
Seorang wanita turun dari dalam mobil bersama dua anak perempuan yang sangat lucu, rambutnya di kuncir dua dengan poni penuh yang menutupi dahinya,usianya sekitar 7 tahun dan mereka sepertinya anak kembar, melihat dari pakaian juga wajahnya yang sangat mirip, tapi kalau di lihat lihat wajah anak itu sedikit mirip dengan nya waktu kecil, aulia hanya tersenyum melihat anak kecil itu berjalan bersama pengasuh nya masuk ke dalam restoran ini, salah satu anak itu melihat ke arah aulia dan tersenyum sangat manis,tanpa sadar aulia melambaikan tangannya dan anak itu membalasnya,ia memberi tau saudaranya, tapi sepertinya saudaranya itu memperingati sesuatu kepada anak itu,yang membuat anak itu menundukan wajahnya, sedang kan anak yang satunya menatap sinis ke arah aulia,dan itu terlihat sangat menggemaskan, aulia hanya tersenyum lucu.
Setelah anak itu masuk aulia mengalihkan pandangannya ke arah mobil yang anak itu naiki,ada wanita yang baru saja berbalik arah menuju resto itu,dan tanpa sengaja pandangan mereka bertemu, aulia kenal siapa wanita itu,ia dalah ibunya Sandra,ibu Sarah yang kini sedang menatapnya sangat tajam, wanita itu dengan cepat masuk ke dalam resto dengan wajah yang sangat tidak bersahabat.
Aulia fikir wanita itu hanya ingin mengikuti ke dua anak kembar tadi, tapi aulia salah, wanita itu ternyata malah menghampiri nya.
Tanpa bicara wanita itu duduk di hadapan aulia dengan tatapan mematikan,aulia menoleh ke kanan kirinya,ia bingung dengan wanita ini,kenapa melihat nya seperti akan membunuhnya,memangnya Aulia punya salah apa?.
" Hai Tante,," sapa aulia akhirnya karena merasa tidak nyaman di tatap seperti itu.
" Jangan basa basi,apa sebenarnya tujuan mu mendekati Keluarga saya?" Kata wanita itu ketus dan sangat marah.
" Maksud tante,,apa ya?" Jawab aulia bingung.
" Dengar Aulia,bagi saya kamu dan ayahmu tidak pernah ada dalam hidup saya,jadi jangan pernah berani mengusik keluarga saya, apapun tujuan mu datang ke kehidupan saya itu tidak akan merubah apapun, dengar itu baik baik, mulai dari sekarang jauhi Keluarga saya, karena kamu hanya akan merusak kebahagiaan saya " wanita itu berdiri dan pergi meninggalkan aulia yang masih belum bisa menerima ucapan wanita itu dengan baik.
Atau lebih tepatnya hatinya menolak mengakui kebenaran yang baru saja ia dengar,ia seperti tuli,ia ingin berpura-pura tidak mendengar ucapan wanita itu, tapi kata katanya barusan masih terngiang di telinga nya,tanpa terasa air matanya menetes,ia baru faham apa yang wanita itu ucapkan, secara tidak langsung wanita itu mengakui kalau ia adalah anaknya,dan aulia langsung berdiri berusaha mengejar wanita itu, yang setelah berbicara dengannya tadi langsung membawa dua anak kembar nya meninggalkan restoran itu dengan terburu buru.
Aulia keluar tempat parkir dengan susah payah mengejar mobil yang mulai mundur untuk meninggalkan tempat itu, aulia tidak perduli banyak pasang mata yang menatap ke arahnya,ia tidak perduli lagi apa kata orang, karena ia baru saja menemukan apa yang ia cari selama ini, walaupun yang ia dapatkan barusan adalah kekecewaan tapi ia tidak lagi perduli,ini hanya salah faham,ia tidak ingin ibunya salah faham kepadanya,ibunya?ya itu ibunya yang selama ini ia cari,ibu Sarah adalah ibu kandungnya, secara tidak langsung dia mengakuinya sendiri.
Aulia dengan susah payah mengimbangi laju mobil yang bergerak meninggalkan nya,tapi mobil itu sama sekali tidak mau berhenti bahkan sampai aulia terjatuh sekali pun mobil itu tetap pergi meninggalkan nya yang hanya bisa menangis melihat kepergian orang yang selama ini ia harapkan kehadirannya.
Beberapa orang yang menyaksikan itu hanya menatap aulia dengan tatapan berbeda,ada yang merasa kasihan ada juga yang merasa jengkel melihat kelakuanku aulia yang seperti orang tidak tau malu.
Chika yang baru keluar dari toilet berniat menghampiri aulia tapi ia tidak melihat aulia di tempat nya dan ia melihat beberapa orang berkerumun melihat ke arah luar seperti sedang menyaksikan sesuatu yang menarik,chika merasa aneh ia lalu menerobos beberapa orang di sana dan ia melihat aulia sedang duduk di aspal sambil menangis,dan di sebelah nya ada tukang parkir dan beberapa orang yang berusaha menenangkan aulia,chika secepat kilat berlari ke arah aulia, perasaan nya mulai tak enak,apa yang terjadi dengan sahabatnya itu, sampai menjadi pusat perhatian seperti ini.
" Risa,,,ya tuhan,,lo kenapa ris " chika mendudukan dirinya di sebelah aulia lalu memeluknya dengan khawatir.
Aulia masih saja menangis sesenggukan.
" Itu nyokap gue chik, nyokap gue,,," aulia menangis sampai nafasnya tersengal sengal.
__ADS_1
" Udah,, udah lo tenang dulu ya, sekarang kita masuk ke mobil,lo tenangin diri lo dulu oke " chika memapah aulia yang sangat lemah itu untuk berdiri dan berjalan ke arah di mana mobil chika di parkir.
Aulia seperti orang yang kehilangan nyawa hanya menuruti kemana chika membawanya, mulut nya masih saja mengeluarkan kata.
" Itu nyokap gue ,,, ibu yang selama ini gue cari chik,,,nyokap gue " tangisnya belum juga berhenti sampai mereka masuk ke dalam mobil, aulia belum bisa menguasai dirinya ia masih menangis pilu di sebelah Chika.
Chika akhirnya berinisiatif menelpon ayahnya aulia untuk meminta izin agar aulia menginap di rumah chika beberapa hari dengan alasan orang tua chika sedang pergi ke luar negri,dan untungnya ayahnya mengizinkan nya.
Chika mengajak Aulia kembali ke rumah nya, sedangkan aulia kini tertidur di sebelah chika karena kelelahan menangis.
Chika sangat prihatin melihat keadaan sahabat nya itu, sungguh malang nasib aulia, selama ini Chika sangat kurang bersyukur memiliki keluarga yang lengkap dan sangat menyayangi nya walaupun dengan cara yang berbeda tapi seharusnya aulia lebih banyak bersyukur setidaknya ia memiliki kedua orang tua yang saling menyayangi.
Cukup lama chika dan aulia berada di dalam mobil, karena chika membiarkan aulia menenangkan dirinya sejenak.
Sampai suatu igauan aulia membuat chika tidak tega dan berusaha membangunkan Aulia dari tidurnya.
" Ris,,,ris bangun ris,risa " Chika menepuk pelan pipi aulia agar aulia tidak terkejut.
" Gue di mana chik " kata aulia dengan nafas tersengal seperti habis di kejar hantu.
" Di garasi rumah gue ris,lo tidur di rumah gue dulu ya,gue udah izin koq sama bokap lo,gue yakin lo pasti juga belum pingin pulang kan?"kata chika.
Aulia menoleh menatap Chika,lagi lagi air mata nya jatuh tanpa di perintahkan, chika langsung memeluk aulia dan aulia pun membalas pelukan chika sambil menangis.
" Kita masuk dulu yu ris,,kita cerita di dalam aja " ajak chika pelan.
Aulia melepaskan pelukannya perlahan lalu menganggukan kepalanya,ia pun membuka pintu mobil untuk keluar menuju pintu rumah chika.
Sesampainya di dalam, chika menyuruh aulia mandi lalu memberikan baju untuk aulia berganti pakaian, sedang kan chika menyuruh pembantunya untuk menyiapkan makanan untuk mereka, karena perutnya sudah sangat lapar karena tadi belum sempat makan apapun.
Setelah selesai dengan kegiatan mereka, aulia dan chika masuk ke dalam kamar.
__ADS_1
Aulia masih saja melamun sejak tadi,ia bahkan hanya menjawab singkat pertanyaan chika,dan sekarang aulia sudah mendudukkan dirinya di kasur empuk milik Chika, aulia menatap Chika dengan dalam,dan chika berusaha tersenyum.
" Kalo lo udah siap cerita,gue akan dengerin semua cerita lo ris" kata chika.
" Gue,,,gue tadi ,,, ketemu nyokap gue chik " kata aulia lemah dan air matanya turun lagi bersama cerita yang baru saja ia ceritakan tentang kejadian di restoran tadi.
Chika hanya menatap aulia tidak percaya kalau apa yang ia dengar adalah nyata, bagaimana bisa ibu sarah adalah ibu kandung Aulia, tapi mendengar cerita aulia bisa di pastikan itu adalah benar karena secara tidak langsung wanita itu sendiri yang mengakuinya.
" Sekarang,gue harus gimana chik?gue harus jelas in ke ibu gue kalau,ini semua cuma salah faham,gue ga mau ibu gue ngebenci gue chik, bahkan gue belum sempat panggil dia ibu,tapi dia udah salah faham sama gue " kata aulia lirih.
Chika menatap miris ke arah aulia, kenapa gadis sebaik aulia harus mempunyai ibu seperti ibu Sarah yang sangat sombong itu, kenapa nasib sahabat nya itu benar benar buruk.
Sebenarnya chika sangat kesal dengan perlakuan ibu sarah itu,jika mendengar dari cerita aulia ibu sarah sudah jelas menolak kehadiran aulia dengan sangat tidak manusiawi, tapi kenapa seakan tidak memiliki perasaan sakit hati atas perlakuan ibunya itu, sekarang chika sangat kasihan melihat aulia yang selama 17 tahun ini memendam cinta kepada ibunya yang bahkan tidak mengharapkan kehadiran nya.
" Lo yang sabar ya Ris,kalo menurut gue,,lo mendingan urus aja Bokap lo ris,dia lebih membutuhkan lo saat ini,lo ga usah berharap lagi sama nyokap lo ris,gue cuma ga mau lo nanti nya akan kecewa lebih parah lagi " kata chika berusaha membuat aulia berfikir lebih realistis.
Tapi aulia malah menatap kesal ke arah chika, seakan tidak setuju dengan pendapat chika, aulia membuang pandangannya dengan kesal.
" Kalo lo ga mau bantu gue lagi ga apa apa chik, gue akan nemuin nyokap gue sendiri " kata aulia sambil menarik selimut nya dan berbaring membelakangi chika.
Chika jadi merasa bersalah telah mengatakan hal itu kepada aulia,ia sebenarnya tidak bermaksud menyuruh aulia melupakan ibunya hanya saja ia ingin aulia lebih memikirkan perasaan nya sendiri saja dari pada mengejar ibu yang sudah terang terangan menolak nya.
" Ris,,bukan gitu maksudnya,oke,, gue akan tetap bantuin lo koq,gue akan temenin lo besok untuk ketemu nyokap lo ya,,lo jangan gini dong ris " kata chika berusaha membujuk aulia.
Akhirnya aulia membalikan badannya,lalu tersenyum ke arah chika,ia tau kalu Chika dan mega adalah sahabat terbaik nya yang akan selalu ada bersamanya dalam keadaan apapun.
" Makasih chik,," kata aulia tulus dengan senyum indah menghiasi bibirnya.
" Sama sama,,,ya udah lo istirahat ya,besok pulang sekolah kita langsung temuin nyokap lo " kata chika mencoba menyemangati aulia.
" Iya,lo juga istirahat ya chik, makasih banget udah selalu ada buat gue ya " kata aulia lagi, chika hanya tersenyum sambil mengangguk.
__ADS_1
Ia sangat menyayangi aulia seperti saudara nya sendiri,ia bahkan ikut sakit mendengar aulia di perlakukan seperti itu, tapi ia tidak mau membuat Aulia kecewa kepadanya,jadi ia harus selalu berada di samping aulia dan akan melindungi aulia dari apapun, maknanya ia menyetujui mengantar aulia bertemu ibu sarah, karena chika yakin ibu Sarah akan memperlakukan Aulia lebih kejam dari hari ini,dan chika tidak mau aulia terpuruk sendiri, dia akan jadi orang paling depan yang akan membela aulia.