
Aku mencoba untuk biasa saja di depan teman-teman ku. Ku usir semua pikiran dan bayangan itu, aku tak ingin mengingat senyumannya.
Tak terasa bell kembali berbunyi, kami pun segera masuk kelas.
Kami belum aktif belajar karena para guru masih memperkenalkan diri kepada kami.
Aku mulai bosan di ruangan ini, ku lihat jam ditangan ku, sebentar lagi waktu nya pulang.
Di akhir jam pelajaran, guru itu pun memberikan selembar jadwal pelajar kepada kami " Besok kita sudah mulai aktif belajar ya, saya harap kalian akan selalu happy dikelas ini, selamat siang" mengucapkannya sambil tersenyum dan melangkah keluar ruangan.
"Yesss, pulang. Aku sudah bosan dari tadi dengarin guru itu berbicara " ujar ku kepada teman-teman ku. Mereka hanya tertawa dan menambahi semua perkataan ku, karena mereka pun merasakan hal yang sama haha.
------------------------------------------------------------------------
Sesampainya di rumah, aku masuk ke dalam kamar dan melempar tas ku entah kemana. mengganti pakaianku dan ku biarkan semua tetap berserakan dilantai. Aku sangat menyukai style begini saat dirumah, cukup menggunakan tangtop dan celana pendek.
Ku rebahkan tubuhku di kasur, ku tekan tombol on pada kipas di dekatku. Sungguh ini sangat nyaman. Membuat mataku menjadi ngantuk dan aku tertidur.
Terasa baru sebentar aku memejamkan mata, aku terbangun dan ku lihat jam di dinding sudah pukul 5 sore. Aku masih berbaring di atas kasur, memainkan gadget dan menunggu nyawaku terkumpul wkwk.
Aku pun segera bangkit untuk mandi.
__ADS_1
Saat sedang menikmati air yang mengalir ditubuh ku, pikiran ku pun kembali ke sosok laki-laki tampan yang memberikan senyumannya tadi kepada ku. "Siapa ya dia? Dia kelas berapa dan jurusan apa?" pikiran ku tak henti-hentinya bertanya .
Setelah mandi, aku memainkan gadget ku. Aku membuka facebook dan mencari tahu siapa kah dia sebenarnya. Aku terus mencoba mencari info tentangnya dari grup sekolah tersebut, berharap akan mendapatkan jawaban yang ku inginkan.
Dan...... Yaaaaaah, aku menemukan akunnya di anggota grup. Aku mengenali foto profil ini, dia lah yang tersenyum pada ku tadi.
Nama nya adalah Damian Sanjaya. Dia adalah kakak kelas ku di jurusan XX.
Belum puas hati ku hanya sekedar mengetahui identitasnya. Aku pun menghilangkan rasa gengsi ku dan meminta pertemanan di akunnya.
Aku yakin dia akan mengenaliku setelah melihat foto profilku.
Tak perlu waktu lama aku menunggu, dia telah mengonfirmasi permintaan pertemanan ku.
Ternyata dia membalas melambaikan tangan juga kepada ku. Entahlah , aku harus senang atau bagaimana. Aku tak ingin terlihat agresif.
Aku pun mengurungkan niat untuk mengirimkan pesan lebih jauh kepadanya.
Hp ku kembali bergetar, tak ku sangka ternyata Damian lah yang mengirimkan pesan kepada ku.
"Anak baru ya? " pesan singkatnya.
__ADS_1
"Iya kak, saya anak baru di jurusan xx " aku memperkenalkan diriku dengan sopan.
"Oh iyaa, salam kenal ya. Namaku Damian kelas 11 jurusan XX" balas nya.
" Iya kak, salam kenal kembali" balas ku singkat dengan harapan dia akan membalas pesan ku lagi. " Hah, cuman dibaca? Sial, aku salah langkah kali ini", aku menggerutu kesal dengan diriku sendiri karena pesanku membuat percakapan kami berakhir.
Hari semakin larut dan mataku mulai terpejam. Aku tak sabar untuk berangkat sekolah esok. Berharap akan menemuinya dan mendapatkan senyumannya lagi.
Pagi ini aku bangun lebih awal. Aku akan memulai aksi ku agar dia terpesona olehku.
Setelah mandi , aku harus menyetrika dulu karena pakaian ku sangat kusut.
Setelah semua beres, aku mulai berhias di meja ku. Aku oleskan skincare di wajahku secara merata, aku tak pernah lagi menggunakan bedak karena aku lebih menyukai efek glowing diwajah ku hihi.
Ku ambil mascara, pensil alis cokelat dan lipstik berwarna nude. Ku aplikasikan diwajah ku sebaik mungkin, aku tak ingin terlihat menor. Sebisa mungkin aku berdandan natural.
Semua sudah oke, waktunya aku berangkat sekolah. Aku pun berpamitan dengan ayah dan ibu. Tak lupa bersalaman mencium tangan mereka.
" Ayah , ibu , aku berangkat sekolah dulu ya. Assalamualaikum" ucapku .
" waalaikum salam. Hati-hati dijalan, jangan ngebut-ngebut" ujar ibu.
__ADS_1
Aku sangat tak sabar ingin segera sampai di sekolah. 5 kawan ku pun sudah otw juga dari rumah masing-masing.
Bersambung...