
Setelah mereka berhasil menjadi juara untuk pertama kalinya mereka langsung berpesta ria pada kemalaman harinya pak Harun mengajak mereka untuk ngumpul bareng di sekolahan mereka,
Di sana juga sudah tersedia ikan, ayam, dan beras serta alat-alat memasak nampak mereka ingin masak bareng
Setelah semua berkumpul merekapun satu persatu berpencar untuk mencari kayu bakar yang jarang di temui karena mereka tinggal di daerah perkotaan hingga akhirnya mereka menemukan kayu bakar ketika Hasim pulang ke rumahnya dengan Asep untuk mengambil kayu bakar
Sedangkan yang lain lagi masak nasi karena mereka ada yang bawa kompor gas ke sana ketika Hasim datang dengan tumpukan kayu bakarnya Fery langsung menyalakannya
Mereka ingin membuat ikan bakar dan ayam bakar satu persatu ikan sudah berhasil mereka bakar kini tinggal ayamnya yang belum matang sedangkan nasinya sudah matang dari tadi
Tak hanya itu mereka juga memasak mie goreng sebagai pelengkap makanan hingga akhirnya semuanya sudah matang dan sudah di sajikan
"Sebelum kita makan alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu" ucap pak Harun seraya memimpin doanya "ayok mari makan" katanya lagi setelah selesai berdoa,
Mereka memakannya dengan lahap setelah dari tadi kecapean karena memasak sendiri ada yang sampai mengeluarkan keringat ada juga yang kepedesan karena sambelnya yang pedas mereka begitu puas ketika menyantap makanan tersebut seakan mereka lupa tentang masalah masing-masing
Tak lupa mereka juga mengabadikan kenangan itu lewat ponsel masing-masing sejak dari tadi awal memasak
"Alhamdulillah kenyang" kata Randy setelah selesai memakan hasil masakannya tadi, satu persatu dari mereka selesai makan kini tinggal beres-beres bekas kayu bakarnya
Mereka pun membagi tugas ada yang mencuci piring ada juga yang beres-beres hingga dengan cepatnya semuanya sudah selesai
Setelah itu mereka tak langsung pulang mereka masih ngobrol sebentar mengenai pertandingan yang sudah mereka lalui
Randy dan yang lainnya yang bergabung dalam satu grup tak menyangka kalau mereka bisa meraih juara, sebelumnya mereka bukan tim unggulan mereka hanya tim pendatang sehingga di remehkan
Namun meski begitu mereka berhasil membuktikan diri bahwa mereka patut di waspadai membuat mereka berhasil merebut juara pertama setelah mengalahkan SMA Nurul Ulum dengan skor tipis 2-1
Namun meski begitu tak ada dari mereka yang mengalami cedera meski ada juga yang mengalami lebam setalah mendapat tendangan dari lawan.
Mentari sudah keluar dari peraduannya lalu lalang kendaraan sudah terlihat di jalan raya yang membuat polusi dimana-mana,
Setelah selesai turnamen di sekolah SMA Nurul Huda libur sehari untuk beres-beres pasca melakukan lomba tersebut nampak semua panitia sibuk dengan pekerjaannya keringat bercucuran dimana-mana
Namun mereka masih tetap semangat sampai akhirnya semuanya selesai begitu pula dengan Randy yang juga ikutan beres-beres
Setelah selesai Randy langsung pamit pulang ke pak Harun karena dia juga memiliki kesibukan di rumahnya sesampainya di sana Randy tak langsung masuk ke rumahnya dia malah langsung ke bengkelnya dan duduk di gardu dengan menikmati sepoian angin yang menerpanya
"Ben, rame nggak tadi" tanya Randy pada Benny ketika dia melihat Benny yang sedang bekerja memperbaiki mesin mobil
"Kalau untuk motor lumayan tapi kalau mobil cuma baru dua yang datang, itu" kata Benny seraya menunjuk ke arah mobil yang baru datang untuk di perbaiki
"Rusak apanya itu Ben" tanya Randy
"Yang mobil Avanza remnya blong katanya ada yang men sabotase untung tidak terjadi kecelakaan, tapi kalau yang Panter koplingnya tidak stabil sama mau ganti oli" jawab Benny tanpa melihat ke arah Randy berada dia hanya sibuk dengan tugasnya,
Kemudian Randy pergi ke dalam untuk ganti bajunya namun sebelum dia bekerja Randy terlebih dulu makan karena sedari tadi dia belum makan
Setelah itu Randy langsung pergi ke bengkel tak lama dari itu mobil carry datang ke bengkelnya setelah sang empunya mobil turun Randy langsung menanyakan keperluannya apa
"Ini dek lampu seinnya sebelah kanan mati, terus lampu depan sebelah kiri juga mati" kata orang tadi memberi tahu kepada Randy
"Semua empat ratus lima puluh sama pasangannya" kata Randy memberi tahu total biaya yang harus di bayar
"Iya dek, kapan selesainya dek" tanya orang tersebut
"Insyaallah besok pak, soalnya masih banyak yang belum di perbaiki"
"Oh iya dek, besok saya balik lagi"
"Kontaknya di taruh di dalam" kata Randy mengingatkan sang empunya mobil
__ADS_1
"Iya sudah" setelah kepergian orang tersebut tak lama dari itu datang lagi mobil Ayla warna merah berhenti di depan bengkel Randy tak lama dari itu orangnya turun dari mobilnya
Namun ketika Benny melihat siapa yang datang dia terkejut karena yang datang adalah cewek cantik yang membuat matanya tak bisa berhenti untuk memandangnya bahkan tak berkedip sedikit pun ketika saat melihatnya dan dengan cepatnya hati ini menghampiri wanita tadi
"Selamat datang di bengkel ranger ada yang bisa kami bantu" sapa Benny dengan ramah
"Kak Randy nya ada nggak" tanya wanita tadi seraya mencari keberadaan Randy yang tak terlihat oleh pandangannya
Nampak si wanita tadi tidak merespon perkataan Benny tadi dia hanya terus mencari keberadaan Randy, sedangkan Benny sendiri langsung memanggil Randy yang tak jauh dari itu cuma Randy tidak melihat kedatangan si wanita tadi
"Ada apa mbak" tanya Randy dengan ramah ketika Benny memberitahu maksud kedatangan si wanita tadi
"Ini kak, kopling mobil ini sulit masuk gigi jadi untuk menyesuaikannya sangat sulit banget" jelas wanita tadi sambil melihat ke arah Rendy dia nampak melihatnya tanpa berkedip seakan perasaan takjub ketika melihatnya, namun Randy sendiri menyikapinya dengan biasa
"Oh bisa mbak...."
"Jangan panggil mbak panggil aja Ririn" kata wanita tadi seraya memperkenalkan dirinya dan menjulurkan tangannya ke arah Randy
"Randy" ucap Randy namun malah mengacuhkan tangan wanita tadi seraya memberi isyarat permintaan maaf "gini mbak, kalau mbak mau mobilnya harus di taruh sini selama dua hari soalnya masih banyak yang harus di kerjakan" kata Randy menjelaskan
"Iya nggak pa apa, sekalian minta nomer hp kamu" kata wanita tadi yang tak lain namanya adalah Ririn sambil mengambil hp di dalam tasnya dan langsung mencatat nomer yang mau Randy kasih,
Namun Randy sendiri malah memberi nomer hp milik bengkel yang di pegang oleh Benny setelah itu Ririn langsung menelpon nomer tadi namun yang mengangkatnya malah Benny
"Loh kok bukan nomer kakak" tanya Ririn penasaran karena yang dia mau adalah nomer Randy
"Itu nomer bengkel mbak, selain nomer itu kami nggak ngasih" kata Randy berbohong karena dia tau dari gelagat Ririn dia ingin sekali kenalan dengannya makanya Randy menolaknya sehalus mungkin agar tidak menyinggung perasaan wanita tadi
"Loh nanti kalau saya nanya sudah selesai enggaknya gimana kak kan kakak yang memperbaiki mobil aku" kata Ririn berusaha untuk mendapatkan nomer hp Randy
"Dengan menelpon nomer bengkel maka nanti karyawan akan ngasih tau sudah nggak nya dan juga biaya yang harus di keluarkan" terang Randy berusaha mengelak dari wanita tersebut
"Kan lebih baik langsung punya nomer hp kakak sekalian bisa konsultasi dan cara merawat mobil dengan baik" kata Ririn masih berusaha untuk mendapatkan nomer hp Randy
Nampak malam sudah kelihatan wujud gelapnya satu persatu bintang gemintang bermunculan di langit yang jauh sana rembulan bersinar namun tak seperti bulan purnama hanya separuhnya saja yang muncul di langit yang gelap,
Satu persatu sudah berdatangan di base camp rangers bahkan Fahry yang jarang hadir juga ikutan gabung nampak mereka ingin membahas kelanjutan dari rencana yang sudah mereka sepakati yaitu camping seperti yang dulu pernah mereka lakukan
Satu persatu dari mereka menyetujui ajakan camping tersebut bahkan dari peralatan dan kayu bakar untuk menemani mereka nantinya sudah mereka rembuk bersama mereka seakan ingin waktu cepat berlalu agar segera tiba waktu yang di tentukan,
Keesokan harinya waktu itu sekolah SMA Nurul Huda sudah masuk seperti semula kegiatan *** berjalan layaknya seperti biasanya seakan para siswa menikmati kegiatan tersebut meski ada juga yang malas melakukannya
Setelah waktu jam istirahat tiba Randy langsung pergi ke kantin tanpa mengajak Shofi ataupun Siva di sana dia bersama dengan Fery, Angga, dan Bayu yang sedang makan bareng sembari berembuk masalah camping mereka juga berniat untuk ikutan camping bersama anggota club rangers yang di sambut baik oleh Randy
"Anak-anak yang lain pasti ikutan senang kalau anggotanya bertambah" kata Randy di sela-sela makannya yang membuat Fery, Angga, dan Bayu langsung menyetujui ajakan Randy tanpa harus berfikir dua kali
"Boleh ngajak cewek nggak Rand" tanya Fery karena dia ingin mengajak pacarnya camping
"Boleh asalkan jangan melakukan yang nggak senonoh di tempat camping" ucap Randy membolehkan dari mereka untuk membawa pacarnya agar nantinya tidak kesepian di tempat camping,
Setelah selesai makan nampak mereka tak langsung masuk mereka masih bertanya-tanya tentang camping tersebut
Rasa penasaran semakin memuncak di antara mereka ketika Randy menceritakan waktu dulu yang pernah melakukan camping bersama rombongannya hingga cerita itu harus di lanjutkan sambil berjalan ketika bel masuk sudah berbunyi dan harus berakhir ketika mereka sudah sampai di kelasnya
Waktu terus saja berlalu, detak jarum jam terus saja berputar tanpa henti, siang dan malam silih berganti seiring dengan berjalannya waktu tak terasa waktu yang di tentukan sudah tiba,
Mereka sudah mempersiapkan semuanya bahkan baju yang mereka bawa sudah berada dalam tasnya masing-masing karena di sana nantinya mereka akan bermukim selama tiga hari seperti yang dulu,
Sedangkan Shofi sendiri nampak begitu antusias menyambut kedatangan hari itu seakan dia telah menunggu hari ini tiba dengan mobil Fortuner yang dia miliki dia berangkat menuju rumah Randy karena anggota yang lain juga ikut ngumpul di sana
Setelah nyampe di tempat nampak mereka sudah bersiap-siap hanya tinggal menunggu beberapa orang yang belum tiba, Shofi nampak begitu kaget ketika banyak anggota cewek yang tak dia kenal juga ikutan camping
__ADS_1
"Shofi" ucap Shofi memperkenalkan dirinya ke salah satu anggota cewek yang tak dia kenal, satu persatu dari mereka menyambut dengan baik seraya memperkenalkan dirinya masing-masing
"Apakah sudah berkumpul semua" tanya Andre memastikan bahwa tidak ada yang ketinggalan dalam camping kali ini
"Semuanya sudah berkumpul" kata Randy seraya menghitung satu persatu dari anggota club rangers dan juga teman kelasnya yaitu Fery, Angga, dan Bayu
"Ya udah sebelum kita berangkat mari kita baca surah Fatihah terlebih dahulu agar di perjalanan tidak ada kendala, pembacaan surat Fatihah di mulai" kata Andre memimpin semua anggota club rangers untuk berdoa demi keselamatan masing-masing
"Doa selesai" lanjutnya lagi ketika dirinya sudah membaca surah Fatihah tadi dan mereka pun pergi menuju motor masing-masing
Begitu pula dengan Randy yang langsung masuk ke dalam mobil Shofi sedangkan adik-adiknya yang juga mengikutinya
"Tunggu" teriak seseorang wanita yang baru datang sebagian dari mereka nampak tidak ada yang mengenalnya namun ketika Reza turun dari mobilnya dia langsung berkata
"Oh iya guys, ini Tasya sepupuku katanya dia mau ikut" ucap Reza sedikit mengeraskan suaranya agar kedengaran dengan yang lainnya
Sedangkan Benny sedikit berbunga-bunga ketika mengetahui kalau cewek yang pernah memperbaiki mobil di bengkel rengers itu juga ikutan gabung, beda halnya dengan Randy nampak dia malah males menanggapi keberadaan Tasya
"Kok dia bisa tau sih" gerutu Randy di dalam mobilnya yang membuat Shofi dan Siva sedikit bingung
"Cacak kenal sama dia" tanya Shofi seraya melihat kearah Randy berada
"Dia kemaren mobilnya rusak jadi di perbaiki disini, yang membuat aku malas sama dia, dia terus berusaha mepet kepadaku berusaha untuk mendapat nomerku" ucap Randy memberi tahu Siva dan Shofi
"Emang siapa dia mbak" tanya Salsa kepada Siva sambil melihat ke arah Tasya yang baru datang tersebut
"Nggak tau mbak" jawab Siva seraya mengangkat kedua bahunya
"Ada saingan dong" bisik Siva kepada Shofi memanas-manasi Shofi yang membuat Shofi sedikit cemburu karena dia sadar kalau Tasya lebih cantik dengan dirinya membuatnya sedikit minder
"Enak saja cak Randy milikku seorang" kata Shofi berusaha memalingkan rasa cemburunya agar tidak di ketahui oleh Siva setelah selesai berembuk-rembuk nampak mobil Tasya di taruh di bengkel Randy dan Tasya ikut bersama Reza
Setelah semua sudah berkumpul Andre langsung menancapkan gas motornya memulai perjalanan yang begitu jauh tersebut nampak Faris yang berada paling belakang langsung menutup gerbang rumah Randy yang jarang sekali di tutup
Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan dengan keadaan santai menikmati momen kebersamaan yang jarang mereka dapatkan namun meski begitu mereka tetap taat peraturan lalu lintas dengan memakai helm dan berhenti ketika lampu merah hingga akhirnya mereka tiba di tempat yang mereka tuju
Sesampainya di sana Andre langsung menemui penjaga bukit di sana Andre langsung berbincang-bincang dan memberi tahu kepada petugas tersebut jumlah orang yang akan ikut dalam rombongan tersebut serta membayar uang keamanan takut terjadi apa-apa di antara mereka,
Setelah itu Andre pergi ke dalam sambil mengajak yang lainnya mengikutinya nampak Andre sangat kebingungan untuk mencari lokasi tempat kemah yang bagus
Akhirnya mereka memutuskan tepat di bawah pohon yang rindang namun tak jauh dari tempat air karena di sana juga ada sungai yang mengalir, tempat itu sudah mereka tempati waktu camping sebelumnya
Setelah mereka sudah memutuskan tempat yang cocok mereka satu persatu langsung sibuk dengan tugasnya masing-masing, beda halnya dengan Tasya dia yang tau kalau club rangers akan mengadakan camping dari sepupunya Reza membuatnya juga ikutan
Karena dia ingin pdkt dengan Randy dia tidak tau kalau Randy sudah punya tunangan terus saja dia mendekat ke arah Randy kemanapun Randy pergi dia juga ikutan pergi yang membuat Randy sedikit risih
"Maaf mbak aku sudah punya tunangan" kata Randy memberi tahu karena dirinya mulai risih dengan perbuatan Tasya yang selalu mendekatinya beda halnya Shofi dia malah santai melihat semua itu bahkan Randy dan Tasya malah di jadikan tontonan baginya
Terkadang dirinya tertawa kecil ketika melihat ekspresi wajah Randy yang tak menyukai kehadiran Tasya entah mengapa dirinya tidak menaruh rasa cemburu sedikitpun kepada Randy
Padahal sebelum berangkat dia sedikit cemburu ketika kehadiran Tasya namun kali ini tidak, mungkin karena dia tau kalau Randy nggak bakalan macam-macam terhadapnya terlebih sikap Randy yang selalu berusaha menjauhinya
Tak terasa tenda untuk mereka bermukim sudah selesai di bangun mereka juga tak lupa mengucapkan kata Alhamdulillah ketika semua berjalan dengan yang di inginkan
"Oh iya ingat cewek tidur sama cewek, dan cowok tidur sama cowok nggak boleh tidur berdua selain jenis meskipun pacarnya atau bahkan tunangannya" kata Andre memperingatkan agar tidak kumpul kebo meskipun mereka adalah tunangannya,
Mendengar ucapan Andre tadi membuat Shofi sedikit tersenyum karena cuma dirinya dan Siva yang bertunangan sedangkan yang lainnya hanya sebatas pacaran
Setelah semua selesai mereka satu persatu masuk ke tenda masing-masing sambil membereskan baju yang mereka bawa,
Hingga tak terasa hari sudah malam nampak suasana berbeda dengan beberapa tahun silam lampu terang benderang dimana-mana namun meski begitu mereka tidak lupa untuk menyalakan api yang sudah mereka siapkan kayunya dari rumah
__ADS_1
Mereka berkumpul mengitari api unggun yang sudah menyala sambil bernyanyi dengan meriahnya camping kali ini begitu meriah ketimbang tahun sebelumnya