KISAH KELAM KEHIDUPANKU

KISAH KELAM KEHIDUPANKU
Bertunangan 3


__ADS_3

Damian memberhentikan mobilnya di depan restauran XX. Segera kami masuk dan memesan makanan, setelah makan Damian pun membayar semuanya .


Kami tak punya banyak waktu karena Damian harus kembali ke rumah jam 3 sore. Perjalanan menuju toko perhiasan langganan keluarga Damian cukup memakan waktu yang lama.


Sekitar 2jam perjalanan, tiba lah kami di toko perhiasan yang cukup besar.


Saat mereka melihat sosok Damian turun, ku lihat mereka sangat antusias menyambutnya.


"Silahkan masuk" Ucap pegawai mempersilahkan kami.


"Koh, aku mau cari cincin tunangan untuk kita berdua" Ujar Damian kepada pemilik toko.


"Sudah lulus sekolah kah sekarang? " tanya pemilik toko seraya memberikan beberapa pilihan cincin couple.


"Belum koh, cuman biar aman aja gak diambil orang jadi diikat dulu tunangan hehe" jawab Damian sedikit tertawa malu-malu.


"Oh iya bagus, gimana kabar orang tua mu?" tanya pemilik toko tersebut.


"Baik koh, oiya mama titip salam buat kokoh sekeluarga" tambah Damian.


" Salam kan kembali untuk ayah dan ibu mu"


ujarnya.

__ADS_1


" Mau gak dek modelnya yang ini" tanya Damian padaku seraya memberi cincin yang sangat cantik.


"Iya kak, yang ini aja " jawab ku .


Kami pun mencoba beberapa cincin dengan model yang sama , agar dapat yang pas dijari manis kami.


Setelah menemukannya, Damian membayar semua nya. Betapa terkejutnya aku, cincin pertunangan ini seharga 14jt rupiah. Menurutku ini cukup mahal, tapi ah sudah lah.


***


Damian segera mengantarkan ku pulang ke rumah, kali ini ia tak singgah karena terburu-buru.


"Dek, kakak langsung pulang yah" ujar Damian.


"Iya kak, hati-hati yaa . Jangan ngebut-ngebut" jawabku mengingatkan.


Aku segera masuk rumah, ku lihat suasana rumah yang masih super sibuk. Karena aku lelah, aku memutuskan untuk beristirahat dikamar dan mengunci pintu.


Aku segera memberitahu teman-temanku di grup WA agar datang nanti malam.


Aku : Hay gaes, nanti malam acara pertunangan ku sama Damian. Datang yaa kalian ke rumah jam 7 harus sudah stay disini.


Gita : Hah? serius? ketinggian ni ngayal nya.

__ADS_1


Silvi. : Kenapa dadakan ? kan masih sekolah? kamu hamil Ray?


Aku. : Jahat banget kalian , aku beneran mau tunangan sama Damian ntar malam. Ya kan kalo tunangan aja gak papa, dia mau seriusin aku. Kalo percaya datang, kalo gak percaya ya gak papa. Yang penting aku udah kabarin kalian. Okey bye.


Aku aktifkan mode silent di hp ku, dan aku memutuskan untuk tidur sebentar .


Tak terasa sekarang sudah pukul 5, aku segera keluar kamar dan mandi . Ruang tamu ku sudah bersih dan rapi . Ibu dan keluarga yang lain juga sudah selesai memasak.


Setelah mandi, aku mengenakan pakaian yang ku beli bersama ibu tadi. Sungguh sangat cantik dan pas di tubuhku.


Aku menghias wajahku di depan meja rias agar aku tampak menawan dan anggun malam ini.


Ketika aku sedang berdandan, suara gaduh mulai terdengar diluar. Ternyata 5 teman ku datang untuk memastikan aku berbohong atau tidak kepada mereka.


Setelah mereka menemukan jawabannya, mereka langsung masuk kamar ku tanpa permisi seperti biasa.


"Ya ampun Raya, ku kira kamu bohong" ujar Silvi


"Kalian aja yang gak percaya" jawabku sambil asik berdandan.


"Ih gilaa gak nyangka aku eh kamu bisa dapatin Damian " tambah Acha.


"Haha, iyaa lah.. beruntung dong aku nya " jawabku.

__ADS_1


"Sudah sana kalian tu mandi kek, jam 7 harus sudah balik kesini " pinta ku kepada teman-temanku karena ku tahu mereka semua belum mandi.


Bersambung...


__ADS_2