Legenda Pendekar Perintah Surga

Legenda Pendekar Perintah Surga
Seni Rahasia Penafsiran Dewa Kekacauan


__ADS_3

Lima hari berlalu Chu Feng masih belum menemukan petunjuk apa pun, Chu Feng tidak menyerah dan teguh pada pendiriannya, ia akan tetap mencoba mencari jejak di tugu batu dengan gigih.


Sepuluh hari kemudian berlalu tanpa terjadi apa-apa, Chu Feng hampir menyerah akan tugu batu, tetapi ia mengingat dao bela diri adalah suatu hal yang mendalam, waktu sepuluh hari bukanlah suatu masalah ketika sedang mendalami dao bela diri, tetapi ini bagi Chu Feng yang ia lakukan bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami. Mencari jejak seni rahasia pedang tanpa petunjuk apa pun, ia hanya bermodalkan tekad dan niatnya yang ingin menjadi kuat.


"Nak semuanya tidak akan sia-sia kalau kau pantang menyerah, seperti kata pepatah usaha tidak pernah mengkhianati hasil begitu juga hal yang kau lakukan, kau telah membuktikan dirimu padaku, maka dari itu akan aku akan mengajarkan kepada mu suatu seni rahasia terlarang tingkat dewa, yakni seni Penafsiran Dewa kekacauan" tuan pedang tiba-tiba bersuara.


"Sungguh sebuah seni terlarang tingkat dewa?! apakah senior tidak sedang mempermainkan junior?" Chu Feng dengan lesu.


"Jan banyak tanya bocah, masuk ke dunia spiritual dulu baru kita bahas".


"Baik tuan pedang".


Dunia Spiritual Tuan Pedang.


"Sebelumnya junior sangat berterima kasih kepada senior" ujar Chu Feng memberikan hormat setelah masuk ke dunia spiritual.


"Tidak perlu sungkan, Chu Feng dengarkan baik-baik seni rahasia terlarang ini, para master ranah Emperor pun belum tentu bisa memahaminya, metode ini bahkan lebih berharga dari semua seni rahasia Dewa lainnya yang sudah kau tahu selama ini, jika ini diketahui. Pasti akan menyebabkan bencana mematikan muncul" Bagaimana tidak tidak berbahaya seni rahasia terlarang adalah metode yang sangat berharga, satu seni terlarang tingkat rendah saja sudah tidak ternilai harganya, apalagi ini tingkat dewa, apabila orang luar tahu dipastikan perang besar melanda dinasti bahkan benua Cangxuan.


"Apakah metode ini sehebat itu? Jangan-jangan ini adalah seni rahasia ciptakan tuan pedang?".


"Tentu bukan, seni penafsiran Dewa Kekacauan diciptakan oleh seseorang yang begitu kuat di era kekacauan, aku mempelajarinya dari seseorang yang berkali kali lebih kuat dariku. Bahkan ketika aku di kondisi prima, karena orang ini adalah satu-satunya kultivator ranah alam Dewa puncak yang mempelajari dao Seni Kekacauan di dunia".


"Apa kultivator ranah alam Dewa? senior yang berkali-kali lebih kuat dari senior pedang?".


"Itu adalah kultivator Dewa kekacauan yang sangat dihormati oleh seluruh kultivator Dewa lainnya".


"Jika para kultivator ranah alam Dewa biasa saja sudah sangat luar biasa, bagaimana lagi dewa kekacauan ini?" Chu Feng menelan ludahnya.

__ADS_1


"Aahh sudahlah jangan dipikirkan lagi, dunia itu dengan dunia mu ini sangatlah berbeda, sebaiknya kau jangan banyak berpikir" Akhir tuan pedang.


"Junior mengerti" jawab Chu Feng gugup.


"Sebelum itu, ada sesuatu yang harus aku ingatkan kepadamu, walaupun aku tahu metode ini tetapi aku tidak tahu itu berhasil atau tidak, karena memang tidak mudah untuk mempelajarinya".


"Junior mengerti tuan pedang, di dunia ini tidak ada yang mudah dan instan, mohon pencerahan tuan pedang apa yang harus junior lakukan?".


"Bagus itu pemikiran yang aku sukai, metode ini mengharuskan seseorang mengkultivasi tiga hal, yang pertama kultivasi Mata, kultivasi Otak, dan terakhir kultivasi Hati. Kultivasi mata bisa dibilang merupakan titik pusat dari seni terlarang penafsiran Dewa kekacauan, karena seni terlarang ini mengharuskan dirimu menggunakan mata untuk melihat segalanya, dan mata itu disebut Mata Surga".


"Mata Surga?".


"Benar. Selama kamu melatih matamu ke titik di mana kamu dapat melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat orang lain, itu berarti kamu telah memahami tahap awal dari mata surga, dan mengenai mengkultivasi mata surga membutuhkan energi murni dalam jumlah besar, standarnya adalah seorang dengan kultivasi ranah alam surga, walaupun pun kau belum mencapai ranah itu, tetapi fisik dan energi murni mu itu sudah melebihi ranah alam Surga itu sendiri".


"Lalu apa itu kultivasi otak?".


"Lalu tuan pedang bagaimana dengan kultivasi hati?".


"Soal kultivasi hati sebenarnya sangat sederhana. Segala sesuatu pasti ada manfaat dan kerugian. Bahaya akan selalu didampingi dengan keuntungan, semakin besar keuntungan, semakin besar pula bahayanya".


"Contohnya ketika kamu menemukan situs kuno harta karun misterius, kamu harus memutuskan masuk atau tidak. Apa yang kamu lakukan setelah masuk, semua itu harus ditentukan oleh hatimu. Hati yang tenang membuat mu merasa aman dan membuat mu memperoleh hasil yang memuaskan. Chu Feng itu adalah pemahaman seni rahasia terlarang Penafsiran Dewa Kekacauan. Tapi itu sulit dilakukan, apakah kamu yakin ingin mengkultivasinya?".


"Tentu tuan pedang".


"Bagus seperti yang diharapkan darimu. Sekarang aku akan mentransfer seni rahasia terlarang ini ke dirimu, bersiaplah".


Chu Feng segera duduk bersila, cahaya terang muncul dari badan Chu Feng, pertanda dimulainya kultivas seni rahasia terlarang penafsiran Dewa kekacauan.

__ADS_1


"Jika kultivasi mata surga berhasil, Chu Feng bisa melihat benda-benda melewati dinding. Bahkan kalau dia berhasil mencapai tahap selanjutnya dari seni rahasia penafsiran Dewa kekacauan. Matanya akan memiliki kemampuan yang luar biasa. Jika ia bisa menguasainya dia bisa melihat hati dan jiwa seseorang, memastikan kejahatan dan keadilan, bisa melihat sifat seseorang. Bahkan hanya dengan tatapannya saja ia bisa memaksa orang lain untuk tunduk dan melayani dirinya seumur hidup mereka. Itu akan sangat berguna kedepannya, nak aku harap kau tidak mengecewakan harapanku" batin Pedang Agung.


***


2 bulan kemudian, di dunia spiritual.


"Seni rahasia ini begitu mengesankan, kultivasi otak bahkan lebih mengesankan. Lafalan itu tidak lebih dari 100 kata, namun berisi misteri dunia yang tak terbatasnya. Satu kata saja mencakup banyak hal mendalam, Aku harus memahami penafsiran Dewa kekacauan ini, supaya di masa depan nanti, aku tidak perlu kuatir dengan pemahaman ku akan dao bela diri, dan tampaknya Seni rahasia terlarang penafsiran Dewa kekacauan ini menyimpan sebuah rahasia sejati, sayangnya sudah 2 bulan aku hanya berhasil menguasai mata surga tahap satu, sementara kultivasi otak dan hati masih sangat jauh" keluh Chu Feng dalam hati.


"Nak cukup, mata surga tahap awal itu sudah luar biasa bisa kau pahami selama dua bulan ini, biasanya butuh waktu berbulan-bulan untuk memahaminya" nasehat tuan pedang yang melihat wajah kurang bersemangat Chu Feng.


"Baik senior, junior ini mengerti".


"Bagus sudah saatnya kau menguji seni rahasia ini".


"Tentu tuan pedang".


"....................."


_


_


_


***


Maaf banget telat update 😭😭😭 kesibukan kegiatan di kampus bikin waktu author keteteran 😢, mohon untuk dipahami, semoga masih tetap suka sama Chu Feng hehehe....

__ADS_1


__ADS_2