KISAH KELAM KEHIDUPANKU

KISAH KELAM KEHIDUPANKU
Berganti Pakaian


__ADS_3

Aku ingin melihat Damian lebih menikmati nya, ku ajak dia berenang ke bawah lorong putaran . Ini adalah tempat favorit muda mudi berpacaran, dan hari ini sepertinya memang keberuntungan ku karena tak ada satupun orang lain selain kami dibawah sini.


Ku sandarkan tubuh Damian pada tepi kolam, aku mulai mendekatkan wajahku dengan wajah nya. Dia memejamkan mata seperti pasrah apapun yang akan ku lakukan. Aku tersenyum penuh kemenangan, perlahan ku ***** bibirnya. Sungguh respon yang baik, dia membuka mulutnya membiarkan ku bermain dengan lidahnya.


Damian mulai memeluk tubuhku, aku merasakan junior Damian menginginkan sesuatu hahaha . Pikiran mesum ku semakin menjadi, sepertinya aku memang haus akan hal ini. Sikapku mulai agresif, tak tanggung- tanggung aku memainkan tanganku memegang dan memainkan keperkasaan Damian.


"arrgghhh" Damian mengerang kenikmatan.


Mata nya sedikit memerah, hawa tubuhnya terasa panas walaupun kami berada dalam air. Belum selesai aku melalukan aksi ku, Damian mengajakku untuk naik berganti pakaian. Aku sangat bingung, "apakah dia marah padaku karena aku melakukannya? tetapi jika pun ia, mengapa dia seperti sangat menikmati setiap sentuhan ku? " gumam ku dalam hati memikirkan sikap Damian.


Aku pun menuruti apa perkataan Damian,


kami ke pondok singgah untuk mengambil barang - barang kami tadi.


Aku meninggalkannya ke ruang ganti wanita.


Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian, tak lupa aku kembali berdandan agar tetap terlihat anggun didepan Damian.


Rupanya karena terlalu lama aku berganti, Damian menunggu ku di depan pintu masuk.


"Kita makan dulu ya " Ujar Damian.

__ADS_1


"Iya kak sembarang aja, waktu kita juga masih panjang " jawabku dengan penuh senyuman.


Kami pun segera menuju parkiran dan masuk kedalam mobil.


Damian mulai mengemudikan mobilnya, sekitar 20 menit perjalanan Damian berhenti di depan Restoran XX.


"Ayo turun, aku akan pesankan makanan untuk kita" Ujar Damian sambil melepas sabuk pengamannya.


Aku menuruti semua perkataan Damian, mau bagaimana pun aku harus menjaga image didepannya.


Kami duduk di meja makan no X, datanglah seorang pelayan membawa daftar menu makanan. Aku tak ingin memilih, jadi Damian menyamakan pesanannya untuk diriku juga.


Damian mengeluarkan handphone nya,


Aku pun langsung mengeluarkan handphone ku dari tas dan segera mengirimkan semua foto kami.


"Sudah kak" ucapku memberitahu Damian.


"Oke, makasih" jawab nya.


Ku perhatikan Damian masih sibuk dengan HP nya, aku yang mulai bosan pun mulai memainkan HP ku juga.

__ADS_1


Ku buka WA banyak sekali pesan dari 5 kawan ku, aku tak memperdulikannya. Aku enggan membuka karena jika sudah ku baca tetapi tak ku balas , mereka akan kembali spam chat ke WA ku.


Aku membuka pembaruan status, ku lihat Damian memposting foto kami dengan caption emoji Love❤️


Oh my God, aku tersenyum ke girangan.


Pelayan datang membawa makanan dan minuman pesanan kami, tanpa banyak bicara kami pun langsung mengeksekusi nya hihi.


Damian memanggil pelayan untuk membayar.


Setelah semua selesai, kami pun keluar dan melanjutkan perjalanan. Damian tak mengatakan akan membawa ku kemana. Jadi aku menanyakannya pada Damian.


"Kita mau kemana kak? " Tanya ku lirih.


"Ke rumah ku aja ya " Damian menjawab tanpa melirik ku.


"Emangnya gak papa kakak bawa cewek ke rumah? " Tanyaku kembali.


"Ya gak papa lah, lagian di rumah ku juga lagi gak ada orang. Ayah dan mama ku sibuk di toko" jawabnya santai.


Pikiranku mulai melayang, "apakah dia akan membalas perbuatan ku tadi?" Gumam ku dalam hati.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2