Legenda Pendekar Perintah Surga

Legenda Pendekar Perintah Surga
Kehadiran Sosok Venerable Sword


__ADS_3

"Siapa pemuda itu?!!, apa dia ingin mati mendekati pertempuran 2 beast ilahi kuno?" Semua orang yang tidak mengenal Chu Feng menjadi terkejut, mereka berpikir ada pemuda bodoh yang sangat ingin mati.


"Chu'er jangan kesana!!!".


Chu Feng hanya tersenyum, di kala 10 masternya memperhatikan keselamatannya, ia tetap bergerak maju untuk menghentikan 2 beast ilahi kuno itu, apabila pertempuran keduanya terus dibiarkan, maka provinsi Wuan dipastikan akan hancur lebur.


Bi Fang dan Tao Wu tidak memperdulikan alam sekitar, dendam lama antar keduanya dilampiskan dalam pertempuran ini, auman dan dentuman memekik begitu nyaring, langit dan bumi bergetar tanpa henti, lembah, gunung, bukit, sungai, dan danau hancur berantakan, pertempuran kedua beast ilahi memang sangat mengerikan, para tetua, Yan Huang, dan Qin Shu bersatu, membuat suatu perisai untuk melindungi sekte pedang sejati.


"Bi Fang, menyerahlah... Kau bukan lawanku yang sudah menyerap banyak jiwa di alam kematian hahaha" Tao Wu terus melancarkan serangan membabi buta tanpa henti, cakar raksasanya menghantam kekosongan hingga hancur, begitu mendapatkan kesempatan ia melempar Bi Fang ke tanah, lalu menerkam Bi Fang dengan tangan berbulu raksasanya.


"Tao Wu teruslah bermimpi!!! Walaupun harus menghancurkan inti beast ku, kau juga harus mati bersama ku" Dari mata Bi Fang meluncurkan sebuah api panjang, Tao Wu segera menghindar dan menjauh dari Bi Fang.


Dari segi kekuatan Bi Fang memang tidak mungkin sanggup melawan Tao Wu, Beast Ilahi Tao Wu disuplai energi murni dalam jumlah besar, dan itu merupakan esensial sejati dari energi murni 10 tetua aula Dao, sementara Bi Fang, energi murni yang ia dapatkan dari Ten Elements Dao sangat terbatas.


Kemampuan Ten Elements Dao sangat jauh ketika masa jaya mereka dulu, saat itu mereka setidaknya bisa mengeluarkan 80% kemapuan Bi Fang, tetapi sekarang, bekas luka pertempuran besar dengan mantan paus ke 7 aula Dao, memberikan efek yang sangat merugikan bagi Ten Elements Dao, selain kultivasi dan menderita luka dalam yang sulit disembuhkan, mereka harus membakar vitalis kehidupan nya untuk menyuplai energi kepada Bi Fang.


"Hahaha walaupun kau bukan beast ilahi kuno yang masuk peringkat 4 beast suci dewa, beast ilahi tetaplah beast ilahi, terlebih kau adalah mahkluk suci dari alam surga, daging dan jiwa mu merupakan suplemen terbaik bagiku... Bi Fang menyerahlah hari ini tamatlah riwayat mu" Tao Wu mengelap liur yang keluar dikala ia menatap Bi Fang, ekor panjang nya dihempaskan kesana kemari tanpa henti.


"Sialan jangan meremehkan ku!!!!" Bi Fang mengeluarkan suara yang memekakkan telinga, suaranya mengandung energi yang sangat kuat, bukit-bukit hancur lebur, perisai pertahanan yang dibentuk oleh gabung para tetua, Yan Huang dan Qin Shu hampir hancur, suara memekan itu mengeluarkan semacam atribut api.


"Teknik jiwa ke tujuh, tubuh Api Sejati". Tubuh Bi Fang tiba-tiba diselimuti lautan api, dalam sekejap beberapa radius kilometer diselimuti panas membara, Tao Wu segera melindungi dirinya dengan aura dingin kematian, secara perlahan lembah dan perbukitan mulai terbakar habis.


"Beast Ilahi suci memang sesuai reputasinya, hahaha. Tapi kau kira api kecil seperti itu bisa membunuh ku?".


"Teknik Jiwa Ke tujuh, Domain Neraka Ashura Dingin".


Dan Bouuummmm.... aura dingin disertai efek pengikisan jiwa, memblokir seluruh lautan api Bi Fang, dalam sekejap lautan api tadi diselimuti es dan membeku, titik beku yang sangat ekstrim itu membawa perasaan tidak nyaman, di dalam buku kuno tertulis, bahwa neraka Ashura memang dikenal sebagai neraka, dengan suhu terdingin di alam semesta, bahkan api abadi milik dewa Phoenix pun bisa padam di bawa suhu ekstrim itu.

__ADS_1


"Sialan tadi panas bagaikan neraka, sekarang tiba-tiba dingin dan jiwa terkikis ekstrim" batin semua orang yang masih setia menonton pertempuran kedua beast ilahi kuno.


Ngung... ngung....


Mundur pancaran energi emas yang sangat hangat, aura itu menyerbar membuat hawa dingin ekstrim luntur seketika, semua orang takjub dengan seseorang yang berdiri di antar kedua beast ilahi kuno, kedua beast itu lebih terkejut lagi karena mereka tidak menyadari kehadiran sosok itu, bahkan tarikan nafasnya saja mereka tidak menyadarinya sedikit pun.


"Itu Chu'er?!!!" tetua Shi Xia dan senior pedang lainnya terkejut bukan main.


"Bocah apa kau tidak takut mati huuuh?" ancam Tao Wu.


"Bocah apa yang kau lakukan di sini, segera pergi dari sini. Bajingan Tao Wu ini akan membunuhmu dan aku tidak akan bisa menghentikan nya" sarkas Bi Fang ikut panik.


Chu Feng hanyar tersenyum tipis lalu ia menjentikan jarinya perlahan.


"Teknik Semesta Sunyi, Pembekuan Aliran Waktu".


Suara menyilukan telinga muncul dengan disertai berhentinya deruh angin, semua yang ada di alam semesta menjadi kaku tak bergerak, bahkan semut di tanah pun manjadi kaku tanpa suara, kedua beast ilahi kuno menjadi terkejut, dan menduga-duga siapa sebenarnya bocah di hadapan keduanya ini, kemampuan ilahi membekukan waktu adalah kemampuan jaman kuno, bagaimana mungkin bocah seperti Chu Feng mampu mempelajarinya.


"Siapa kau sebenarnya??! kemampuan ilahi membekukan waktu hanya dapat dilakukan kultivator zaman kuno" Tao Wu panik.


"Hahaha apakah keagungan dewa pedang ini telah di lupakan?!!!" suara Chu Feng bergema seisi alam semesta, kedua beast ilahi kuno itu segera tahu setelah mendengar suara Chu Feng.


"Venerable Sword (Pedang Mulia) Tian Huo?!!!" BI Fang dan Tao Wu serentak secara bersamaan.


"Oh ternyata tidak mudah menghapus kenangan masa lalu" jawab Chu Feng sambil tersenyum, tubuh Chu Feng dipenuhi oleh cahaya emas yang sangat hangat, aura tubuh Chu Feng memancarkan energi murni yang tidak terlukiskan betapa sucinya itu. Secara perlahan Chu Feng melayang perlahan mendekati kedua beast ilahi kuno, kedua beast itu hanyar pasrah melihat apa yang dilakukan Chu Feng.


"Tu... tuan Venerable Sword maafkan kelancangan hamba" mohon Tao Wu sambil berlinang air mata, ia tau di bawah kekuatan absolut pedang suci, tidak ada segala cara upaya yang bisa ia lakukan.

__ADS_1


"Tou Wu apakah kau tidak jera atas kejadian jutaan tahun silam?" tanya Chu Feng, suaranya masih saja bergema, aura suci di bawa cahaya emas tanpa henti memancarkan aura menakutkan bagi beast ilahi kuno.


"Tu... tuan saya... saya tidak bermaksud menyinggung tuan Venerable, kalau saya tahu anda ada di sini maka saya akan... "


"Cukup!!! kalau misalnya tidak ada aku apakah kau akan membantai semua orang di sini?, kau sudah lupa pesan kaisar Kuning padamu?!!!" bentak Chu Feng sambil menggenggam tangannya.


"Sa... saya tidak berani.... "


Bouuummm.... duarrkkkkk....


"Ukhhhhh... Tuan... saya salah" tanpa aba-aba Chu Feng menjentikan jarinya ke arah Tao Wu, begitu terkena sinar cahaya jentikan tangan Chu Feng, Tao Wu terpental ratusan meter, tubuh raksasa nya menghantam sebuah bukit hingga hancur lebur.


"Huuuhh Bi Fang!!!" pangil Chu Feng, dengan tergesa-gesa Bi Fang mendekati Chu Feng dan menundukkan kepalanya.


"Bi Fang menghadap tuan Venerable, apa yang bisa saya lakukan" tanya Bi Fang dengan suara gemetar.


"Menurut mu apa yang harus aku lakukan pada Tao Wu?".


"Itu... Saya... Saya".


_


_


_


***

__ADS_1


Tetap dukung author ya dengan cara ningalin jejak, jangan sampai uthor patah semangat liat lapak sepi uuhh bikin manyun... serius pernah patah semangat liat karya dan lapak sepi, jadi jangan sampai author patah semangat ya... tetap dukung author... shshhtt votenya jangan lupa loh....


__ADS_2