Kuasa Dari Sang Dewa

Kuasa Dari Sang Dewa
Bab 47 : Kanak-kanak


__ADS_3

" saya tahu kalian tengah sedih tetapi tiada sesiapa ke yang terfikir bagaimana Toshio boleh berkomunikasi dengan mereka ." kata Nurul dalam hati.


.


.


.


( 30 minit Kemudian )


" Kalian sudah berasabaik ? " tanya Toshio .


[[ I...iya ]]


" Wahai gadis manis , siapa namamu ? "


" S...aya Delta ." jawap Delta yang mencuba berhenti menangis .


" Delta , perkenalkan nama abang Danial Toshio tapi kalian panggil sahaja saya Abang Toshio .Sekarang kalian ada di balai polis dan oleh itu kami perlu dapatkan data daripada kalian berkaitan penjenayah yang membuat kalian disini .Jika sudah selesai , bolehlah kami hantar kembali kalian ke tempat asal kalian ."


" A...abang , sebenarnya kami semua dari kampung yang sama tetapi disebabkan peperangan di negara kami , ibubapa kami semua sudah terkorban .Kami dibudak oleh pihak musuh dan dibeli oleh Boss Kilang .Tempat asal kami sudah hancur lebur tidak tersisa. "jawap Darvin yang merupakan kanak-kanak yang paling tua disini .


Ucapan Darvin itu membuat kawan-kawannya turut berasa sedih dan hilang semangat .


" Tapi kalian masih ada antara satu sama lain , bukan ?Kalian masih muda jadi mulakanlah hidup kalian yang baharu disini .Jadi , adakah kalian mahu ikut abang untuk disoal-siasat. "


...----------------...


( 1 jam kemudian di bilik soal siasat )


Dikeranakan hanya Toshio yang dapat memahami bahasa mereka maka balai polis meminta Toshio untuk menjadi seorang jurubahasa dan akan diberi RM300 (998 ribu Rp ) sebagai ganjaran .


Walau sebenarnya pada awalnya Toshio menolak untuk digaji tetapi disebabkan paksaan dari Abang Mirzda maka Toshio menerimanya .


Toshio menyoal-siasat satu persatu kanak-kanak sehinggalah selesai .Segala butirannya dicatat oleh Abang Mirzda di komputer miliknya .


" Terima kasihlah , Toshio atas bantuan kamu hari ini dan lagi satu disebabkan esok kalian bertiga cuti maka pada hari Isnin nanti akan kami datang ke Universiti untuk sekali lagi memberikan anugerah jadi pastikan kalian semua bersedh nanti ." kata Abang Mirzda.


[ O...Ok ]


" Abang, nanti apakah yang akan berlaku kepada kesemua anak ini ? Adakah mereka akan diasuh atau dipulangkan kembali ? " tanya Tan .


" Mereka tidak akan dipulangkan kerana sudah terbukti bahawa tempat tinggal mereka sudah musnah kerana serangan bom dan lain-lain . Oleh itu , menurut undang-undang, kami akan menitipnya di panti asuhan kerajaan untuk sementara dan menunggu ada individu yang mahu merawat mereka ."


" Kakak Nurul , nanti bolehkah memberikan kepada saya alamat panti asuhan itu kerana mungkin apabila saya ada masa akan saya lawat mereka disana pada bila-bila masa sahaja nanti ." kata Toshio.


" Tiada masalah , Toshio .Akan kakak uruskan perkara itu apabila kakak mendapatkan maklumat lanjut ."


[ Terima kasih , semua ]


" Terima kasih juga kerana membantu lagi kami untuk kali ini .Jalanlah elok-elok iya .Bye " ucap Nurul .


[ Bye ]

__ADS_1


[ Bye ]


.


.


.


Kerana masih ada waktu lagi , maka mereka bertiga memutuskan untuk berkeliling kota mengisi masa lapang mereka .


Mereka melawat setiap kedai , membeli pelbagai baju , bermain di warnet walau Toshio yang kalah dipaksa membelanja mereka di sana dan akhir sekali memakan aiskrim di Taman Permainan Kota .


Setelah selesai mereka semua pun pulang ke rumah mereka masing-masing dan Toshio yang mengikuti jalan lain terserempak dengan Intan di luar kedai kek. ( Kek \= Kueh ulang tahun )


" Wah , Intan .Bagaikan takdir kita terjumpa disini .Kamu buat apa di kedai ini ? Kamu kerja di sini pula ke ? "


" Tidaklah Toshio . Esok hari jadinya Dior ( adik Intan ) maka saya baharu selesai menempah sebuah kek untuknya esok ." jelas Intan .


" Hari jadinya Dior !! Kenapa tidak beri tahu saya .Jom kita masuk !! " seronok Toshio sehingga tanpa sedar menggenggam tangan Intan yang membuat Intan tersipu malu .


" Toshio , kenap..."


Toshio menarik Intan memasuki kedai kek itu dengan penuh berenergi .


" Intan , apa yang Dior suka ? Jom kita pilih keknya dan saya belanja ."


" B..Belanja .Tidak apalah Toshio , kamu tidak perlu lakukannya pun .Simpan sahajalah duit kamu itu untuk kebutuhan yang lain sahaja ." tolak Intan .


" T..ta..p...


Tanpa mendengar ucapan dari Intan , Toshio berkeliling kedai itu untuk mencari kek yang bagus untuknya dan Dior tentunya .


Toshio menggunakan kuasanya untuk melihat kek kesukaan Dior dan Intan melalui [ Status] milik Intan .


" Hi puan , bolehkah saya mahu menempah cupcake ini 10 buah tetapi saya mahu perisanya diganti dengan perisa red velvet dan tambahkan strawberi di atasnya . Adakah boleh ? " tanya Toshio dengan sopan kepada pemilik kedai .


" Tentu boleh adik kacak , pesanannya pula disiapkan bila iya ? "


" Ohh betul juga itu . "


" Intan , disebabkan esok cuti apa kata kita buat pesta kecil-kecilan di atas bumbung universiti biar yang lain juga dapat raikan hari jadi Dior ." cadang Toshio.


" Pesta ? Jika tanya pada saya , saya tiada masalah tetapi cukup ke masa untuk membuat persiapannya ? "


" Tentu cukup .Serahkan sahajalah semuanya kepada saya."


" Puan , kami mahukannya esok malam .Dalam pukul 7 kami ambil tetapi bilangannya ditambah 5 menjadi 15 ."


" Kalau begitu , saya setuju. Ini cupcake adakah sama dengan cake yang ditempah oleh adik perempuan itu ? "


" Iya ."


" Baiklah , tandatanganlah di buku ini beserta nombor telefon kamu agar mudah untuk dihubungi nanti ."

__ADS_1


" Baiklah ."


" Puan , untuk kek dan cupcake ini biar saya yang bayarkan jadi ambil kad ini dengan kata laluannya ****** " bisik Toshio agar tidak ketahuan Intan .


" Baiklah , anak muda ." diikuti pemilik kedai yang turut berbisik


" Sweetnyalah masa-masa muda ." kata pemilik kedai itu didalam hati walau dapat didengar oleh Toshio yang mengaktifkan kekuatannya semasa mencari tahu perisa kegemaran Intan dan Dior.


.


.


.


" Intan , kamu pulang naik apa nanti ? "


" Saya jalan kaki sahaja sebab rumah saya dekat sahaja dari kawasan sini ."


" Kalau begitu , izinkan saya menemani kamu ."


" Eh , tidak perlulah Toshio .Saya selalu jalan-jalan kawasan sini jadi jangan risaukan saya ."


" Mana boleh begitu .Seorang gadis yang berjalan seorang diri pada waktu malam adalah sesuatu yang sangat berbahaya faham ? "


.


.


Sepanjang perjalanan Toshio dan Intan saling berkongsi cerita mereka terutama berkaitan ibubapa masing-masing , cita-cita dan pelbagai lawak hambar dari Toshio mahupun Intan .


" Toshio kamu tahu tidak , waktu kali pertama kita berjumpa saya ingat kamu orang dingin dan introvert tahu tidak ." kata Intan.


" Eh, kenapa pula ? "


" Iyalah , Kamu jarang bercakap , selalu dengan headphone wireless kamu dan selalu lakukan sesuatu dengan sendiri "


" Lebih-lebih lagi , kamu kacak dan ada banyak penggemar tetapi tiada satupun hal itu yang kamu layan .Tetapi baharulah saya tahu setelah bersama kamu beberapa bulan ini yang orang ini agar bodoh dalam hal cinta dan tidak peka dengan perasaan gadis ." kata Intan dalam hati pula.


" Begitu ke . Mungkin betul kata kamu Intan .Sebelum adanya Kelab W aku adalah seorang yang introvert dan tidak suka bergaul .Tetapi perlahan-lahan apabila bersama kalian dan Kelab W mungkin ada sedikit perubahan positif dari diri aku yang bahkan aku sendiri tidak sedar ....Terima kasih Intan kerana jadi kawan saya ." senyum manis Toshio kepada Intan .


Untuk kali pertamanya , Intan tidak terfikir akan senyuman itu dan tidak merona .


" Iya , terima kasih Toshio ." senyum kembali Intan .


.


.


.


Toshio menemani Intan berjalan sehingga sampai di rumahnya dan langsung berpamitan .Toshio menggunakan teleportasi di tempat yang gelap dan sampai ke rumahnya .


Toshio lantas mandi dan memasak makanan mudah sambil memanaskan popcorn untuk menonton filem Doraemon The Movie yang tayang di televisyennya.

__ADS_1


__ADS_2