
Aulia membuka matanya, ternyata hari sudah gelap terlihat dari luar jendela sudah tidak ada cahaya terang lagi, tapi kamarnya terang benderang.
Tiba tiba saja perutnya berbunyi,aulia sangat lapar, terakhir ia makan adalah tadi pagi bersama keluarga nya.
Memikirkan Keluarga membuat hatinya sedih lagi, aulia memikirkan ayahnya dan juga neneknya yang pastinya sangat mengkhawatirkannya,ya tuhan tolong bantu aulia Keluar dari sini.
Aulia bangkit dari lantai,dan ia berniat membuka pintu, barang kali dewi Fortuna bersamanya malam ini.
Tapi ternyata tidak, pintu itu masih terkunci, aulia harus mencari cara agar bisa kabur dari sini, tapi sekarang ia sangat lemah karena perutnya sedang berperang dengan cacing cacing di dalam sana.
Aulia melihat ke atas meja,di sana ternyata sudah di siapkan makanan,juga ada baju ganti di atas tempat tidurnya.
Di lihat dari makanan yang tersaji sepertinya itu makanan lezat, sempat terlintas di benak nya, kalau itu perintah ibunya yang memberikan nya makanan bergizi.
Juga pakaian yang tersedia di sana juga pastinya pakaian mahal,dan terlihat sangat pas di tubuh Aulia, walaupun pakaian itu terlihat sangan terbuka, apa ini juga perintah ibunya,dan Ibu nya tau ukuran tubuhnya.
Walaupun belum tentu kenyataan nya seperti itu tapi tersirat bahagia di wajah aulia,ia ternyata belum bisa benar benar membenci ibunya, aulia mencoba makanan nya, ternyata benar sangat enak, akhirnya dengan lahap aulia menghabiskan makanannya itu, berharap ia punya tenaga lebih dan juga otaknya bisa di ajak berfikir untuk melarikan diri dari sini.
Setelah makan Aulia membersihkan diri di kamar mandi yang berada di kamar ini,ia mencoba pakaian nya setelah ia yakin ia pun menggunakan pakaian itu, benar benar sangat pas di tubuhnya.
Setelah rapi, aulia mendudukkan dirinya di kasur, otaknya mencoba berfikir bagaimana caranya agar ia bisa pulang ke rumahnya, tapi yang paling pertama ia harus keluar dulu dari tempat ini.
Aulia berfikir mengetuk pintu agar ada yang mendengar nya,aulia hanya ingin bicara dengan wanita perokok tadi.
Ketukan pertama,,,dan aulia sudah dapat sahutan dari balik pintu itu, ternyata kamar nya di jaga oleh seseorang.
" Mas,bisa tolong saya? Saya mau bertemu dengan wanita yang merokok dan mempunyai banyak lubang di telinga nya"pinta aulia menyebutkan ciri-ciri wanita yang aulia tidak tau namanya itu.
" Untuk apa ingin menemui nya,ini bukan giliran kamu bekerja, mungkin besok kamu baru bisa bertemu dengan nya.
" Bekerja? memang nya di sini saya harus bekerja ya?" Tanya Aulia polos,masih dengan berteriak ke balik pintu itu.
" Tentu saja,kamu akan bekerja bahkan bisa sampai lembur jika sudah mendapatkan pelanggan "
Mendengar kata kata pelanggan membuat aulia seketika berfikir apa yang akan ia kerjakan nantinya,apa ia harus berjualan?tapi berjualan apa dan di mana, sedangkan villa ini saja berada di atas bukit.
Tapi mungkin saja ini akan di jadi peluang untuk nya bisa melarikan diri dari sini, aulia hanya perlu bersabar sebentar lagi.
Aulia akhirnya memutuskan kembali ke kasur empuk itu,kemudian ia mencoba bersabar dengan nasib dirinya yang ia sendiri tidak tau harus bagaimana selanjutnya, sampai akhir nya ia pun tertidur lagi.
**
Sementara di rumah keluarga nya, mereka sedang sibuk mencari keberadaan anak gadis mereka, Keluarga Aulia mencoba menghubungi chika dan Mega, tapi jawaban mereka sama, mereka tidak tau di mana aulia, bahkan sekarang mereka pun sedang menunggu kabar dari pak andrian yang katanya sedang mencari Aulia.
__ADS_1
Tapi sampai sekarang Andrian belum juga memberikan informasi apapun kepada mereka,mega sampai menginap di rumah chika hanya untuk menunggu kabar dari Andrian.
Angga menyuruh kakaknya Rendi untuk mencari putrinya malam itu juga, selepas rendi pulang bekerja ia langsung tancap gas mencari keponakan tersayang nya.
Angga merasa jadi ayah yang tidak berguna karena tidak bisa menjaga putri nya sendiri,ia hanya bisa menunggu di rumah dengan cemas karena keterbatasan fisiknya,ia jadi tidak bisa melakukan apapun.
Tapi angga tidak menyerah ia mencoba menghubungi teman temannya untuk membantu nya mencari anaknya, beberapa teman membantu nya,cuma sampai jam menunjukan jam 10 malam aulia belum juga di temukan.
Fikiran angga sudah sangat buruk, jika sampai terjadi sesuatu dengan putri nya, seperti nya Angga tidak akan mampu lagi menghirup udara di dunia ini, sedangkan neneknya sedari tadi hanya menangis memikirkan nasib Cucunya yang entah ada di mana.
Setelah mengorek informasi dari chika dan mega, akhirnya Andrian percaya kalau Aulia adalah anak Sarah dari pria yang sebelumnya telah menikah dengannya.
Andrian juga mendapat kan informasi dari orang suruhannya dan semua informasi itu sangat pas dengan apa yang dua bocah itu cerita kan, sekarang hanya tinggal memberikan informasi pada kakaknya bahwa istrinya selama ini telah menipunya.
Tapi sejak siang tadi kakaknya itu tidak ada di kantor,dan nomor nya sangat sulit di hubungi, Andrian jadi bingung harus bagaimana.
Orang suruhannya sudah menemukan titik terakhir ponsel Aulia berada, tapi ternyata tempat itu Sangat berada jauh dari kota,dan untuk memasuki kawasan itu, Andrian harus punya izin dari kepolisian daerah setempat,yang sayangnya tempat itu sangat sulit tersentuh.
Informasi yang Andrian dapatkan lagi ternyata tempat itu adalah tempat prostitusi para orang orang penting,katanya tempat itu adalah milik salah satu petinggi negara,pantas saja tempat itu sangat aman, ternyata ada tiang kokoh yang menjaganya.
Jujur saja Andrian tidak bisa bergerak sendiri tanpa ada dukungan dari Mario,tapi sekarang Mario malah Sulit di hubungi.
Perasaan khawatir sudah sangat ia rasakan,ia takut terjadi sesuatu dengan gadis itu, entah perasaan apa ini, tapi perasaan ini sama seperti perasaan takut kehilangan yang dulu pernah Andrian rasakan saat dirinya mencintai Yulia.
Apa kali ini ia jatuh cinta lagi,kepada gadis kecil yang beberapa waktu ini menemani hari harinya.
" Dimas,, tolong cari keberadaan kak Mario,aku perlu bicara padanya..." Kata Andrian memerintahkan bawahannya itu.
Sambil menunggu, Andrian berinisiatif menemui Sarah,ia sudah tidak perduli lagi jika kakaknya marah sekali pun, Andrian yakin hilangnya Aulia ada hubungannya dengan sarah.
Andrian akhirnya mendatangi kediaman Sarah, ternyata benar wanita itu ada di rumahnya,ia sedang duduk di ruang keluarga sambil membaca majalah fasion sedangkan televisi di biarkan menyala di hadapannya.
Tanpa permisi Andrian masuk ke rumah itu,rumah keluarganya yang sudah Andrian tinggalkan beberapa tahun lalu.
Andrian duduk agak jauh dari Sarah,dan Sarah merasakan kehadiran seseorang di samping nya,ia lalu menengok ke arah Andrian.
" Ada apa " kata sarah menutup majalah nya lalu menatap Andrian dengan santai.
" Sudah cukup kamu berpura pura,aku sudah tau semua kebusukan mu Sarah, sekarang aku hanya meminta tolong lepaskan aulia,dia itu anakmu anak kandung mu, apa kau sudah gila hah " kata Andrian to the poin.
" Apa maksud mu dri?" Tanya Sarah santai, seakan ia tidak tau menau permasalahan nya.
" Sudahlah sarah,aku sudah mengetahui semuanya, tentang masa lalu yang telah kau tutup sedemikan rapat selama 17 tahun ini " kata Andrian menatap tajam Sarah.
__ADS_1
" Haha,,, punya bukti apa menuduh ku seperti itu Andrian?" Jawab sarah dengan masih tertawa mengejek.
Andrian mengeraskan rahangnya, tandanya ia sudah sangat marah, mungkin jika Sarah seorang pria bisa di pastikan mereka akan berkelahi sekarang juga.
" Sarah,, aku tidak akan ikuti campur tentang masalah masa lalu kamu, tapi tolong kembalikan aulia kepada ku " pinta Andrian mencoba bersabar.
" Andrian Andrian,, kamu tidak salah jatuh cinta dengan gadis belia itu?dia itu masih anak anak,apa kau sudah gila hah,ohh,jangan jangan masih sering teringat Yulia ya,,,? memang nasib keduanya mirip sekali " Sarah masih sempat menertawai Andrian.
" Sarah jangan main-main dengan ku,,",kata Andrian menarik lengan kakak iparnya itu dengan kasar.
Sedangkan Sarah malah sengaja menempel kan tubuhnya ke dada Andrian, Andrian sempat bingung dengan tingkah Sarah yang menurutnya sudah seperti orang gila.
Sarah menaikan wajahnya menatap Andrian dalam dalam,dan dengan berani nya Sarah menempelkan bibirnya ke bibir adik iparnya itu.
Andrian sangat terkejut mendapatkan serangan mendadak itu,Andrian langsung mendorong kasar tubuh sarah sampai wanita itu terjerembab ke sofa.
Setelah ciuman itu terlepas,Andrian hampir saja mencekik Sarah,tapi ia urungkan karena ia masih bisa mengontrol otaknya untuk tidak melakukan kekerasan terhadap wanita.
Sedangkan Sarah tersenyum mencemooh ke arah Andrian.
" Aku tau sejak dulu kau menginginkan nya kan,aku sudah memberikan nya, jadi tutup mulut mu itu,atau kau akan kehilangan lagi wanita yang kau cintai " ancam Sarah.
" Berengsek,aku akan membalas mu sarah ingat itu " Dengan kesal Andrian pun meninggalkan wanita gila itu.
Sekarang Andrian sudah tidak tau lagi apa yang akan ia lakukan,ia bingung harus bagaimana,anak buahnya hanya bisa berjaga di radius 10 kilo meter dari villa itu.
Dan Andrian tidak tau kalau kini Mario justru malah lebih banyak mendapat kan informasi , entah apa yang membuat Mario juga tertarik dengan Aulia, selain wajahnya yang mirip dengan sarah di masa lalu, Mario juga merasakan perasaan berbeda dengan anak itu, beberapa kali berpapasan dengan Aulia di kantor kadang Mario seperti orang bodoh memperhatikan aulia diam diam.
Jika di bilang jatuh cinta mungkin sudah tidak pantas untuk pria seusia nya yang malah lebih pantas menjadi ayahnya.
Beberapa kali juga Aulia menyiapkan kopi untuk nya di ruangan nya sebelum dirinya mengantar kopi ke ruangan Andrian, aulia lebih dulu mengantar kopi ke ruangan Mario.
Aulia bilang,itu hanya sebagai ungkapan terimakasih karena Mario pernah membantu nya dulu,hanya itu, sebuah perhatian kecil yang entah mengapa membuat hati Mario bergetar.
Pernah sekali,saat Aulia mengantar kan kopi,saat itu Mario sedang terburu-buru untuk rapat,jadi ia tidak memperhatikan penampilan nya, tapi aulia mengingat kan Mario agar tidak terburu-buru,juga aulia membantu nya merapihkan penampilan Mario kala itu,dan perhatian kecil itu malah membuat hati Mario senang,dan entah kenapa aulia terus hadir di setiap mimpi nya.
Gila memang sangat gila, sampai pada saat Mario mendapatkan Aulia menangis mengejar mobil Sarah,dari sana Mario tau,jika Aulia ada hubungan dengan sarah ,dan saat Mario akan mencari tau kebenaran nya, Mario malah mendapati Sarah yang menjemput aulia, Mario mengikuti mobil Sarah yang membawa Aulia,niat Mario ingin menangkap basah Sarah, tapi Mario terkejut mendapati Sarah malah membawa Aulia ke tempat yang Mario kenali adalah tempat prostitusi yang sering di kunjungi para crazy rizt dan juga para petinggi daerah, tempat itu tempat terkenal para kaum jetset,hanya saja untuk bisa tembus kesana memang sedikit Sulit,setidaknya harus mempunyai kartu member untuk mendapatkan servis terbaik di villa itu.
Kini Mario sedang berada di salah satu penginapan yang tidak jauh dari tempat itu, Mario sedang mencari cara bagaimana bisa mendapatkan aulia tanpa harus menggunakan namanya, karena pasti sang mucikari mengenali nya sebagai suami Sarah, sedangkan Mario tau, Sarah lah yang sudah membawa anak itu kesana.
Mario semakin curiga jika Aulia memang bagian dari masa lalu istri nya yang ia coba tutupi dari Mario dan keluarga nya.
Mario menelpon salah satu relasi nya,yang ia tau adalah member di tempat itu,ia adalah seorang pengusaha ternama,yang memiliki banyak istri tapi masih bersemangat mencari barang baru.
__ADS_1
Mario meminta temanya itu untuk memboking gadis yang masih sangat polos untuk di jadikan teman kencannya malam ini ia berani bayar mahal untuk itu.
Sebelumnya Mario sudah mengirimkan foto aulia yang pernah ia ambil diam diam Kepada temanya itu, agar tidak salah memboking orang.