bawa, siapa yang mau jaga mereka" kata Randy lagi memberi tahu Abizar yang membuat Abizar ngerti akan kondisi yang ada


"Siap kak" ucap Abizar seraya pergi meninggalkan Randy dan pergi menemui Syifa yang sedang main dengan adik-adiknya


Nampak di lihat dari kejauhan Syifa sedang menggelitik Salsa yang di ikuti dengan Alin dan juga Arin yang juga menggelitik Salsa yang membuat Salsa tertawa terbahak-bahak hingga menjerit meminta berhenti yang di ikuti oleh gelak tawa mereka


Namun ketika melihat kebahagiaan dari Syifa dan adik-adiknya membuat Abizar mengurungkan niatnya untuk pergi menemui Syifa karena dia tidak ingin mengganggu kebahagiaan adik-adiknya Syifa


"Kenapa balik" tanya Randy ketika melihat Abizar yang kembali ke bengkel


"Aku takut mengganggu kebahagiaan Alin dan Arin dan juga Salsa" ucap Abizar seraya duduk di kursi


"Mereka sedang asyik bermain hingga tawa mereka kedengaran" kata Abizar melanjutkan


"Ya udah sini bantuin kami aja" ajak Randy ketika melihat Abizar yang hanya duduk di kursi tersebut yang membuat Randy bangkit dari duduknya tadi


"Mau bantuin apa kak" tanya Abizar karena dirinya tidak mengerti tentang mesin motor apalagi mobil


"Sini aja sambil liatin aku kerja nanti kalau aku butuh apa-apa kamu ambilkan" ucap Randy kepada Abizar yang membuat Abizar langsung berada di sampingnya dia terus memerhatikan Randy mengotak-atik mesin mobil terkadang juga dirinya mengambil kuncian yang di pinta oleh Randy


"Cak makan dulu" ucap Syifa yang tak di ketahui kedatangannya oleh Randy seraya mengajaknya kakaknya dan yang lain makan karena memang sudah waktunya makan buat Randy dan karyawannya yang membuat Randy berhenti dari kegiatannya


Dan membasuh tangannya yang penuh dengan oli seraya mengajak yang lain untuk cuci tangan dulu


Ada yang berhenti dari pekerjaannya ketika Randy menyuruhnya makan namun ada juga yang masih melanjutkan pekerjaannya karena merasa nanggung begitu juga Benny yang memang sedang waktu lowong


Seiring dengan berjalannya waktu kini Benny sudah merambah ke pekerjaan yang lain dia juga ikutan mengerjakan mobil ketika sedang waktu lowong


Setelah selesai makan nampak mereka tak langsung kembali untuk melanjutkan pekerjaannya mereka masih merokok terlebih dahulu


Beda halnya dengan Abizar ketiak selesai makan dia membantu Syifa untuk mencuci piring


"Siv tadi saya sudah pamit kepada kak Randy" ucap Abizar memberi tahu ketika berada di samping Siva


"Boleh katanya cuma adik kamu harus di bawa soalnya nggak ada yang jaga katanya" ucap Abizar lagi hingga tak terasa Syifa sudah selesai mencuci piring


"Emang mau kemana sih" tanya Syifa lagi


"Ke taman bundaran yuk" ajak Abizar yang tak langsung di jawab oleh Siva dia berfikir terlebih dahulu


"Di Sana juga ada permainan buat anak-anak" kata Abizar lagi yang membuat Syifa langsung menganggukkan kepalanya


"Ya udah ayok asalkan ada permainan buat adik" ucap Abizar seraya tersenyum kecil kepada Abizar


Setelah itu Syifa langsung pergi untuk mengajak adiknya jalan-jalan yang langsung di sambut dengan gembira oleh Salsa dan yang lainnya


Nampak dari persiapan Syifa dia tak mengajarkan Salsa dan si kembar untuk berdandan itu terbukti ketika mereka ingin bepergian yang hanya mengganti baju tak memberi mereka makeup


Setelah selesai mereka langsung pergi menuju Randy berada untuk pamitan kepadanya yang langsung di respon dengan baik oleh Randy


Setelah itu mereka langsung menuju mobil Abizar yang tak lain mobil bapaknya karena setelah Abizar tunangan dengan Syifa dia langsung meminta kepada bapaknya untuk segera mengajarkannya nyetir mobil


Nampak Abizar membawa mobilnya dengan kecepatan yang biasa-biasa saja dia menikmati perjalanan itu seraya mengajak Syifa dan yang lain untuk berbicara setelah waktu setengah jam sudah lewat mereka pun sudah sampai di taman bundaran


Dinamakan taman bundaran di karenakan terdapat taman yang berbentuk lingkaran di sana memang tak di kenakan karcis untuk masuk siapapun bebas masuk tanpa ada uang karcis namun di dalam terdapat juga arena permainan buat anak-anak


Setelah sampai nampak Salsa dan adiknya langsung menuju ke tempat permainan yang ada di sana mereka langsung main perosotan setelah bosen main permainan tersebut mereka pindah ke permainan laba-laba sedangkan Syifa sendiri malah main ayunan dengan Abizar


"Maaf ya kalau kehadiran adikku membatasi kita" pinta Syifa yang ngerti akan perasaan Abizar yang membawanya untuk jalan-jalan


"Apaan sih santai aja aku juga bahagia kok kalau melihat mereka bahagia" kata Abizar seraya menoleh ke arah Salsa dan yang lainnya yang sedang sibuk main tersebut


"Karena bagaimana pun mereka juga adik-adikku" ucap Abizar menambahkan setelah capek bermain Alin dan yang lainnya langsung pergi menuju ke tempat Syifa


"Haus" tanya Abizar ketika melihat kedatangan Alin yang di sambut dengan anggukannya


"Mau beli es krim" tanyanya lagi yang lagi-lagi di sambut dengan anggukannya saja sedangkan sedangkan detak jantungnya terus berpacu yang menandakan bahwa Alin dan yan lain sedang kecapean


Kemudian Abizar langsung pergi ke toko terdekat untuk mencari es krim namun sebelum dia pergi Abizar terlebih dahulu nanya ke Syifa mau beli es krim yang rasa apa

__ADS_1


Setelah kedatangan Abizar yang membawa es krim nampak adik-adiknya Syifa langsung berebutan untuk mengambil es krim yang sudah di beli


Syifa nampak begitu bahagia ketika melihat adiknya bahagia setelah es krim mereka habis mereka langsung bermain kembali ke tempat semula yaitu ke permainan laba-laba


Setelah capek bermain nampak mereka diam sejenak dan kembali ke Syifa berada


"Mau balik" tanya Abizar yang hanya di sambut dengan anggukan adik-adiknya


"Yuk" ajak Abizar menuju mobil pulang


Namun sebelum Abizar masuk kedalam mobilnya Abizar terlebih dahulu pergi ke sebuah toko untuk membeli minuman


"Ini" kata Abizar seraya memberi minuman dan juga Snack untuk Syifa dan adiknya


Setelah Abizar mengendarai mobilnya seraya menyalakan musik Peterpan nampak Abizar menyalakan musik Peterpan yang full album itu terbukti ketika album pertama habis langsung pindah seketika kepada album selanjutnya begitupun seterusnya


Hingga akhirnya mereka sudah sampai di rumahnya nampak dari rona wajah Salsa dan adiknya begitu puasa mereka sangat gembira dengan permainan tadi sehingga mereka lupa waktu


Hanya fisik yang capek yang membuat mereka berhenti dari permainannya dan langsung balik ke rumahnya


Malam sudah mulai gelap bintang gemintang kini sudah bermunculan satu persatu angin ber sepoi perlahan berterbangan entah kemana arah tujuannya


Hari terus saja berlalu dengan cepatnya hingga tak terasa perlombaan futsal tinggal menghitung hari semua persiapan sudah di lakukan termasuk persiapan tim futsal yang semakin hari mereka semakin kompak dan semakin padu kerja sama mereka sudah terjalin dengan baik


Bahkan pak Harun yang sebagai pelatih sudah menemukan pemainnya, baik di tim utama maupun tim cadangan semuanya tidak ada bendanya kemampuan mereka setara baik dari tim A maupun tim B


Terlebih yang sangat di harapkan dari tim Randy yang tergabung dengan Fery, Sahrul, Hasim, Bayu, Asep, Gilang, Angga, Zidan, dan Rian


Sedangkan posisi kipernya adalah Angga dan Hasim yang menjadi pelapis beknya Bayu dan Asep dan pelapisnya Sahrul dan Gilang dan penyerangnya Randy dan Fery dan pelapisnya Zidan dan Rian meski begitu jika tim sedang tertekan Randy juga sangat baik dalam bertahan dan Fery yang akan menjadi stiker di depan jika tim sedang tertekan dengan serangan balik yang mematikan


Waktu terus saja berlalu hingga akhirnya waktu yang di tunggu sudah tiba nampak dari semua panitia sibuk dengan pekerjaannya masing-masing berharap acara lomba kali tidak ada kendala apapun


Mereka mengerahkan semua kemampuannya semaksimal mungkin hingga membuat acara kali ini begitu megah ketimbang tahun-tahun sebelumnya


Lapangan yang adapun sangat memadai nampak mereka menyiapkan dengan matang-matang sebelum acara hingga akhirnya acara pembukaan yang di pimpin oleh pak Hendra selaku kepala sekolah SMA Nurul Huda sudah di laksanakan


Undian pun sudah di tentukan Randy yang termasuk tim B di sekolahnya tergolong dalam grup A yang meliputi SMA Nusa Bhakti


SMA Nurul Musthofa dan SMA Nurul Ulum setiap grup terdiri dari empat tim dan setiap grup saling bertemu di setiap pertandingan dan SMA Nurul Huda selaku tuan rumah boleh mengirim perwakilan sebanyak dua tim sedangkan dari sekolah lain itu tidak berlaku kebijakan seperti itu


Jadwal pertandingan pun sudah di rilis hari itu mereka hanya datang untuk pemberitahuan tentang mekanisme yang ada baik dari undang-undang yang telah di sepakati bersama dan yang lainnya sedangkan untuk pertandingannya di mulai besok pagi


Setelah acara selesai semua balik satu persatu termasuk Randy yang kali ini berangkat ke sekolah sendirian karena Syifa tidak masuk dia tau kalau di sekolah nya tidak ada pelajaran,


Namun yang tidak di ketahui Syifa adalah meski tidak ada pelajaran sekolah masuk seperti biasa dan akan mendapatkan alpa jika tidak masuk sekolah


"Loh katanya ada lomba cak, kok cepet banget pulangnya" tanya Syifa heran ketika melihat Randy yang sudah datang lebih awal dari perkiraannya sedangkan Randy sendiri masih fresh seakan tidak kecapean


"Besok mulai lombanya" ucap Randy seraya duduk di kursi ruang tamu


"Oh iya dek besok kamu harus sekolah soalnya di absen sama guru yang tidak masuk di kasih alpa" terang Randy kepada Syifa seraya duduk di sampingnya


"Terus aku tadi dapat alpa dong cak" tanya Syifa yang berada di samping Randy cemas takut dirinya dapat alpa


Pertanyaan Syifa tadi hanya di jawab dengan anggukan oleh Randy


Tiba-tiba saja adik Randy yang lain berlarian dari luar seraya langsung duduk di pangkuan Randy nampak mereka tadi main kejar-kejaran dengan membuat perjanjian


Siapa yang nyampe duluan dia yang menang namun karna Salsa yang paling besar dia yang nyampe duluan


"Cak, nanti Alin tidur sama Cacak ya" pinta Alin dengan manjanya kepada Randy yang membuat Randy hanya tersenyum kecil


"Iya dek" ucap Randy seraya mencium pipi Alin dengan gemasnya, tak lama dari itu ada yang mengucapkan salam dari luar


"Assalamu'alaikum" ucap seseorang yang tak di kenal


"Wa'alaikum salam" jawab Randy seraya membuka pintu rumahnya


"Ada apa ya mas" tanya Randy pada seseorang yang tak dia kenal nampak dari raut wajahnya tidak begitu tua perkiraan masih umur tiga puluhan


"Ini dek kami dari masjid At-Taqwa mengadakan santunan kepada anak yatim ini undangannya, di mohon untuk kehadirannya" ucap orang tadi seraya memberi Randy undangan yang katanya untuk santunan anak Yatim


"Oh makasih ya mas" ucap Randy seraya menerima undangan tersebut


"Mari masuk dulu mas" ajak Randy melanjutkan


"Maaf dek soalnya masih banyak yang harus di anterin" kata orang tersebut seraya menunjukkan undangan tersebut kepada Randy yang memang undangan tersebut masih banyak


Setelah kepergian orang tersebut Randy langsung masuk seraya membaca isi dari undangan tersebut

__ADS_1


"Siapa cak" tanya Syifa ketika melihat kedatangan Randy


"Gak tau mungkin dari panitia pelaksanaan acara santunan kepada anak yatim" ucap Randy seraya memberi undangan tersebut kepada Syifa setelah dirinya selesai membaca


__ADS_2