
Setelah semua selesai mandi, kami semua kembali ke tenda. Pagi ini jadwalnya Acha memasak, yah karena Acha ini anak yang bisa dikatakan tomboy dan tak tau memasak, jadi kami semua turun tangan untuk membantunya.
Semua bahan dan peralatan memasak sudah siap, kami segera melakukan tugas masing-masing. Vina mencuci beras, Acha membuat api, Gita memotong bawang, Silvi mengocok telur , Dinda mempersiapkan mie instan , sedangkan aku mengabadikan momen ini tentunya hehe..
Setelah beberapa saat sibuk memasak, makanan pun telah siap untuk dihidangkan. Kami segera sarapan, setelah makan kami melanjutkan sesi foto di tenda, di ayunan dan di bawah pepohonan sekitar lokasi camping. Hari ini sepertinya waktunya berjalan dengan cepat, tak terasa matahari sudah terik di atas kepala, kami memutuskan untuk istirahat.
Aku dan Damian beristirahat di ayunan, sedangkan temanku yang lain masuk ke tenda. Hanya suara burung berkicau yang terdengar, aku pun memejamkan mata dan tidur siang.
Entah berapa lama aku tertidur, aku melihat teman-temanku sedang duduk di bawa pohon. Aku pun menghampiri mereka.
"Kalian gak pada tidur? " tanya ku.
"Sudah bangun kali, ni jg sudah jam 4" jawab Gita.
"Besok kita pulang pagi atau sore?" tanya Dinda
"Pagi aja gin yaa, habis mandi, sarapan kita langsung pulang aja" jawabku.
__ADS_1
"Iya aku acc aja, lagian kalo dari sini sore panas banget" tambah Acha.
Jadi kami pun sepakat untuk pulang besok pagi.
Seperti biasa sore ini kami kembali ke air terjun , kami berangkat lebih awal dari biasanya karena ingin menikmati tempat ini lebih lama .
Setelah semua selesai, kami segera kembali ke tenda. Kami memutuskan untuk masak bersama lagi karena jadi lebih cepat dan semua terbagi tugas.
"Mie sisa 2 aja ini, telur jg sisa 5, kalo beras masih cukup aja" ujar Vina setelah memeriksa bahan makanan.
Mereka pun setuju dan segera kami memasak.
Setelah semua telah siap , kami segera makan bersama.
Aku selalu 1 piring bersama Damian, malam ini porsi makan kami benar-benar terbatas hehe.
Sepertinya teman-temanku belum kenyang , aku pun segera masuk ke tenda dan mengambil cemilan yang telah Damian berikan padaku.
__ADS_1
"Ni buat kita nyemil malam ini " Ujar ku seraya memberi 1 kantong kresek makanan ringan.
"Coba dari kemarin kek" ujar Acha sambil mengambil .
"Ya kelles, kalo aku keluarin dari kemarin malam ini perut kita bisa gak berenti konser" jawabku dan kami semua memakannya.
"Malam ini anginnya beda ya, dingin banget mana kencang lagi" Ujar Silvi .
"Iya eh, moga ae nda hujan. Kita masuk tenda aja sudah yok, daripada masuk angin" tambah Acha.
"Iyaa sudah, besok kita bangun pagi yaa " ujar Gita mengingatkan .
"Oke " jawabku singkat, karena aku dan Damian lah yang sering terlambat bangun wkwk.
Semua sudah masuk tenda, aku pun segera berbaring bersama Damian. Ini malam ke 3 aku tidur bersamanya, yaaah seperti biasa malam ini kami akan bergulat cinta lagi hehe. 1 ronde telah usai, kami memutuskan untuk segera tidur. Beberapa saat aku tertidur, aku mulai merasa ada yang menjelajahi tubuh ku lagi, ku buka mata ku dan ternyata memang benar Damian yang melakukannya . Ia menginginkannya lagi, aku pun hanya pasrah. Aku membiarkan Damian bebas menikmati tubuhku, "arrrgh , rasanya lebih nikmat membiarkan Damian melepaskan nafsunya segila ini" gumam ku menikmati.
Bersambung.
__ADS_1